Esri Indonesia Gagas Program ESSC
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Dukung Pemerintah Tangani Karhutla

Esri Indonesia Gagas Program ESSC

Jumat, 4 Oktober 2019 | 22:40 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Esri Indonesia, sebagai penyedia solusi geospasial terkemuka, memiliki program respons bencana khusus yang disebut Emergency Spatial Support Centre (ESSC) dengan membuat instrumen dasbor pemetaan canggih. Dasbor ini dirancang guna mendukung otoritas pemerintah dalam mengelola dan merespons dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

ESSC

Program ini bertujuan untuk menyediakan dukungan dan upaya-upaya bantuan dengan menggunakan teknologi dan kecanggihan geospasial ketika kapasitas pada penanganan pertama telah melampaui batas.

ESSC memberi dukungan kepada pemangku kepentingan dalam melakukan respons cepat terhadap bencana nasional, termasuk gempa bumi dan tsunami di Palu-Donggala, juga peristiwa erupsi Gunung Agung pada tahun 2017.

Selama masa penanganan bencana tersebut, ahli geospasial dari Esri Indonesia memberikan keahlian dan keterampilan geospasial yang mereka miliki untuk mengembangkan aplikasi pintar. Aplikasi tersebut dapat menyediakan informasi situasional yang kolaboratif bagi lembaga bantuan bencana dan memfasilitasi respons tanggap darurat yang efektif dan terkoordinasi.

"Misi kami adalah untuk mendukung masyarakat dan pemerintah yang terkena dampak dari situasi bencana yang sangat kompleks dengan menyediakan informasi berbasis kecerdasan lokasi," ujar Dr A Istamar, CEO Esri Indonesia dan pendiri ESSC, kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Dalam minggu ini tim ESSC dari Esri Indonesia telah mengembangkan dasbor pemetaan yang mengintegrasikan dan memvisualisasikan data potensi titik panas (hotspot), rentang tingkat kepercayaan, fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta kualitas udara.

Hal tersebut memungkinkan pengguna untuk memiliki kesadaran situasional yang lebih tinggi pada titik panas utama kebakaran hutan dan mengetahui dampaknya terhadap tingkat kualitas udara di masyarakat.

"Dengan kemampuan mengidentifikasi risiko kebakaran dapat mendorong lembaga penanganan bencana untuk memprioritaskan risiko tersebut dan segera melakukan pengambilan keputusan. Selain itu, juga membantu upaya mitigasi, perencanaan, dan kemampuan untuk pengambilan keputusan berbasis data dalam penggunaan sumber daya (tenaga ahli dan logistik)," kata Dr A Istamar.

Menurut Dr A Istamar, teknologi geospasial memiliki kemampuan untuk menyajikan data dalam perspektif visual sehingga memberikan kemudahan dalam mengkomunikasikan risiko kepada masyarakat. Hal ini juga memungkinkan pemerintah untuk menganalisa sejumlah kumpulan data dalam menentukan bagaimana risiko tersebut berdampak pada warga, infrastruktur, dan lingkungan.

"Kami memberikan manfaat teknologi geospasial kepada para pengguna perangkat lunak kami, seperti BNPB dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyediakan informasi berbasis lokasi - dan mengkomunikasikan kepada masyarakat melalui pihak berwenang dengan menggunakan peta digital yang kuat dan rinci, yang dirancang khusus guna memenuhi kebutuhan masyarakat luas," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Lawan Serangan Siber, McAfee Luncurkan MVISION Insight

MVISION Insights akan memberikan analisis yang diperlukan untuk memungkinkan organisasi mengenali ancaman

DIGITAL | 4 Oktober 2019

Rilis Hot 8, Infinix Bidik 5 Besar Pasar Smartphone RI

Infinix Hot 8 hadir dengan dua versi berkapasitas 4/64 GB dan kapasitas 2/32 GB.

DIGITAL | 4 Oktober 2019

Ini Makanan Yang Paling Banyak Dipesan di GrabFood dan GoFood

Konsumen paling banyak melakukan transaksi di hari Sabtu.

DIGITAL | 4 Oktober 2019

Hendra Lesmana Ditunjuk sebagai CEO NTT Indonesia

Hendra dan Tada nantinya secara bersama-sama akan bertanggung-jawab kepada Kepala Subwilayah ASEAN Kim-Meng Png.

DIGITAL | 4 Oktober 2019

Layanan Pesan-Antar Makanan Tumbuh Lebih Dari Dua Kali Lipat

GrabFood merupakan platform pengiriman makanan nomor satu yang paling sering digunakan di enam negara.

DIGITAL | 4 Oktober 2019

Teknologi Berkembang Pesat, Masyarakat Diminta Tak Jadi Penonton

Masyarakat diminta untuk melihat aspek perubahan gaya hidup yang terjadi akibat pesatnya perkembangan teknologi.

DIGITAL | 4 Oktober 2019

Ribuan Bisnis UKM Siap Terbitkan Saham di Santara

Bisnis yang diterbitkan telah memenuhi kualifikasi baik dari sisi legalitas, profitabilitas dan berbagai kriteria lainnya.

DIGITAL | 4 Oktober 2019

LAVA benco V8 Ramaikan Pasar Ponsel Rp 1 Jutaan

Harga Rp 1 Jutaan, LAVA benco V8 Andalkan Layar Lebar dan Baterai Besar

DIGITAL | 4 Oktober 2019

Puspiptek Innovation Festival 2019 Dorong Ekosistem Inovasi

Melalui PIF 2019 diharapkan muncul upaya untuk membangun ekosistem inovasi guna mendorong perekonomian.

DIGITAL | 3 Oktober 2019

AMD dan Microsoft Rilis Laptop Anyar Surface 15 Inci

AMD dan Microsoft mengumumkan Microsoft Surface Laptop 15 inci yang ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen.

DIGITAL | 3 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS