ASN Pemprov Bengkulu Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-1.34)   |   COMPOSITE 5813.99 (8.96)   |   DBX 1076.27 (11.92)   |   I-GRADE 169.305 (0.55)   |   IDX30 499.8 (-0.92)   |   IDX80 132.38 (-0.32)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.01)   |   IDXG30 135.455 (0.05)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.98)   |   IDXQ30 146.053 (-0.34)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.27)   |   IDXV30 131.098 (-0.19)   |   INFOBANK15 988.482 (5.02)   |   Investor33 429.242 (-0.7)   |   ISSI 170.543 (-0.37)   |   JII 620.021 (-3.74)   |   JII70 214.017 (-1.07)   |   KOMPAS100 1185.8 (-0.19)   |   LQ45 922.358 (-1.18)   |   MBX 1613.53 (0.24)   |   MNC36 321.576 (-0.73)   |   PEFINDO25 321.335 (-2.97)   |   SMInfra18 295.407 (1.45)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.28)   |  

ASN Pemprov Bengkulu Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang

Jumat, 23 Oktober 2020 | 14:28 WIB
Oleh : Usmin / FMB

Bengkulu, Beritasatu.com - Aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu diminta tetap di rumah saja alias tidak mendatangi tempat wisata pada saat libur panjang akhir Oktober 2020 guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di daerah ini.

"Saya minta ASN, khususnya di lingkup Pemprov Bengkulu, pada libur cuti bersama sebaiknya tinggal di rumah saja dan sebaiknya tidak melakukan perjalanan yang menimbulkan kerumunan massa. Saya minta imbuan ini dapat dipatuhi ASN di lingkup Pemprov Bengkulu," kata Asisten III Pemprov Bengkulu, Gotri Suyanto, di Bengkulu, Jumat (24/10/2020).

Gotri Suyanto juga meminta ASN tidak diperbolehkan libur sebelum tanggal yang ditetapkan untuk cuti bersama. Bagi ASN yang melanggar imbuan tersebut akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kita tidak main-main ASN Pemprov Bengkulu yang melanggar disiplin PNS dan protokol kesehatan, akan kita berikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Jadi, saya minta imbuan ini benar-benar dipatuhi oleh ASN di Bengkulu, khususnya ASN pemprov setempat," ujarnya.

Untuk menekan kasus Covid-19 di Bengkulu, khususnya pada saat libur panjang akhir Oktober ini, Pemprov meminta pelaku usaha pariwisata di daerah ini untuk membuat standard operasional prosedur (SOP) dengan membatasi kapasitas jumlah pengunjung dalam setiap tempat wisata.

"Sesuai protokol kesehatan (prokes) setiap tempat wisata hanya boleh dikunjungi 50 persen dari kapasitas yang tersedia, sehingga tidak terjadi kerumunan massa dalam jumlah banyak di setiap lokasi objek wisata," ujarnya.

Selain itu, selama berada di tempat wisata para pengunjung diminta menerapkan gerakan 3M, yakni mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak, serta tidak berkerumun dengan orang banyak.

"Kita minta ketentuan ini dapat diterapkan oleh pelaku pariwisata di Bengkulu, terhadap para pengunjung tempat wisata pada saat libur panjang nanti, sehingga kerumunan massa di tempat wisata dapat dicegah dan tidak terjadi penularan virus corona di tempat wisata," ujarnya.

Gotri menambahkan, untuk menghindari lonjakan kasus dan adanya temuan kluster baru Covid-19 di Bengkulu, perlu dilakukan intervensi yang melibatkan seluruh komponen yang ada di provinsi, kabupaten, kota, TNI/Polri, relawan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh lainnya untuk berperan dalam menyosialisasikan gerakan 3M kepada warga di sekitar tempat tinggalnya.

Dengan dilakukan sosialisasi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk membiasakan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, memakai masker saat berada diluar rumah, dan menjaga jarak saat berada di tempat umum semakin tinggi.

Dengan tingginya kesadaran masyarakat Bengkulu menerapkan gerakan 3M dalam kehidupan sehari-hari, maka penambahan kasus baru virus corona di daerah ini dapat dikendalikan dan diharapkan kedepan akan terus menurun, tambah Gotri.

Awasi Ketat
Sementara itu, Kepala Satpol PP Bengkulu, Murlin mengatakan, pihaknya selama libur panjang akan meningkatkan patroli di tempat-tempat wisata yang ada di daerah ini guna memastikan para pengunjung sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes), khususnya memakai masker dan jaga jarak.

"Seluruh tempat wisata di Kota Bengkulu, yang ramai didatangi masyarakat setiap libur panjang akan kita awasi ketat untuk memastikan wisatawan telah menerapkan prokes, terutama memakai masker dan jaga jarak serta tidak berkerumun guna mencegah terjadi penularan virus corona di tempat wisata," ujarnya.

Bagi warga yang tidak memakai masker datang ke tempat wisata dan tempat umum, akan diberikan teguran dan diminta memakai masker. "Jika imbauan tidak dilaksanakan maka yang bersangkutan diminta meninggalkan tempat wisata tersebut. Sikap tegas ini kita lakukan agar mereka taat menerapkan prokes sehingga tidak muncul klaster pariwisata pada libur panjang akhir Oktober nanti," ujarnya.

Ada sejumlah tempat wisata yang akan dipantau ketat Satpol PP Bengkulu, saat libur panjang akhir Oktober nanti, yakni Pantai Panjang, Tapak Padri, Pantai Jakar, Wahana Surya, Pantai Sungai Suci dan beberapa tempat wisata lainnya.

Tempat wisata ini, katanya setiap libur panjang selalu dipadati masyarakat baik dari Bengkulu sendiri maupun wisata dari luar daerah, sehingga jika tidak diawasi dikhawatirkan terjadi kurumunan massa dan berpotensi terjadi penularan virus corona di tempat tersebut.

"Sejumlah tempat wisata ini, akan kita awasi ketat guna mengatisipasi terjadi penularan virus corona pada saat libur panjang pekan depan. Kita minta wisatawan yang datang ke tempat wisata untuk menaati prokes, terutama 3M agar terhindar dari ancaman terpapar Covid-19," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sudah Ditutup Paksa, Markas Judi di Labuhan Deli Tetap Beroperasi

Meski sudah ditutup secara paksa dan dipasang spanduk penutupan, pengelola perjudian itu ternyata masih mengoperasikan perjudian secara terselubung.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

8 Juta Warga Sumut Akan Divaksinasi Bulan November

Proses vaksinasi ini dilakukan petugas kesehatan untuk orang yang rentan terpapar Covid-19, berusia 18- 59 tahun, dan tenaga kesehatan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Masyarakat Medan Diminta Bijak Saat Mengisi Waktu Liburan

emerintah Provinsi Sumatera Utara meminta masyarakat bijak dalam mengisi waktu selama menikmati liburan panjang.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kejagung Ringkus Buron Perkara Korupsi Kejari Belawan

Boy MF Tampubolon (42 th)terpidana dengan hukuman empat tahun penjara.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Ekspansi ke Padang, Noka Coffee Gandeng Alko Berdayakan Petani

Alko dilengkapi aplikasi kopi traceability dengan mengadopsi teknologi blockchain yang dikembangkan perusahaan asal Jepang, Emurgo.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Wartawan Beritasatu Jawara di Lomba Jurnalistik BPJS Kesehatan

Wartawan Beritasatu berhasil menjadi jawara di Lomba Jurnalistik BPJS Kesehatan 2020.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

KPK Evaluasi Tim Satgas yang Buru Harun Masiku

Pencarian buron ini menjadi salah satu perhatian pimpinan KPK.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

KH Abu Choir: Santri Berperan Besar Menekan Penularan Covid-19

Menurut Choir, dalam menangani sebaran Covid-19 di pesantren, ponpes jangan hanya dijadikan objek belaka, tapi jadikan subjek.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Tahun Depan, 150 Unit Bus BTS Akan Hadir di Surabaya

Sebanyak 150 unit bus dengan skema buy the service (BTS) akan hadir di Surabaya tahun depan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Wagub Banten Ingatkan Pembagian Bantuan Jamsosratu Patuhi Protokol Kesehatan

Pemprov Banten akan memberikan kepada 50.000 penerima dengan masing-masing nilainya Rp 1,25 juta.

NASIONAL | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS