Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Jokowi: Kembalikan Rasa Aman Masyarakat
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Jokowi: Kembalikan Rasa Aman Masyarakat

Selasa, 1 September 2020 | 13:36 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo memberikan arahan kepada 34 gubernur terkait tingkat kematian pasien Covid-19 dan kasus aktif baru yang semakin meningkat. Presiden meminta para gubernur mengembalikan rasa aman kepada masyarakat dan menggerakkan dunia usaha.

“Ini yang betul-betul harus kita jaga. Jangan sampai membuat masyarakat diliputi rasa tidak aman dan akan menyebabkan dunia usaha tidak mau bergerak, tidak bisa bergerak, mereka selalu menyampaikan wait and see,” kata Jokowi saat menggelar rapat terbatas (ratas) untuk memberikan pengarahan kepada 34 gubernur untuk menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/9/2020).

Sebelum vaksinasi bisa dilakukan secara masif, besar-besaran dan efektif, Jokowi meminta para gubernur untuk memainkan "gas dan rem" dengan seimbang dalam menyelesaikan masalah krisis kesehatan dan ekonomi yang diakibatkan pandemi virus corona atau Covid-19. "Gas" dan "rem" harus seimbang dengan takaran sesuai data yang dimiliki.

“Karena apabila kurva Covid-19 ini tidak bisa kita tekan dengan cepat, apalagi angka kematian atau fatality rate tidak bisa kita turunkan dengan tajam dan angka kesembuhan tidak bisa kita tingkatkan secara drastis, maka situasi ketidakpastiannya akan terus berlanjut. Ini yang kita semuanya harus tahu yang akan membuat masyarakat kembali diliputi rasa tidak aman,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, kondisi masyarakat yang kembali diliputi rasa tidak aman dan dunia usaha tidak bergerak akan mengakibatkan laju pertumbuhan ekonomi nasional tidak bisa cepat pulih.

“Tetapi kita juga patut bersyukur bahwa beberapa indikator yang kita lihat dalam beberapa hari kemarin, misalnya kerja Purchasing Managers' Index (indeks manufaktur) sudah kembali masuk ke angka 50-an. Ini sudah berarti pada posisi normal,” ungkap Jokowi.

Kemudian, lanjut Jokowi, penerimaan pajak juga sudah mulai naik angkanya, meski belum berada pada posisi normal. Konsumsi rumah tangga domestik juga naik.

“Kemudian angka-angka di industri juga semakin baik dan kita lihat untuk ekspor juga tumbuh dengan baik. Saya kira ini yang kita inginkan,” terang Jokowi.

Karena itu, Jokowi meminta para gubernur untuk terus mengingatkan dan menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak, cuci tangan, tidak berkerumunan dan pemakaian masker.

“Ini harus disampaikan terus menerus. Ini kunci sebelum vaksinasi itu dilakukan adalah pemakaian masker. Ini yang paling penting. Tentu saja akan lebih baik lagi kalau pengawasan lapangan itu betul-betul dilakukan pemberian sanksi, sehingga kedisiplinan nasional kita dalam mengikuti protokol kesehatan betul-betul dikerjakan oleh seluruh masyarakat kita,” terang Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta menambahkan kampanye penggunaan masker dan pembagian masker harus dilakukan hingga ke kampung-kampung dan desa desa, dengan melibatkan tokoh masyarakat, PKK serta RT dan RW. “Saya kira Bapak, Ibu sudah sangat paham mengenai ini,” ucap Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kinerja Legislasi DPR Dikritik, Ini Jawaban Puan Maharani

"DPR RI tetap dapat menjalankan berbagai kegiatan dengan memerhatikan protokol kesehatan," kata Puan

POLITIK | 1 September 2020

Jokowi Minta Gubernur Kerja Keras Bagi Daerah yang Masih Tinggi Jumlah Kasus Aktif

Truk bahan kimia terbakar di Tol Jagorawi.

NASIONAL | 1 September 2020

Pasangan Balon Wali Kota Depok Kantongi Rekomendasi DPP Parpol

Masing-masing pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang akan bertarung dalam Pilkada Depok 9 Desember 2020 telah mengantongi rekomendasi dari DPP.

POLITIK | 31 Agustus 2020

AIPI Dukung Rekomendasi MPR soal Visi Misi Kepala Daerah

Rekomendasi MPR terkait integrasi visi dan misi calon kepala daerah harus dimplemetasikan ke tataran teknis.

POLITIK | 31 Agustus 2020

La Nyalla: DPD Bakal Responsif Tanggapi Persoalan di Daerah

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti berjanji lembaga yang dipimpinnya akan bisa lebih cepat lagi dalam menanggapi berbagai persoalan di daerah

POLITIK | 31 Agustus 2020

Kepala Daerah Harus Tegak Lurus dengan Presiden

Pemimpin daerah terpilih hasil pilkada sepatutnya tegak lurus atau ikut melaksanakan kebijakan presiden.

POLITIK | 31 Agustus 2020

Politik Identitas Merongrong Demokrasi

Bawaslu menyebut, penyelenggaraan pilkada tahun 2015, 2017, dan 2018 menunjukkan adanya dinamika politik yang semakin tajam membelah rakyat

POLITIK | 31 Agustus 2020

Mendagri Minta Strategi Penanganan Covid-19 Jadi Isu Sentral Debat Pilkada 2020

Mendagri mengusulkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar menerbitkan Peraturan KPU terkait Covid-19.

POLITIK | 31 Agustus 2020

Mendagri Ingatkan Potensi Konflik di Pilkada 2020

Salah satu dampak yang patut diwaspadai yaitu terjadinya keterbelahan di tengah masyarakat.

POLITIK | 31 Agustus 2020

Tb Hasanuddin Sesalkan Penyerangan ke Polsek Ciracas

Kasus tersebut sudah sangat di luar batas lantaran dibarengi dengan aksi perusakan terhadap aset negara.

POLITIK | 31 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS