Eks Dirut Jiwasraya Jalani Sidang Tuntutan
INDEX

BISNIS-27 447.922 (-2.38)   |   COMPOSITE 5096.45 (-20.84)   |   DBX 966.383 (-3.17)   |   I-GRADE 139.404 (-0.96)   |   IDX30 427.333 (-2.25)   |   IDX80 113.424 (-0.5)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.1)   |   IDXG30 119.109 (-0.52)   |   IDXHIDIV20 379.033 (-2.14)   |   IDXQ30 124.381 (-0.5)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-0.57)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (0.35)   |   IDXV30 108.161 (-0.42)   |   INFOBANK15 830.634 (-7)   |   Investor33 372.738 (-1.82)   |   ISSI 150.924 (-0.31)   |   JII 548.46 (-1.24)   |   JII70 187.38 (-0.44)   |   KOMPAS100 1019.47 (-5.04)   |   LQ45 787.196 (-3.67)   |   MBX 1409.36 (-5.93)   |   MNC36 279.413 (-1.35)   |   PEFINDO25 280.307 (0.94)   |   SMInfra18 241.86 (-0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (-1.67)   |  

Eks Dirut Jiwasraya Jalani Sidang Tuntutan

Rabu, 23 September 2020 | 12:31 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Tipikor Jakarta bakal menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya, Rabu (23/9/2020). Sidang pada hari ini mengagendakan pembacaan tuntutan terhadap terdakwa tiga mantan direksi PT Jiwasraya, yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dan eks Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

"Berdasarkan info dari Jaksa Penuntut Umum untuk Perkara Jiwasraya, bahwa rencana tuntutan untuk Terdakwa Hendrisman cs akan dilaksanakan siang ini, Rabu, Tanggal 23 September 2020," kata Humas PN Jakarta Pusat Bambang Nurcayho saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2020).

Sementara itu, Komisaris PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram), dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto akan menjalani sidang tuntutan pada Kamis (24/9/2020) besok.

"Sedangkan tuntutan pidana untuk Terdakwa Beni Tjokro, cs dilaksanakan Tgl 24 September 2020, hari Kamis," kata Bambang.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Direktur Utama PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat serta empat terdakwa lainnya melakukan korupsi terkait pengelolaan dana PT Asuransi Jiwasraya.

Atas perbuatan Benny dan Heru bersama empat terdakwa lain, keuangan negara menderita kerugian hingga sebesar Rp 16,8 triliun berdasarkan audit BPK tanggal 9 Maret 2020.

Empat terdakwa lain perkara ini dengan surat dakwaan terpisah, yaitu, Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dan eks Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

Jaksa membeberkan, Benny Tjokro melakukan kesepakatan bersama dengan petinggi PT Asuransi Jiwasraya untuk melakukan transaksi penempatan saham dan reksa dana perusahaan asuransi tersebut. Kesepakatan itu dilakukan dengan tidak transparan dan akuntabel.

Tiga petinggi Jiwasraya, Hendrisman Rahim, Hary dan Syahmirwan juga didakwa melakukan pengelolaan investasi tanpa analisis yang objektif, profesional dan tidak sesuai nota interen kantor pusat. Jaksa menyebut analisis hanya dibuat untuk formalitas.

Hendrisman, Hary dan Syahwirman juga disebut membeli saham sejumlah perusahaan tanpa mengikuti pedoman investasi yang berlaku. Ketiga terdakwa disebut Jaksa membeli saham melebihi 2,5% dari saham perusahaan yang beredar.

Keenam terdakwa dan pihak terafiliasi juga telah bekerja sama untuk melakukan transaksi jual-beli saham sejumlah perusahaan dengen tujuan inventarisasi harga. Hal tersebut pada akhirnya tidak memberikan keuntungan investasi dan tidak dapat memenuhi kebutuhan likuiditas guna menunjang kegiatan operasional.

Jaksa mengatakan, Hendrisman bersama-sama Hary Prasetyo, Syahmirwan, Heru Hidayat dan Benny melalui Joko Hartono mengatur dan mengendalikan 13 Manajer Investasi dengan membentuk produk reksa dana khusus untuk PT Asuransi Jiwasraya. Hal ini dilakukan agar pengelolaan instrumen keuangan yang menjadi underlying reksa dana PT Asuransi Jiwasraya dapat dikendalikan oleh Joko Hartono Tirto.

Jaksa juga menyebut Heru, Benny dan Joko turut memberikan uang, saham dan fasilitas lain kepada tiga petinggi Jiwasraya. Pemberian dilakukan terkait pengelolaan investasi saham dan reksadana di perusahaan tersebut selama 2008-2018.

Atas perbuatannya, keenam terdakwa didakwa melanggar melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 dan atau Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, Pasal 18 ayat (2) dan Pasal 18 ayat (3) UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain didakwa melakukan tindak pidana korupsi, Benny Tjokro dan Heru Hidayat juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Kota Yogyakarta Buka Shelter Layani Orang Tanpa Gejala Covid-19

Sultan berharap, pasien juga dapat diberikan ruang untuk bergerak dan menghirup udara segar.

NASIONAL | 23 September 2020

Pendeta Yeremias Tewas Ditembak, Kapolda Papua: Hentikan Tudingan Pelakunya Aparat Keamanan

Waterpauw mengatakan, sangatlah konyol apabila anggotanya yang melakukan tugas pengamanan terotorial melakukan hal itu (menembak pendeta).

NASIONAL | 23 September 2020

Mensos Ingatkan Bantuan Sosial Beras Harus Sampai pada Penerima

Mensos memastikan program-program Kementerian Sosial yang diberikan bagi warga di Kabupaten Natuna betul-betul sampai kepada penerimanya.

NASIONAL | 23 September 2020

Jaksa Pinangki Hadiri Sidang Dakwaan Suap dan Pencucian Uang

Pinangki tak berkomentar apa pun kepada awak media terkait sidang yang beragendakan pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum ini.

NASIONAL | 23 September 2020

Wapres Dorong NU Realisasikan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Wapres mengajak warga nahdliyin untuk merealisasikan berbagai keputusan organisasi menjadi suatu program nyata.

NASIONAL | 23 September 2020

Wapres: Lembaga Pendidikan NU Harus Siapkan SDM Inovatif

Inovasi jauh lebih bernilai dibandingkan dengan sumber daya alam karena sumber daya alam dapat habis, tetapi inovasi tidak terbatas.

NASIONAL | 23 September 2020

Pukat UGM: KPK Belum Ungkap Perkara Korupsi yang Strategis

Antara lain perkara di institusi penegak hukum, perkara dengan kerugian negara besar, atau pelakunya memiliki level jabatan sangat tinggi.

NASIONAL | 23 September 2020

Buka Konbes NU, Wapres: Temukan Strategi Hadapi Tantangan Dakwah Era Digital

Dakwah melalui teknologi digital lebih efektif. Karena memungkinkan masyarakat menyimak dakwah kapan saja, di mana saja, dan waktunya pun lebih fleksibel.

NASIONAL | 23 September 2020

Webinar Menuju Medan Berkah, Bobby Nasution Tawarkan Solusi Kebangkitan UMKM

"Kota Medan juga membutuhkan pemimpin yang anti suap, takut akan Tuhan," kata RE Nainggolan.

NASIONAL | 23 September 2020

Bobby Nasution Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Pelajar di Medan

Menyahuti keinginan masyarakat, Bobby Nasution ingin menggratiskan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

NASIONAL | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS