Banjir Bandang Sukabumi, 3 orang Hilang dan 210 Keluarga Mengungsi
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-1.37)   |   COMPOSITE 5813.99 (-0.21)   |   DBX 1076.27 (6.65)   |   I-GRADE 169.305 (0.24)   |   IDX30 499.8 (-1.01)   |   IDX80 132.38 (-0.32)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.32)   |   IDXG30 135.455 (-0.21)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.8)   |   IDXQ30 146.053 (-0.5)   |   IDXSMC-COM 250.881 (0.83)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.58)   |   IDXV30 131.098 (0.37)   |   INFOBANK15 988.482 (3.79)   |   Investor33 429.242 (-0.79)   |   ISSI 170.543 (-0.54)   |   JII 620.021 (-3.29)   |   JII70 214.017 (-0.91)   |   KOMPAS100 1185.8 (-1.25)   |   LQ45 922.358 (-1.58)   |   MBX 1613.53 (-1.53)   |   MNC36 321.576 (-0.84)   |   PEFINDO25 321.335 (-3.63)   |   SMInfra18 295.407 (0.62)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.18)   |  

Banjir Bandang Sukabumi, 3 orang Hilang dan 210 Keluarga Mengungsi

Selasa, 22 September 2020 | 10:23 WIB
Oleh : Vento Saudale / FMB

Bogor, Beritasatu.com - Tiga orang dilaporkan hilang dalam banjir bandang yang terjadi di Cicurug, Sukabumi pada Senin (21/9/2020) sore. Selain itu, 20 orang luka dan 210 keluarga terpaksa mengungsi.

Penanganan darurat masih dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi di lokasi. Tim Reaksi Cepat BPBD Sukabumi mencatat wilayah yang terdampak di Kabupaten Sukabumi ini yaitu di Kecamatan Cicurug, Parung Kuda dan Cidahu.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat mengidentifikasi tiga orang di Kecamatan Cicurug hanyut saat banjir bandang terjadi. Ketiganya masih dalam pencarian petugas di lapangan,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam siaran persnya, Selasa (22/9/2020).

Kata dia, lima desa yang terdampak di Kecamatan Cicurug antara lain Desa Pasawahan (Kampung Cibuntu), Desa Cisaat (Kampung Cipari), Desa Mekarsari (Kampung Lio dan Nyangkowek) dan Desa Bangbayang (Perum Setia Budi), Kelurahan Cicurug (Kampung Aspol).

Sedangkan desa terdampak di Kecamatan Parung Kuda berada di Desa Langensari (Kampung Bojong Astana) dan Desa Kompa (Kampung Bantar).

"Pusdalops BNPB masih memonitor situasi pascabanjir bandang di tiga kecamatan terdampak," kata Raditya.

Sementara ini, BPBD mencatat 20 orang mengalami luka-luka, sedangkan 210 keluarga mengungsi dari Kecamatan Cicurug. Hingga Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB, petugas masih terus melakukan pendataan di tiga kecamatan terdampak.

Data sementara BPBD Sukabumi mengidentifikasi kerugian di tiga kecamatan ini antara lain, rumah rusak berat 6 unit, rusak sedang 3, sedangkan rumah terdampak 306 unit.

"Sarana publik yang terdampak antara lain jembatan rusak berat 10 unit dan musala terendam 1 unit," tambah Raditya.

Sebelumnya diberitakan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Citarik - Cipeuncit pada hari Senin sore pukul 17.00 WIB, memicu banjir bandang di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Provinsi Jawa Barat pada 22 dan 23 September 2020 masih berpotensi hujan dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Masyarakat diimbau selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi seperti angin kencang atau angin puting beliung, banjir, banjir bandang dan tanah longsor. Angin puting beliung biasanya terjadi saat pergantian musim, dari musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Banjir Bandang di Sukabumi, karena Hujan Lebat Dipicu Gelombang Rossby

Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir Oktober-November 2020.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, Penanganan Darurat Masih Berlangsung

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Jawa Barat pada 22-23 September 2020 masih berpotensi hujan dengan disertai kilat dan angin kencang.

NASIONAL | 22 September 2020

Kemhub Bagikan 1 Juta Masker dan Hand Sanitizer Gratis

Pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat khususnya pengguna jasa transportasi diharapkan bisa mencegah Covid-19.

NASIONAL | 22 September 2020

Berpotensi Mubazir, FSGI: Kaji Ulang Juknis Subsidi Kuota Internet

Guru dan siswa tetap harus membeli kuota karena kuota yang disediakan tidak sesuai dengan kebutuhan.

NASIONAL | 21 September 2020

Penggunaan Subsidi Kuota Internet Dibatasi, Pengamat: Kebijakannya Tidak Tepat Guna

Pasalnya, kuota belajar jumlahnya lebih banyak dari kuota umum. Sementara penggunaan kuota belajar sangat terbatas.

NASIONAL | 21 September 2020

"Sunatan Massal" Hukuman Koruptor Perburuk Iklim Pemberantasan Korupsi

ICW menyatakan, banyaknya terpidana korupsi yang hukumannya dikurangi oleh Mahkamah Agung melalui putusan PK telah memperburuk iklim pemberantasan korupsi

NASIONAL | 21 September 2020

Pemkab Klungkung Dukung Budi Daya Rumput Laut di Nusa Penida

Area tanam rumput laut di Lembongan juga terus berkembang.

NASIONAL | 21 September 2020

Kasus Positif Covid-19 di Sumut Dekati Angka 10.000

Sampai saat ini, masih ada masyarakat di Sumut yang mengabaikan protokol kesehatan.

NASIONAL | 21 September 2020

Update: Bendung Katulampa Siaga III, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

BNPB meminta masyarakat untuk tetap waspada meskipun status Bendung Katulampa sudah siaga III.

NASIONAL | 21 September 2020

Rekomendasi Konferensi Nasional UMB Akan Disampaikan ke Jokowi dan Mendikbud

Konferensi internasional UMB ini dapat memberi pencerahan bagi para mahasiswa seluruh Indonesia untuk mau adaptif dengan keadaan pandemi.

NASIONAL | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS