Basarah Bantah Skenario Amendemen UUD Perpanjang Masa Jabatan Presiden
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Basarah Bantah Skenario Amendemen UUD Perpanjang Masa Jabatan Presiden

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 15:05 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua MPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, memastikan sama sekali tidak ada usulan untuk memperpanjang masa jabatan presiden yang di konstitusi sudah diatur maksimal dua periode atau 10 tahun.

"Tak ada itu. Tak ada itu," kata Basarah, Jumat (11/10/2019).

Hal itu disampaikan Basarah menjawab wartawan menyangkut masifnya tuduhan di media sosial bahwa Presiden Joko Widodo berkepentingan terhadap amendemen UUD 1945 yang akan dilaksanakan, yakni ingin memperpanjang kekuasaan lebih dari dua periode. Pernyataan Basarah itu sekaligus mengeliminasi tuduhan tak bertanggung jawab itu.

Sebagai parpol pengusung Jokowi, PDIP tegas hanya mengarahkan amandemen terbatas UUD 1945 terkait pasal mengenai wewenang MPR untuk menetapkan Haluan Negara demi memastikan perkembangan ekonomi Indonesia 50-100 tahun ke depan berdasarkan cetak biru yang disepakati bersama.

"Di luar itu kami tidak akan setuju kalau ada usulan merubah pasal-pasal lain. Apalagi menyangkut pasal 6a tentang tata cara pemilihan presiden. Hadirnya Haluan Negara ini tidak berarti bahwa presiden harus kembali dipilih oleh MPR," kata Basarah.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi Dinilai Sudah Ungkap Kisi-kisi Kabinet 2019-2024

"Kisi-kisi ketiga adalah kabinet Jokowi akan ada anak-anak muda. Dari 34 kementerian, idealnya 5 kementerian diisi oleh anak-anak muda," pungkas Qodari.

POLITIK | 12 Oktober 2019

Pertahankan Kementerian Koordinator

"Sebisa mungkin Pak Jokowi dapat terbantu oleh kehadiran para menko."

POLITIK | 12 Oktober 2019

Judul Berita Adian Berubah

Semua pihak yang ingin mengutip berita Adian dimjnta menggunakan link yang ada.

POLITIK | 12 Oktober 2019

Bamsoet Jamin Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin Aman

MPR telah berkoordinasi dengan Polri, TNI, BIN, menteri luar negeri dan sejumlah pihak lainnya untuk memastikan pelantikan presiden berjalan aman.

POLITIK | 12 Oktober 2019

Gema Jomini Nilai Delapan Menteri Ini Layak Dipertahankan

Mereka adalah Sri Mulyani, Rini Soemarno, Pratikno, Airlangga Hartarto, Basuki Hadimoeljono, Pramono Anung, Budi Karya Sumadi dan Moeldoko.

POLITIK | 12 Oktober 2019

Partai Gerindra Simbol Oposisi

Demokrasi yang kuat dab sehat seharusnya meniscayakan sebuah kekuatan oposisi yang kuat pula.

POLITIK | 11 Oktober 2019

Nasdem Incar Posisi Ketua Komisi Infrastruktur dan Energi di DPR

Tujuan utama Nasdem adalah mengawal program pemerintahan Jokowi.

POLITIK | 11 Oktober 2019

Demokrat Siap Diajak Jokowi Masuk Kabinet

Jika presiden Jokowi meminta dan mengajak kader Demokrat, tentulah kami siap membantu.

POLITIK | 11 Oktober 2019

PDIP Buka Diri Kerja Sama dengan Gerindra Maupun PD

Negara sebesar Indonesia memang harus dikelola secara bersama.

POLITIK | 11 Oktober 2019

Prabowo: Penusukan Wiranto Bukan Rekayasa

Ditangani 9 dokter, luka tusuk yang dialami Wiranto serius.

POLITIK | 11 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS