Ini Makna Pertemuan Jokowi dan Prabowo di MRT Menurut PDIP
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Ini Makna Pertemuan Jokowi dan Prabowo di MRT Menurut PDIP

Sabtu, 13 Juli 2019 | 21:03 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pareira mengatakan pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto merupakan momentum yang ditunggu-tunggu oleh rakyat Indonesia. Menurut Andreas, ada sejumlah makna di balik pertemuan Jokowi dan Prabowo di MRT, Jakarta.

"Makna pertama, pertemuan ini menunjukan sikap negarawan demokratis dua belah pihak," kata Andreas di Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

Pertemuan ini, kata dia memberikan pendidikan politik yang baik untuk bangsa Indonesia, bahwa setelah kompetisi yang “panas” sekalipun, baik Jokowi maupu Prabowo rela bertemu, berjabat tangan, mengobrol dan makan bersama. Pertemuan ini, menurut dia, merupakan sarana untuk kembali mengeratkan tali silaturahmi anak bangsa.

"Makna kedua, tempat pertemuan yang unik dan netral di station MRT yang adalah sarana publik menunjukan jiwa egaliter yang merakyat kedua tokoh bangsa ini," ungkap dia.

Makna ketiga, lanjut Andreas, pertemuan di tempat umum seperti ini, sekaligus menepis semua isu yang berkembang selama ini, seolah-olah Pilpres ini harus diakhiri dengan rekonsiliasi bagi-bagi kursi di pemerintahan. Keempat, pertemuan ini akan berdampak di masyarakat, bahwa urusan pilpres sudah selesai dan kita kembali hidup berdampingan sebagai anak bangsa.

"Tidak ada lagi 'cebong' dan 'kampret' yang ada adalah Garuda Pancasila. Sehingga akan jelas kelihatan, siapa yang bermain di air keruh, yang masih mau memanfaatkan agenda pilpres ini untuk memecah belah bangsa Indonesia," pungkas dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi-Prabowo Bertemu, #03PersatuanIndonesia Jadi Trending Topic

Mayoritas tanggapan netizen bernada positif mendukung pertemuan Jokowi dan Prabowo.

POLITIK | 13 Juli 2019

Ini Kronologi Pertemuan Jokowi-Prabowo

Jokowi pada akhirnya bertemu dengan Prabowo di Stasiun MRT Lebak Bulus, Sabtu (13/7/2019) setelah gelaran Pilpres 2019.

POLITIK | 13 Juli 2019

Erick Thohir: Pertemuan Jokowi-Prabowo Contoh Kedewasaan

Erick Thohir menyatakan pertemuan calon presiden terpilih Joko Widodo dan calon presiden Prabowo Subianto merupakan contoh kedewasaan dalam berdemokrasi.

POLITIK | 13 Juli 2019

PBNU: Polarisasi di Tingkat Elite dan Akar Rumput Berakhir

Pertemuan kedua tokoh ini harus diikuti oleh pendukungnya agar segera bersatu untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

POLITIK | 13 Juli 2019

Ganjar: Jangan Lagi Ada Nyinyir di Antara Kita

"Para follower Pak Jokowi dan Prabowo, mari kita terima dengan lapang dada. Jangan ada nyinyir di antara satu dengan yang lain," kata Ganjar.

POLITIK | 13 Juli 2019

PKS Ingin Prabowo Deklarasi Jadi Oposisi

PKS berharap Prabowo segera mendeklarasikan posisinya sebagai oposisi demi kesehatan demokrasi.

POLITIK | 13 Juli 2019

Sandiaga Konsisten Jadi Oposisi

Sandiaga berharap keberadaannya sebagai oposisi dapat mewarnai pemerintahan ke depan.

POLITIK | 13 Juli 2019

Pakar: Spontanitas dan Gaya Kasual Prabowo Tunjukkan Ketulusan

Spontanitas, gaya kasual, dan ucapan selamat Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada Presiden Joko Widodo menunjukkan sebuah ketulusan.

POLITIK | 13 Juli 2019

Erick Thohir: Ini Saat yang Tepat untuk Bersatu

Erick Thohir mengatakan saat ini merupakan momentum yang tepat bagi seluruh komponen bangsa untuk bersatu dan bergotong-royong membangun bangsa.

POLITIK | 13 Juli 2019

NU: Semoga Masyarakat Kembali Rukun

Dengan adanya pertemuan tersebut maka masyarakat harus kembali guyub dan rukun, serta membuang jauh istilah 01 maupun 02.

POLITIK | 13 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS