Kejagung: Pemblokiran Saham Benny Tjokro Bukan Penyebab Gagal Bayar Wanaartha
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Kejagung: Pemblokiran Saham Benny Tjokro Bukan Penyebab Gagal Bayar Wanaartha

Jumat, 25 September 2020 | 17:50 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan pemblokiran sekitar 800 sub rekening efek (SRE) milik Direktur Utama PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro pada PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaarta alias WanaArtha Life bukan menjadi penyebab utama gagal bayar yang dialami asuransi itu.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono menjelaskan, WanaArtha telah mengalami gagal bayar pada Oktober 2019 atau sebelum pihaknya memblokir rekening efek milik Benny Tjokro terkait kasus Jiwasraya. Hal itu disampaikan Ali Mukartono dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR RI secara virtual, Kamis (24/9/2020).

"Jangan sampai gagal bayarnya di sana kemudian digeser-geser menjadi tanggung jawab Kejaksaan karena Kejaksaan baru melakukan penyidikan perkara ini di akhir Desember 2019, di akhir Desember. Ini kita harapkan pihak kejujuran dari direksi Wanaartha," kata Ali.

Sebelumnya para Karyawan dan Nasabah Wanaartha menggelar aksi demonstrasi di berbagai daerah untuk mendesak Kejagung membuka pemblokiran rekening efek yang menjadi barang sitaan. Bahkan mereka melayangkan surat kepada Presiden Jokowi atas hal yang sama.

Namun, Ali menegaskan, Kejagung hanya menyita rekening efek WanaArtha yang terkait kepemilikan saham Benny Tjokro. Untuk itu, penyitaan tersebut tidak ada kaitannya dengan nasabah lainnya.

"Setelah demo dari pihak nasabah Wanaartha, oleh pihak Wanaartha sudah dilakukan pembicaraan dengan para pemegang polis itu menyatakan kejaksaan tidak salah menyita semacam itu," tegasnya.

Ali mengatakan pihaknya tetap terbuka untuk melihat perkembangan yang ada, termasuk mengenai status nasabah WanaArtha dan adanya dorongan Presiden agar segera menyelesaikan kasus ini. Selain itu, Ali mengatakan, pihaknya sempat memanggil WanaArtha untuk menjelaskan sumber uang yang dimilikinya, namun pihak WanaArtha tidak pernah hadir.

"Namun demikian kami masih membuka apakah, sejauh mana, karena ada dorongan dari Pak Presiden (Jokowi) dan sebagainya ada karena pengaduan ke Pak Presiden dari nasabahnya Wanaartha ini," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bekal Nyaleg 2024, Advokat Henry Indraguna Ambil Program S3 Hukum

Pengalamannya terjun dalam dunia politik, tidak membuatnya kapok.

NASIONAL | 25 September 2020

Sandiaga: 80 Persen Bisnis UMKM Dikelola Perempuan

Kaum hawa dinilai dapat mempertahankan usaha mereka di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 25 September 2020

Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Terancam Penjara

Wasmad Edi Susilo diperiksa polisi dan terancam pidana karena nekat menggelar konser dangdut di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 25 September 2020

Gubernur Apresiasi Pembangunan Tol Pertama di Riau

Menurutnya, ruas ini menjadi tonggak sejarah karena adanya pembangunan jalan tol pertama di Provinsi Riau.

NASIONAL | 25 September 2020

Jokowi Sebut Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tarik Minat Investor

Jokowi menyebutkan keberadaan jalan tol Pekanbaru-Dumai yang baru diresmikannya secara virtual, telah menarik minat investor untuk menanamkan modal.

NASIONAL | 25 September 2020

Panggil Kasubag, Penyidik Analisis dan Evaluasi Kebakaran Kejagung

Penyidik juga melakukan rapat analisis dan evaluasi (Anev) serta melengkapi berkas administrasi penyidikan. Semua dikebut untuk dilengkapi.

NASIONAL | 25 September 2020

Penambahan Kasus Baru Covid-19 di 13 Provinsi di Atas 100

Kasus harian Covid-19 di Indonesia kembali memecahkan rekor, Jumat (25/9/2020) yakni 4.823. Sebanyak 13 provinsi mengalami penambahan kasus positif di atas 100.

NASIONAL | 25 September 2020

Nadiem Resmi Luncurkan Bantuan Kuota Internet

Persyaratan untuk mendapat kuota data internet dibuat sesederhana mungkin.

NASIONAL | 25 September 2020

Satu Positif, Puluhan Dosen dan Pegawai Universitas Jambi Jalani Tes Covid-19

Dosen Unja tersebut mulai mengalami gejala Covid-19 setelah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat Unja di Kabupaten Kerinci tiga pekan lalu.

NASIONAL | 25 September 2020

Pemprov Sumut Pesan 1.100 Kamar Hotel untuk Isolasi Pasien

Biaya isolasi di hotel akan ditanggung pemerintah pusat.

NASIONAL | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS