Uniair Segera Kapalkan Fasilitas PLB e-commerce Pertama
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Uniair Segera Kapalkan Fasilitas PLB e-commerce Pertama

Rabu, 11 Desember 2019 | 22:44 WIB
Oleh : Fajar Widhiyanto / FW

Perusahaan pengelola PLB e-commerce pertama di Indonesia, PT Uniair Indotama Cargo (UIC) akan menggelar pengapalan ekpsor pertama produk Industri dan Usaha Kecil Menengah yang menggunakan fasilitas PLB e-commerce pada akhir Desember tahun ini.

Disampaikan Presiden Direktur (Presdir) UIC Lisa Juliawati, pertengahan bulan ini produk-produk milik IKM dan UKM yang siap ekspor akan mulai masuk ke gudang PLB e-commerce di kawasan berikat Marunda Centre, Jakarta Utara.

“Setelah itu kami akan tutup kontainer, dan rencananya kapal akan segera berangkat ke Tiongkok. Setibanya barang-barang tersebut di Tiongkok, maka produk-produk tersebut akan dimasukkan ke gudang PLB e-commerce di sana, sambil mitra dari UIC di sana meng upload produk-produk tersebut, untuk dipasarkan baik di Tiongkok maupun di luar Tiongkok sebagai bagian dari ekspansi pasar,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi (11/12).

Tujuan ekspor pertama adalah Tiongkok, dan berikutnya dalam katalog yang ditawarkan, ekspor juga bisa ditujukan ke sejumlah negara lain seperti Singapura, Malaysia, hingga Rusia, dan Amerika Serikat. Tiongkok menjadi pililhan pertama sebagai tujuan ekspor, karena menurut Lisa negara Tirai Bambu tersebut memiliki pasar yang besar dalam hal populasi, “Selain itu kami mengharapkan mereka juga tertarik membeli produk-produk IKM Indonesia yang dikenal spesifik dan memiliki daya saing cukup kuat,” kata Lisa.

Untuk dapat masuk ke pasar ekspor secara online terkait tes pasar, Lisa memberikan sejumlah tips termasuk kemasan produk yang bagus, memenuhi standar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bagi produk pangan dan produk pangan UMKM, dan harus memiliki nomor Produk Industri Rumah Tangga P-IRT.

Ia menyebut saat ini sejumlah produk yang cukup diminati di pasarTiongkok, antara lain makanan ringan, kopi, dan biskuit, termasuk produk perawatan rambut (hair treatment).

Lisa pun menyatakan harapannya agar produk industri dan usaha kecil menengah Indonesia tidak kalah bersaing dengan produk negara lain yang sudah sejak lama memanfaatkan fasilitas gudang berikat PLB e-commerce. Dengan tingginya pemanfaatan sistem digital di Indonesia, menurut Lisa sudah seharusnya Indonesia menjadi pemain e-commerce nomor empat dunia.

Melansir data hasil penelitian Google-Temasek-Bain (2019), tercatat peningkatan Gross Merchandise Value (GMV) e-commerce di Indonesia mencapai US$ 21 miliar, dan diperkirakan akan meningkat menjadi US$ 82 miliar pada 2025.

Secara terpisah, M. Rudy Salahuddin selaku Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UKM Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dalam kesempatan berbicara pada Forum e-commerce di Jakarta, mengemukakan, jika melihat manfaatnya yang membantu dari segi logistik, pemerintah pun sangat mendukung pelaksanaan PLB e-commerce. Ia dipandang sebagai fasilitas yang dibutuhkan di era digitalisasi, dan menjadikan pengiriman barang khususnya milik para IKM dan UKM menjadi lebih efisien.

“Pertimbangannya karena dengan PLB e-commerce, barang yang akan diantar tidak perlu menunggu antara 3 sampai 4 hari untuk sampai, melainkan hanya membutuhkan waktu pengiriman sekitar tiga jam dari gudang PLB e-commerce ke daerah tujuan seluruh Indonesia,” ujar Rudy

Demikian juga barang dari dalam negeri juga akan lebih mudah untuk penetrasi ke pasar ekspor jika sudah masuk ke gudang berikat PLB e-commerce. Didukung ketersediaan gudang PLB e-commerce terkait di negara tujuan ekspor, maka produk ekspor bisa lebih cepat tiba di negara tujuan.

Sementara itu Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Suhanto usai menyaksikan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) pelaku usaha UKM dapat melakukan konsolidasi data di Jakarta pada Senin (9/12) lalu mengemukakan, saat ini dari total jumlah 62 juta UMKM di Indonesia, ditengarai baru 14% UMKM yang mengekspor produknya.

Untuk itu pihaknya menugaskan dua BUMN yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Sarinah (Persero) menjadi fasilitator, dan mengumpulkan semua produk yang siap diekspor, termasuk produk milik IKM dalam sistem PLB e-commerce Distribution Centre (EDC).

Melalui penandatanganan MoU ini, pemilik produk bisa menikmati kemudahan dalam menggunakan PLB e-commerce, dan masuk ke gudang PLB e-commerce di kawasan berikat Marunda Centre, untuk berikutnya dikirim ke gudang berikat PLB e-commerce di Tiongkok. Di sana produk-produk tersebut dijual dengan sistem daring (online).

“Jika pesanan sudah muncul di sistem online, tidak akan butuh waktu lama untuk menjual barangnya, karena barang dimaksud sudah tersedia di gudang berikat. Hal seperti ini memudahkan pelaku usaha dalam menjual produknya. Sebab para IKM-UKM memiliki keterbatasan dalam hal volume penjualan produk, sehingga perlu memfasilitasi mereka
secara kolektif melalui konsolidasi BUMN, termasuk juga perusahaan logistik, akan mempermudah mereka saat menjual produknya di pasaran ekspor,” imbuh Suhanto.

Produk yang akan difasilitasi ini terlebih dulu dikurasi baik oleh BUMN dan juga perusahaan pengelola PLB e-commerce seperti PT UIC, termasuk juga koperasi sehingga mereka hanya akan mengirim produk yang memenuhi selera pasar ekspor.



Sumber:Majalah Investor


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

BPJamsostek Genjot Kepesertaan Jasa Konstruksi

BPJamsostek genjot peserta jasa konstruksi.

EKONOMI | 11 Desember 2019

Teten: Impor Cangkul Simbol Ketertinggalan

Pemerintah berkomitmen produksi cangkul.

EKONOMI | 11 Desember 2019

Tahun Depan, Tanamduit Luncurkan Penjualan Emas

Emas diyakini mempunyai potensi yang bagus sebagai sarana investasi.

EKONOMI | 11 Desember 2019

Apersi Minta Pemerintah Kreatif Kembangkan Skema Pembiayaan

Apersi mendorong pemerintah berkreasi untuk menambah anggaran kuota subsidi FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

EKONOMI | 11 Desember 2019

Dapat Tambahan Kuota FLPP, BTN Siapkan Dana Talangan Rp 2 Triliun

Sejak tahun 2015 hingga September 2019, BTN telah merealisasikan KPR dan Kredit Penyediaan Pembangunan Perumahan sebanyak 3,10 juta unit hunian.

EKONOMI | 11 Desember 2019

Kibif Rambah Layanan Logistik Digital

Kibif akan mengalokasi Rp 240 miliar untuk pengembangan investasi dan kapasitas produksi.

EKONOMI | 11 Desember 2019

Maret 2020, Bandara Internasional Yogyakarta Beroperasi Penuh

Seluruh penerbangan domestik dan internasional di Bandara Adisutjipto dipindahkan ke YIA.

EKONOMI | 11 Desember 2019

Meeting of Minds Forum: Satukan Pemikiran Atasi Kemelut Global

Konferensi dua hari ini digelar oleh Heritage Amanah International bekerja sama dengan OJK.

EKONOMI | 11 Desember 2019

Jokowi Kembali Ingatkan untuk Kurangi Impor

Kita harus konsentrasi pada langkah-langkah terobosan untuk pengurangan angka impor.

EKONOMI | 11 Desember 2019

Presiden: Buka Lebar Investasi Substitusi Impor

Presiden meminta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju membuka selebar-lebarnya investasi substitusi impor baik dari PMDN maupun PMA.

EKONOMI | 11 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS