Megawati Minta Pembangunan Kantor PDIP di Daerah-daerah Diteruskan
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Megawati Minta Pembangunan Kantor PDIP di Daerah-daerah Diteruskan

Rabu, 28 Oktober 2020 | 17:28 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar pembangunan gedung kantor partai sebagai rumah rakyat harus terus dilaksanakan, sebab partai politik bukan hanya hadir di masyarakat dalam wujud individu anggota, namun juga fisik kantornya.

"Sejak kongres keempat partai, kita sudah memutuskan bahwa sudah mulai saatnya membangun dari PDI ke PDI Perjuangan dengan segala daya kerja, susah payah, duka dan suka, maka mulai harus dibuat sebuah keputusan untuk membangun partai ini juga secara fisik, bukan hanya orang-orangnya saja tetapi yang namanya kantor partai," kata Megawati saat peresmian 13 kantor, 1 patung Soekarno, dan 1 sekolah partai, yang dilakukan secara virtual bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2020).

"Kantor partai ini bukan hanya untuk kegiatan partai, tetapi juga menjadi bagian dari rumah rakyat," tegas Megawati.

Megawati lalu menceritakan kesedihannya saat mengingat Partai Nasionalis Indonesia (PNI), embrio PDIP yang didirikan Proklamator RI Bung Karno. Ketika dirinya menggali keberadaan kantor PNI di masa aktifnya, para orang tua senior anggota partai itu mengaku kantor partainya sudah tak ada.

"Saya melihat, kalau tidak diatur, maka akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Yang namanya aset partai PNI itu saya merasa sangat prihatin. Karena kalau menurut saya, PNI pada waktu itu merupakan sebuah partai yang karena dicintai rakyat, maka juga termasuk partai yang besar. Tetapi setelah itu ketika saya banyak menanyakan kepada para senior dan lain sebagainya, aset partai itu tidak jelas," urai Megawati.

Megawati ingin agar PDIP lebih baik lagi dengan memiliki aset kantor partai yang tersebar di seluruh Indonesia dan resmi terdaftar sebagai aset partai.

"Jadi saya minta bagi mereka yang belum bisa membangun kantor partai, segera usahakan. Saya tidak minta tidak ada target, tapi harus dilakukan," kata Megawati.

"Yang belum punya kantor, ayo bergerak, celengin uang, cari tanah, pasti bisa," pungkas Megawati.

Ke-13 Kantor PDIP yang diresmikan ialah Kantor PDI Perjuangan DPD Yogyakarta, Kantor DPD Sulawesi Tenggara, Kantor DPC Kabupaten Ogan Ilir, Kantor DPC Kabupaten Blitar, Kantor DPC Kabupaten Belitung dan Kantor DPC Kabupaten Bangka.

Lalu, Kantor DPC Kabupaten Bangka Tengah, Kantor DPC Kabupaten Belitung Timur, Kantor DPC Kota Kediri, Kantor DPC Kabupaten Gowa, Kantor DPC Kabupaten Jeneponto, Kantor DPC Kabupaten Toraja Utara dan Kantor DPC Kabupaten Luwu Utara.

Selain itu, Megawati juga meresmikan Patung Soekarno di Yogyakarta dan Wisma Sekolah Partai di Batu, Jawa Timur.

Di acara peresmian itu, hadir petinggi partai diantaranya Sekjen Hasto Kristiyanto, Wasekjen Sadarestuwati dan Utut Adianto, serta Ketua DPP Wiryanti Sukamdani, Rudianto Tjen, Sri Rahayu, I Made Urip, Ahmad Basarah, Hamka Haq, dan Djarot Saiful Hidayat.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Survei IPO: 60% Responden Dukung Perombakan Kabinet

Mayoritas publik mendukung perombakan kabinet.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Peneliti LIPI: Ganjar Pranowo Sosok yang Dekat dengan Rakyat

Ganjar Pranowo merupakan sosok politikus yang mampu dekat dengan wong cilik.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Survei Kinerja Menteri, Sri Mulyani dan Kementerian BUMN Tertinggi

Tingkat kepuasan publik atas Sri Mulyani dari sisi kinerja ketokohan mencapai 61%, disusul Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada angka 57%.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Kalahkan Prabowo, Elektabilitas Ganjar Pranowo Puncaki Survei IPO

Elektabilitas Ganjar Pranowo berada di angka 17.9%, mengalahkan Prabowo Subianto yang dipilih 16,4% responden.

POLITIK | 28 Oktober 2020

PDIP Persembahkan Kantor Baru 5 Lantai untuk Megawati

Gedung kantor baru ini dipersembahkan khusus untuk Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang lahir di kota yang pernah menjadi ibukota RI tersebut.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Hari Sumpah Pemuda, Megawati Resmikan 13 Kantor Partai

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bakal meresmikan 13 kantor, satu patung Soekarno dan satu sekolah partai.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Survei Parpol Y-Publica: Elektabilitas Gerindra Melorot, PDIP dan PSI Naik

PDIP tetap unggul dengan elektabilitas 31,2%, sementara Gerindra turun ke 13,8%.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Survei Y-Publica: Ganjar Tempel Ketat Elektabilitas Prabowo

Elektabilitas Prabowo 16,5%, Ganjar 16,1%, Ridwan Kamil 11,8%,dan Anies 8,6%.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Y-Publica: Wacana Jabatan Presiden Hanya 1 Periode 7-8 Tahun Mengemuka

Sebanyak 80,2 persen responden mengaku belum mengetahui wacana perubahan masa jabatan presiden menjadi 7-8 tahun dan dibatasi hanya 1 periode.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Pengamat: Prabowo-Puan Ditandemkan, Ganjar Bakal Direkrut Nasdem

Jika ingin maju sebagai calon presiden, Ganjar harus membuka komunikasi politik dengan partai lain, seperti Nasdem.

POLITIK | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS