Irjen Napoleon Cs Jalani Sidang Kasus Red Notice Djoko Tjandra 2 November
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-9.35)   |   COMPOSITE 5783.33 (-76.79)   |   DBX 1064.04 (3.55)   |   I-GRADE 168.858 (-3.6)   |   IDX30 499.932 (-11.4)   |   IDX80 131.904 (-2.74)   |   IDXBUMN20 373.781 (-10.16)   |   IDXG30 136.463 (-2.36)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-9.17)   |   IDXQ30 146.101 (-3.1)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-1.16)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-3.76)   |   IDXV30 127.988 (-2.92)   |   INFOBANK15 983.467 (-16.37)   |   Investor33 429.105 (-8.52)   |   ISSI 169.797 (-2.23)   |   JII 620.069 (-13.02)   |   JII70 213.196 (-3.7)   |   KOMPAS100 1177.3 (-20.81)   |   LQ45 920.112 (-19.2)   |   MBX 1606.46 (-25.01)   |   MNC36 321.125 (-6.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-2.51)   |   SMInfra18 295.49 (-7.02)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-7.34)   |  

Irjen Napoleon Cs Jalani Sidang Kasus Red Notice Djoko Tjandra 2 November

Minggu, 25 Oktober 2020 | 12:23 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) telah menetapkan jadwal sidang perkara dugaan suap penghapusan nama terpidana perkara pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra dari daftar red notice Polri.

Keempat terdakwa, yakni mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte; mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo Utomo; Djoko Tjandra; dan pengusaha Tommy Sumardi bakal menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan perkara dugaan suap terkait red notice Joko Tjandra pada Senin (2/11/2020) pekan depan.

Kepala Humas PN Jakpus, Bambang Nurcahyono mengatakan, pihaknya telah menerima berkas perkara keempat terdakwa pada Jumat (23/10/2020). Selain telah menetapkan jadwal sidang perdana pada 2 November 2020, PN Jakpus juga sudah menetapkan Majelis Hakim yang menangani keempat terdakwa dengan masing-masing berkas tersendiri tersebut, yakni Hakim Muhammad Damis selaku Ketua Majelis dengan Hakim Anggota Saefudin Zuhri dan Joko Subagyo.

"Sidang pertama direncanakan hari Senin, 2 November 2020, Pukul 10.00 WIB," kata Bambang dalam keterangan pers yang diterima, Minggu (25/10/2020).

Selain perkara red notice, PN Jakpus juga menetapkan sidang perdana perkara dugaan suap pengurusan fatwa MA dengan terdakwa Andi Irfan Jaya akan digelar pada hari yang sama, yakni 2 November 2020. Namun, Majelis Hakim yang menangani perkara Andi Irfan Jaya yang diduga perantara suap Jaksa Pinangki berbeda dengan Majelis Hakim perkara red notice.

"Terdakwa Andi Irfan Jaya, dipimpin oleh IG Eko Purwanto, sebagai Ketua Majelis Hakim; Sunarso, Hakim Anggota 1 atau Hakim Karier; dan Moch Agus Salim, Hakim Ad-hoc," kata Bambang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Puluhan Ribu Ekor Ikan Mati di Danau Toba

Kondisi kekurangan oksigen ini juga mengakibatkan ikan dalam kerambah menjadi sulit bernafas dan akhirnya mati.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

PT DKI Kuatkan Putusan Pengadilan Tipikor terhadap Eks Kepala KPP PMA

Yul Dirga terbukti bersama-sama menerima suap dari Komisaris PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) dan Chief Financial Officer Wearnes Automotive.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

28 Nakes di Padang Lawas Terpapar Covid-19

Sebanyak 28 nakes yang terpapar itu dengan perincian 19 orang wanita dan 9 orang laki - laki.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Penangkapan Gus Nur Berdasarkan Bukti yang Dimiliki Kepolisian

Penangkapan Gus Nur tertung dalam Surat Perintah Penangkapan Nomor SP.Kap/171/X/2020/Dittipidsiber.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Tegakan Protokol Kesehatan, Polres Cilegon Telah Siap Hadapi Long Weekend

Momen libur panjang ini berbarengan dangan dilaksanakannya operasi Zebra Kalimaya 2020 mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Pandemi Covid-19, Relawan N4J dan YSKI Gencarkan Bantu Warga Tidak Mampu

Jadi Pane menyebutkan, penyaluran bantuan ini semakin digencarkan kepada masyarakat di berbagai kawasan di Medan.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Pemkab Bengkulu Utara Pilih Air Padang Jadi Lokasi Pemakaman Jenazah Covid-19

Di Bengkulu Utara tercatat sebanyak 30 orang positif Covid-19.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Sembuh dari Covid-19, dr Arief Fadhillah: "Kini Kami Bisa Melayani Pasien Lagi..."

Dr Arief, mengaku memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi dan obesitas.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Gempa di Pangandaran Terasa hingga Yogyakarta

Selain Yogyakarta, getaran juga dirasakan di Kabupaten Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul dan Gunung Kidul.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Gempa Magnitudo 5,9 di Pangandaran Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa dengan magnitudo 5,9 yang terjadi di laut Jawa, 90 kilometer dari Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat tidak berpotensi tsunami

NASIONAL | 25 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS