8 Tersangka Kebakaran Kejagung Diperiksa Selasa
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

8 Tersangka Kebakaran Kejagung Diperiksa Selasa

Senin, 26 Oktober 2020 | 11:34 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — Tim Gabungan Polri akan segera memeriksa 8 tersangka dalam kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung yang terjadi dua bulan lalu. Ini adalah pemanggilan mereka yang pertama setelah ditetapkan sebagai tersangka.

“Rencana delapan tersangka kasus kebakaran gedung Kejagung akan dipanggil dan akan diperiksa hari Selasa (27/10/2020) pukul 10.00 besok oleh tim penyidik gabungan Dit Tipidum Bareskirm Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Selatan di ruang pemeriksaan Subdit 1 Dit Tipidum Bareskrim Polri,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen Ferdy Sambo saat dihubungi Beritasatu.com Senin (26/10/2020).

Para tersangka tersebut terdiri dari lima orang tukang, seorang mandor, seorang direktur, dan seorang jaksa. Polisi akan mulai memanggil para tersangka yang disangka lalai dan dijerat Pasal 188 junto 55 dan 56 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara itu.

Lima tukang yang bekerja memasang parket, wallpaper, dan karpet di aula biro kepegawaian lantai enam adalah T, H, S, K, dan IS. Mereka dipersalahkan karena merokok dan membuang puntung rokok saat bekerja sehingga puntung rokok itu memicu kebakaran setelah mengenai lem aibon dan tiner yang ada di sana

Lalu mandor yang lalai karena tidak ada di lokasi berinsial UAN. Dua yang lain adalah R, direktur PT ARM (produsen bahan pembersih) dan dari pihak Kejaksaan Agung adalah, NH, yang menandatangani kontrak. Dua orang terakhir ikut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penjalaran api karena lalai menggunakan merek bahan pembersih tanpa izin edar selama dua tahun.

Seperti diberitakan, polisi telah menyakini api diduga dari lantai enam ruang rapat biro kepegawaian lalu menjalar ke ruangan serta lantai lain. Dari temuan serta olah TKP oleh Puslabfor, penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana.

Ada sejumlah faktor yang mempercepat kebakaran. Salah satunya adalah ditemukan cairan minyak yang mengandung senyawa hidrokarbon yang ternyata berasal dari cairan pembersih. Para tersangka dijerat pasal 188, 55 dan 56 KUHP.

Adapun pasal 188 berisi: Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang, jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain, atau jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Usut Kasus Subkontraktor Fiktif, KPK Periksa Eks Direktur Keuangan Waskita

Haris bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Benny Tjokro dan Heru Hidayat Hadapi Sidang Putusan Perkara Jiwasraya

Jaksa menuntut Benny Tjokro dan Heru Hidayat dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Pilkada NTB Jadi Perhatian Khusus KPK

Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri menyebut di NTB sendiri terdapat 12 kasus korupsi, baik yang sudah maupun sedang diusut lembaga penegak hukum.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Kilas Balik Kebijakan Kemendikbud di Masa Pandemi

Sejumlah kebijakan Kemendikbud di masa pandemi adalah relaksasi biaya UKT dan bantuan kuota internet.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

BURT DPR: Standar Biaya Masukan Dukung Penganggaran Berbasis Kinerja

Standar biaya masukan diharapkan bisa mendukung sistem penganggaran berbasis kinerja yang berorientasi pada visi DPR maju, terbuka, dan responsif.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Libur Panjang Jangan Timbulkan Klaster Baru Covid-19 di Jambi

Restuardy Daud memperingatkan segenap lapisan masyarakat Jambi agar tidak mengisi kegiatan libur panjang dengan kegiatan keramaian.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Libur Panjang, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Terapkan 3M

Masyarakat diingatkan untuk tidak lengah saat libur panjang tiba dengan tetap menjalankan protokol kesehatan 3M guna mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

PJJ Berdampak Negatif bagi Psikis dan Kehidupan Sosial Anak

Dengan pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini, terdapat beberapa masalah yang muncul termasuk persoalan psikologis orangtua dan murid.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Survei Indikator: 50,2% Masyarakat Inginkan Pilkada Ditunda

Hal itu karena penyebaran virus corona atau Covid-19 masih tinggi dan belum sepenuhnya bisa dikendalikan.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Gempa Selatan Jawa Barat Miliki Guncangan Luas dan Kuat

Gempa tersebut memiliki guncangan luas hingga Semarang, Yogyakarta dan Tegal karena tergolong gempa dalam lempeng.

NASIONAL | 25 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS