KPU: KPPS Terpaksa Kerja Non-stop
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

KPU: KPPS Terpaksa Kerja Non-stop

Sabtu, 27 April 2019 | 12:55 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengakui bahwa banyak pihak yang protes dan mengkritik KPU karena petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dibiarkan bekerja non-stop pada hari pemungutan suara, 17 April 2019. Bahkan, kata Arief, ada yang menuduh KPU tidak manusiawi.

Terkait tudingan tersebut, Arief menjelaskan bahwa KPU sebenarnya berada pada posisi menjalankan perintah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"KPU kan diprotes, dicaci maki, KPU nggak manusiawi karena orang non-stop, kerja terus nggak pakai istirahat. UU mengatakan pemungutan suara dan penghitungan harus selesai di hari yang sama, artinya tanggal 17 April harus selesai," Arief Budiman dalam diskusi bertajuk 'Silent Killer Pemilu' di Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4/2019).

Baca juga: KPU: Jumlah KPPS Meninggal Jadi 230 Orang.

Kemudian, kata Arief, putusan Mahkamah Konstitusi memberikan waktu tambahan tanpa jeda selama 12 jam jika penghitungan suaranya tidak selesai pada hari yang sama. Artinya, MK membolehkan petugas KPU menyelesaikan penghitungan suara sampai 12 siang hari berikutnya sehingga tidak ada perdebatan hukum soal penghitungan suara.

"Maka KPU perintahkan ke petugas di lapangan silakan atur ritmenya, misalnya jam 6 pagi persiapan TPS, jam 7 dibuka, jam 13 ditutup, silakan istirahat, silakan atur iramanya," ungkap dia.

Namun, Arief mengakui bahwa situasi di lapangan kadang membuat ritme yang sudah diatur tidak berjalan sebagaimana mestinya. Menurut dia, ada petugas yang tidak makan dan istirahat sesuai waktunya karena ingin menyelesaikan pekerjaannya lebih cepat.

"Kadang-kadang semangatnya ya udah segera kita selesaikan. Padahal, oleh ahli kesehatan ini kerja yang tidak normal, tidak wajar, artinya lampaui kapasitas, kemampuan sampai ada yang tensinya naik, kepalanya pusing, padahal ini berbahaya," terang dia.

Lebih lanjut, Arief mengakui bahwa Pemilu Serentak 2019 merupakan desain pemilu yang cukup berat. Pasalnya, tahapan-tahapannya sudah diatur secara ketat dan harus tepat waktu.

"Desain pemilu kita 2019 memang ini cukup berat, tahapan-tahapan pemilu harus tepat waktu. Satu-satunya kegiatan yang tahapan diatur ketat itu tahapan pemilu," tutur dia.

Menurut Arief, hal tersebut yang membedakan institusi penyelenggara pemilu dengan institusi lainnya. Dia beranggapan intitusi atau departemen lainnya bisa ditinggalkan jika kegiatannya kurang pas atau waktunya dilewati.

"Tetapi kalau penyelenggara pemilu, nggak boleh, hari ini, harus hari ini. Logistik ditentukan satu hari sebelum pencoblosan, kalau nggak tiba, maka lambat," pungkas dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Daya Rusak Pola Post-Truth Sangat Besar

"Polanya sederhana, menggeser para pemilih rasional menjadi pemilih emosional dan irasional," ujar Yunarto.

POLITIK | 27 April 2019

KPU Sebut 1.761 KPPS Jatuh Sakit Saat Bertugas

Para KPPS masih akan bekerja hingga 9 Mei mendatang. KPU mengimbau jaga kesehatan.

POLITIK | 27 April 2019

Update Situng KPU: Jokowi-Ma'ruf Unggul 12,74 Persen

Masyarakat dipersilakan untuk memantau dan mengawasi data yang direkapitulasi supaya tidak terjadi kesalahan.

POLITIK | 27 April 2019

KPU Merasa Terganggu karena Sering Didemo

Arief mendorong agar pelanggaran dan kecurangan tidak diselesaikan di jalanan.

POLITIK | 27 April 2019

Bawaslu Benarkan Berikan Formulir C1 untuk BPN

Afif mengatakan pihaknya memberikan dokumen C1 kepada BPN dalam bentuk foto.

POLITIK | 27 April 2019

Bentengi Diri dari Post Truth dengan Literasi

Hoax dianggap fakta karena sesuai dengan keyakinan emosional. Inilah yang disebut post truth.

POLITIK | 27 April 2019

Dedi Mulyadi Minta Hentikan Saling Menyalahkan atas Meninggalnya Petugas KPPS

Sejauh ini tercatat terdapat 230 petugas KPPS yang meninggal dunia dan 1.671 petugas lainnya sakit.

POLITIK | 27 April 2019

Post-Truth Harus Dilawan

Wandy menuturkan, Indonesia harus saling belajar dari negara lain dalam menghadapi post-truth.

POLITIK | 27 April 2019

TRB: Jalankan 4 Pilar Kebangsaan, Kunci Indonesia Adil dan Sejahtera

Dengan empat pilar, ekonomi dan pendidikan berkeadilan yang merata di seluruh wilayah Indonesia, kita yakin negara akan lebih maju.

NASIONAL | 26 April 2019

Minta C1 ke Bawaslu, Bukti BPN Hanya Bicara Tanpa Data

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi kerap menyerang lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu

POLITIK | 26 April 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS