Pantau Tiap Hari, Jokowi Tegur Menteri dengan Belanja Covid-19 Rendah
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Pantau Tiap Hari, Jokowi Tegur Menteri dengan Belanja Covid-19 Rendah

Selasa, 30 Juni 2020 | 13:26 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya memantau setiap hari belanja untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi yang dilakukan seluruh kementerian dan lembaga negara.

“Saya pantau setiap hari,” kata Jokowi saat kunjungan kerja ke Posko Penanganan Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Dengan melakukan pantauan langsung, maka setiap hari ia tahu posisi penyerapan anggaran dari seluruh kementerian dan lembaga negara.

“Saya sekarang tahu setiap hari kementerian ini sudah keluar berapa persen, lembaga ini sudah keluar berapa persen,” ujar Jokowi.

Kalau ada kementerian atau lembaga yang posisi penyerapannya rendah terutama untuk belanja urusan kesehatan, stimulus ekonomi dan bantuan sosial (bansos), maka ia akan langsung menelepon dan menegur menteri dan kepala lembaga tersebut.

“Kalau masih rendah saya telepon langsung, tegor langsung menterinya atau kepala lembaganya,” tegas Jokowi.

Tindakan tegas ini ia lakukan karena tidak ingin uang yang beredar ditengah-tengah masyarakat semakin sedikit. Sehingga mengganggu kesejahteraan masyarakat dan berdampak pada lesunya pertumbuhan ekonomi nasional.

“Karena memang jangan kita biarkan uang yang beredar ini semakin kering atau semakin sedikit. Harus terus belanja belanja. Itu kita dorong agar peredaran uang yang ada di masyarakat semakin banyak,” ungkap Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menitipkan pesan kepada Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama kepala daerah lainnya, bupati dan wali kota, agar anggaran yang berkaitan dengan kesehatan, bantuan sosial (bansos) dan stimulus ekonomi segera dicairkan.

Dalam kunjungan kerjanya, Jokowi meminta anggaran kesehatan segera dikeluarkan agar terjadi peredaran uang ditengah-tengah masyarakat.

Kemudian, Jokowi meminta anggaran yang berkaitan dengan belanja bansos juga segera dikeluarkan. Karena belanja bansos sangat penting agar jaring pengaman sosial bagi warga terpenuhi. Terutama warga Jawa Tengah yang terkena dampak dari pandemi Covid-19.

Lalu, anggaran yang berkaitan dengan stimulus ekonomi, terutama untuk usaha mikro usaha kecil (UMKM) betul-betul didistribusikan kepada mereka.

“Tiga hal ini segera keluarkan dari APBD kita. Sekali lagi agar peredaran uang di masyarakat semakin besar,” ujar Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

'Wanita Emas' Nilai Kemarahan Presiden Jokowi Hal yang Positif

Kemarahan Presiden Jokowi merupakan bentuk kepedulian terhadap rakyat Indonesia yang tengah mengalami kesulitan karena pandemi Covid-19.

POLITIK | 30 Juni 2020

Jokowi Diyakini Tidak Akan Reshuffle di Tengah Kontroversi

Presiden Jokowi diyakini tidak akan melakukan reshuffle kabinet di tengah kontroversi.

POLITIK | 29 Juni 2020

New Normal, Wapres Minta Reformasi Birokrasi Tetap Optimal

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyatakan birokrasi dituntut untuk tetap memberikan pelayanan yang optimal.

POLITIK | 29 Juni 2020

Anggota DPD: Lanjutan Pilkada Harus Utamakan Keselamatan

Komite I DPD sepakat dengan KPU dan Bawaslu bahwa keberlanjutan pelaksanaan pilkada serentak harus benar-benar mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesehatan.

POLITIK | 29 Juni 2020

Tanpa Beban, Jokowi Dinilai Lebih Enteng Menata Kabinet

Menteri yang dipandang tidak berkinerja baik oleh Jokowi, perlu segera dievaluasi.

POLITIK | 29 Juni 2020

Sekjen PPP: Kemarahan Presiden Jokowi Lecutan Agar Menteri Tingkatkan Kinerja

Sekjen PPP Arsul Sani menyatakan pihaknya kemarahan Jokowi kepada para menterinya merupakan lecutan agar meningkatkan kinerja saat pandemi Covid-19.

POLITIK | 29 Juni 2020

Dukung Kinerja, Komisi III Akan Ajukan Revisi UU Kejaksaan

Komisi III DPR akan mengajukan revisi UU terhadap UU nomor 16 tahun 2014 tentang Kejaksaan Agung bisa dimasukkan ke Program Legislasi Nasional Prioritas 2021.

POLITIK | 29 Juni 2020

Soal Reshuffle, Moeldoko Anggap Jokowi Gunakan Strategi Militer

Di dunia militer, seorang pemimpin atau panglima akan melakukan upaya taktis dalam menghadapi situasi krisis.

POLITIK | 29 Juni 2020

Pilpres dan Pileg Tetap Digelar 2024 Bukan 2027

Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa menegaskan Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) tetap akan digelar pada 2024.

POLITIK | 29 Juni 2020

Moeldoko Ungkap Penyebab Kemarahan Jokowi

Terdapat beberapa penyebab Presiden Jokowi marah di Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Juni 2020 lalu.

POLITIK | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS