Naskah UU Cipta Kerja 812 Halaman Sudah Final dan Siap Dikirim ke Presiden
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Naskah UU Cipta Kerja 812 Halaman Sudah Final dan Siap Dikirim ke Presiden

Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:37 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekjen DPR Indra Iskandar mengatakan pihaknya sudah melakukan finalisasi naskah UU Cipta Kerja (Ciptaker) yang siap dikirimkan ke presiden. Tak ada substansi yang berubah di naskah itu. Yang berubah hanyalah jumlah halaman karena dipengaruhi oleh format dokumen, dan sejumlah perbaikan kata serta kalimat.

Jika sebelumnya Indra membagikan draf naskah UU Ciptaker dengan jumlah 1035 halaman, kini naskah itu 812 halaman. Penyebabnya adalah perubahan format naskah kertas yang kini dengan format Legal. Sebelumnya, berdasarkan pengecekan, format kertas yang dipakai adalah A4.

"Berarti sudah final naskah yang 812 halaman ini?" tanya wartawan, Selasa (13/10/2020).

"Iya," jawab Indra.

Dijelaskannya, soal format Legal itu sesuai dengan UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.

Selain itu, Indra mengatakan bahwa naskah final itu sudah termasuk penyempurnaan redaksional atau kata-kata dan kalimat. Namun, penyempurnaan demikian sama sekali tak mengubah substansi UU Ciptaker.

"Prinsipnya ada penyempurnaan redaksi juga," kata Indra.

"Apakah penyempurnaan begini diatur juga dalam Tata Tertib DPR?" tanya wartawan lagi.

"Prinsipnya harus disepakati oleh kedua belah pihak. Antara DPR dan Pemerintah," jawab Indra.

Lagipula, lanjutnya, semua proses itu memiliki dasar pembicaraan di rapat yang dicatat atau dibuatkan notulensinya. "Jadi prinsipnya ini bukan hal baru," imbuhnya.

Indra juga tak membantah bila draf naskah itu yang akan dikirim ke presiden untuk ditandatangani dan penomoran. Presiden memiliki waktu 30 hari sejak pengesahan DPR pada 5 Oktober lalu.

"Iya betul," kata Indra.

Unduh UU Cipta Kerja di sini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SBY: Saya Menghormati Ibu Megawati

SBY mengaku menghormati Megawati Soekarnoputri.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Pernah Difitnah Biayai Gerakan 411, SBY: Ini Cerita Klasik

SBY menambahkan orang yang memfitnah itu rupanya meminta bawahan mencari bukti-bukti keterlibatannya.

POLITIK | 13 Oktober 2020

SBY: Lagi-lagi Saya Harus Bersabar

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan keprihatinannya atas situasi yang berkembang. Sebagai umat beriman, menur

POLITIK | 12 Oktober 2020

Boni Hargens Ungkap Dalang Kelompok Anarkis dan Motifnya Tunggangi Demo

Menurut Boni Hargens terdapat indikasi keterpautan beragam kepentingan dan kelompok pemain di balik aksi anarkistis pada demonstrasi menentang UU Cipta Kerja.

POLITIK | 12 Oktober 2020

Demo Tolak UU Cipta Kerja, Boni Hargens: Ada Indikasi "Pemain"

Boni Hargens menyatakan bahwa ada indikasi "pemain" di balik unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.

POLITIK | 12 Oktober 2020

Pemerintah Diminta Segera Susun Mitigasi Risiko Pilkada 2020

Pemerintah dan KPU didorong untuk menyusun mitigasi risiko pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 di tengah pandemi Covid-19.

POLITIK | 12 Oktober 2020

Bamsoet Prediksi Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Menurun

Pilkada digelar di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

POLITIK | 12 Oktober 2020

Partai Demokrat Harap Ferdinand Sukses di Medan Pengabdian Baru

Partai Demokrat (PD) berharap Ferdinand Hutahaean sukses di medan pengabdian baru nantinya.

POLITIK | 12 Oktober 2020

Temui Forum Rektor, Menaker Jelaskan UU Cipta Kerja

Dialog penting penting untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi sehingga mendapatkan pemahaman yang lebih baik terkait substansi UU Cipta Kerja.

POLITIK | 12 Oktober 2020

Naskah Final UU Cipta Kerja Selesai, DPR Segera Serahkan ke Presiden Jokowi

UU Cipta Kerja yang tengah segera diserahkan ke Presiden Jokowi berjumlah 1.035 halaman.

POLITIK | 12 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS