Pengamat: Seleksi Terbuka ala PSI Membuat Politik Tidak Lagi Menakutkan
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pengamat: Seleksi Terbuka ala PSI Membuat Politik Tidak Lagi Menakutkan

Minggu, 19 Januari 2020 | 21:07 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar seleksi terbuka untuk menjaring bakal calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Surabaya. Sebanyak 12 peserta konvensi PSI menjalani wawancara dengan para panelis.

Panelis independen, Djayadi Hanan, menyebut mekanisme konvensi PSI berhasil membuka ruang kontestasi politik yang setara. Terlihat dari latar belakang profesi peserta konvensi yang beragam, mulai dari pengacara, seniman, pedagang, aktivis, dan akademisi.

“Sampai hari ini, saya kira PSI sudah berhasil menarik banyak orang dari berbagai latar belakang itu, dan mereka jadi tidak takut untuk masuk politik. Jadi, salah satu keberhasilan PSI adalah membuat politik tidak tampak menyeramkan bagi orang-orang yang punya keinginan dan berpotensi menjadi pemimpin daerah,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) itu dalam konferensi pers di sela-sela seleksi terbuka di Basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020).

Pernyataan apresiatif juga dilontarkan Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J. Vermonte. Dia melihat, lewat penjaringan bakal calon kepala daerah yang terbuka, transparan, dan tanpa mahar, PSI memperlihatkan diri sebagai partai modern dan rasional.

“Yang terjadi adalah PSI memperlihatkan diri sebagai partai yang modern, dengan cara pandang yang berbeda dari partai lain. Karena apa? Di dua daerah ini, Tangerang Selatan dan Surabaya, saya perhatikan memang karakter pemilih PSI-nya sama. Jadi kenapa PSI dapat kursi di daerah itu? Karena DNA PSI-nya itu nyambung dengan banyak sekali pemilih. Jadi PSI telah memperlihatkan diri sebagai partai yang rasional,” kata Philips.

Hal menarik lain, proses konvensi ini membuat prosedur politik menjadi sangat transparan. Proses pemilihan kepala daerah itu menjadi ruang kaca di mana tidak ada lagi misteri di situ.

“Kita jadi tahu latar belakang seorang kandidat, duitnya berapa, mau melakukan apa untuk Surabaya. Ini yang membuat saya optimis, siapa pun yang terpilih, kita sudah tahu kualitasnya,” tandas akademisi Indonesia yang berkiprah di sebagai pengajar di Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Sulfikar Amir.

Selama wawancara, peserta konvensi menerima berbagai pertanyaan seputar visi-misi, program andalan, juga strategi untuk menjadi Wali Kota/Wakil Wali Kota. Tidak hanya panelis independen, Ketua Umum DPP PSI Grace Natalie, Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni, Bendahara Umum DPP PSI Suci Mayang Sari juga ikut mewawancarai peserta.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Barisan Relawan Solid Kawal Program Jokowi

Solidnya barisan relawan dinilai penting.

POLITIK | 19 Januari 2020

Demokrat: Mengapa Mesti Takut dengan Pembentukan Pansus Jiwasraya?

Isu gagal bayar Perusahaan Asuransi Jiwasraya (AJS) sampai dengan keinginan pembentukan Pansus Jiwasraya telah menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

POLITIK | 19 Januari 2020

Mahfud: Perlu Bersabar Lakukan Perubahan Lewat Demokrasi

Quraish Shihab menyatakan persoalan serius Indonesia saat ini adalah intoleransi. Masalah ini harus terus disuarakan agar bangsa ini tidak terpecah.

POLITIK | 19 Januari 2020

Kasus Wahyu Setiawan, Tim Hukum PDIP Nilai KPU Seharusnya Turuti MA

Menurut PDIP, yang menjadi peserta pemilu adalah partai politik sehingga partai memiliki kedaulatan untuk menentukan suara caleg yang meninggal dunia.

POLITIK | 19 Januari 2020

Mayoritas Fraksi Dukung Usulan Kenaikan Parliamentary Treshold

PDIP beralasan kenaikan ambang batas parleman sebagai upaya menata demokrasi yang lebih baik lagi.

POLITIK | 19 Januari 2020

Politik Uang Sulit Diberantas Meski Sistem Pemilu Berubah

Persoalan utama dari pemilu justru terletak pada partai politik.

POLITIK | 19 Januari 2020

Pendiri PAN Minta Amien Rais Tak Bikin Recok Kongres

Abdillah Toha meminta agar Amien Rais tidak kembali ikut campur dengan urusan sistem demokrasi PAN.

POLITIK | 18 Januari 2020

Ernest Prakasa Berharap Seleksi Terbuka PSI Ditiru Partai-partai Lain

Politik uang mengacaukan atau menjadi parasit yang luar biasa merusak demokrasi.

POLITIK | 18 Januari 2020

Hilangkan Politik Uang, PSI Gelar Seleksi Terbuka Kepala Daerah

Dalam konvensi ini, kandidat yang lolos akan mendapatkan dukungan resmi PSI tanpa harus membayar satu rupiah pun.

POLITIK | 18 Januari 2020

Bursa Ketum PAN, Pengamat Sebut Ada yang Dompleng Amien Rais

Guna melawan keunggulan Zulkifili Hasan yang didukung DPW dan DPD, ada calon Ketum yang mendompleng nama besar Amien Rais untuk mempengaruhi suara pemilih.

POLITIK | 18 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS