Guntur Romli: Reuni 212 Sepi Bukti Publik Tidak Peduli
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Guntur Romli: Reuni 212 Sepi Bukti Publik Tidak Peduli

Senin, 2 Desember 2019 | 12:01 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Intelektual Muda NU Mohamad Guntur Romli memberikan komentar terkait Reuni 212 yang diadakan hari ini, Senin 2 Desember 2019 yang sepi. Menurut Guntur Romli, sepinya yang hadir adalah bukti publik tidak mendukung dan tidak peduli Reuni 212. Menurutnya pula yang hadir di acara reuni hari ini hanya dari FPI.

"Reuni 212 sepi, Monas kosong melompong ini bukti publik sudah tidak peduli dan tidak mendukung, sekarang yang hadir cuma FPI saja" kata Guntur Romli yang dikenal sebagai 'anak ideologis' Gus Dur kepada Beritasatu.com, Senin (2/12/2019).

Reuni 212 Berakhir, Massa Tinggalkan Kawasan Monas

Guntur Romli mengatakan Reuni 212 sudah kehilangan momentum politik. Menurut dia, sebelum ini gerakan 212 dimanfaatkan oleh kepentingan politik seperti Pilkada DKI 2016-2017 dan Pilpres 2019 sehingga terlihat ramai yang datang.

"Tetapi setelah perhelatan politik selesai, maka 212 kini ditinggal, kubu Prabowo sudah bergabung dengan Jokowi, Gerakan 212 kehilangan pendukung yang tersisa hanyalah gerombolan FPI" ungkap tokoh muda NU ini.

Lebih lanjut, Guntur mengatakan dukungan politik pada Gerakan 212 hanya dari Anies Baswedan demi kepentingan Pilpres 2024.

Anies: Reuni 212 Cerminan Persatuan Indonesia

"Dukungan politik pada Gerakan 212 hanya dari Anies Baswedan demi kepentingan Pilpres 2024, tapi karena momennya masih lama, Anies tidak terlalu mendukung 212, hanya memberikan izin kegiatan di Monas saja" pungkas Guntur Romli.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jika Tidak Pecah, Golkar Diprediksi Bisa Jadi Pemenang Pemilu 2024

Nuansa perpecahan jelang Munas sudah terasa. Agar tidak terjadi, semua elemen partai beringin harus bisa menjaga komunikasi dengan semua pihak.

POLITIK | 2 Desember 2019

Kubu Airlangga Minta Kader Golkar Jaga Soliditas Jelang Munas

"Kami dorong semua pihak untuk menahan diri dari gerakan-gerakan yang tidak produktif, apalagi...menggelar Munas tandingan," kata Rudolfus.

POLITIK | 2 Desember 2019

Menkominfo Akan Serahkan RUU PDP Bulan Ini

Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) akan segera diserahkan ke DPR paling lambat pada bulan Desember.

POLITIK | 1 Desember 2019

SBY Kembali Sapa Netizen Lewat Instagram Ani Yudhoyono

Dalam peringatan enam bulan wafatnya Ani Yudhoyono 1 Desember 2019, SBY akan kembali mengaktifkan instagram mendiang istrinya.

POLITIK | 1 Desember 2019

Wacana Pilpres Lewat MPR Langkah Mundur Demokrasi

Rencana mengembalikan pemilihan presiden ke MPR menunjukkan elite politik gagal memahami persoalan pemilu.

POLITIK | 1 Desember 2019

Ini 4 Faktor yang Pengaruhi Pemilihan Ketum Golkar

Golkar tidak main-main ketika mencalonkan sebagai ketum.

POLITIK | 1 Desember 2019

Rizal Mallarangeng: Munas Golkar Akan Damai dan Demokratis

Rizal Mallarangeng meyakini penyelenggaraan Musyawarah Nasional Partai Golkar 3-6 Desember 2019 di Jakarta, akan berlangsung damai dan demokratis.

POLITIK | 1 Desember 2019

Bawaslu Jabar Ingatkan Larangan Politisasi ASN Jelang Pilkada

Dilarang untuk melakukan mutasi dan rotasi enam bulan sebelum penetapan calon. Ini penting agar tidak terjadi unsur politisasi birokrasi.

POLITIK | 1 Desember 2019

Publik Malas Lapor Pelanggaran Pilkada karena Ribet

Masih banyak warga yang enggan lantaran merasa setelah melapor malah akan dibuat ribet dengan proses yang muncul setelahnya

POLITIK | 1 Desember 2019

Golkar Tak Boleh Andalkan Pemilih Loyal dan Tua

Pelaksanaan Munas Golkar diharapkan tidak memunculkan partai politik baru.

POLITIK | 1 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS