Indodax Sambut Inisiatif Presiden Tiongkok Terkait Blockchain
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Indodax Sambut Inisiatif Presiden Tiongkok Terkait Blockchain

Rabu, 6 November 2019 | 18:49 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Memasuki akhir tahun 2019, pengembangan proyek kripto berbasis blockchain di Tiongkok seakan mendapat angin segar. Terlebih, sentimen positif sebelumnya telah muncul dari berbagai instansi di negara itu, seperti Hangzhou Internet Court, yang menetapkan bitcoin sebagai komoditas.

Baca Juga: HPB Gandeng Indodax Perluas Ekspansi di Indonesia

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, sebelumnya telah menyatakan, Tiongkok akan meningkatkan investasi dalam teknologi blockchain setelah mengadakan sesi studi pekan lalu tentang pengembangan industri.

Blockchain rencananya akan dimanfaatkan sebagai terobosan penting bagi inovasi teknologi berikutnya, memperjelas arah utama, meningkatkan investasi, fokus pada sejumlah teknologi utama, dan mempercepat pengembangan blockchain serta inovasi industri.

Adapun Bank Sentral Tiongkok juga tengah bersiap untuk meluncurkan mata uang digital, setelah sebelumnya membentuk tim khusus sejak tahun 2014,yang bertujuan untuk mengeksplorasi keunggulan mata uang virtual. Agar lebih memudahkan penggunanya dalam bertransaksi, mata uang kripto buatan negeri Tirai Bambu tersebut, kelak dapat digunakan di berbagai platform seperti WeChat dan Alipay.

Baca Juga: Indonesia Tertinggal dalam Teknologi Blockchain

CEO Indodax, Oscar Darmawan, mengatakan, adanya inisiatif pemerintah Tiongkok untuk meningkatkan upaya riset dan penggunaan blockchain akan berdampak terhadap meningkatnya permintaan atas aset digital berbasis blockchain.

"Hal ini telah tercermin dari aktivitas market, dimana beberapa nilai aset digital ikut naik bersamaan dengan dukungan dari pemerintah Tiongkok,” kata Oscar kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Oscar menjelaskan, blockchain diyakini mampu merevolusi sistem keuangan dan proses produksi, menjadi lebih ekonomis, transparan, dan efisien, dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial.

Baca Juga: Pentingnya Edukasi Blockchain dan Aset Digital

"Pernyataan Presiden Xi Jinping tentu akan membuat gairah atau tren positif bagi pasar aset kripto berbasis blockchain secara global. Salah satu efeknya, seminggu yang lalu ada lonjakan kenaikan harga pada bitcoin sebesar 15 persen, dikarenakan dorongan efek psikologis dari inisiatif tersebut," tambah Oscar Darmawan.

Selain itu, lanjut Oscar, mengingat pemerintah Tiongkok juga telah berkomitmen untuk memberikan investasi tambahan di bidang teknologi blockchain dan artificial intelligence (AI) untuk pengembangan financial technology (fintech), hal tersebut tentu akan berdampak kepada seluruh sektor.

"Perlu diketahui, sebagian besar perusahaan publik blockchain saat ini memang bermarkas di Tiongkok. Itu sebabnya, diharapkan Indonesia juga harus segera memberikan perhatian lebih kepada blockchain, agar Indonesia juga bisa setara dan tidak tertinggal dengan negara lainnya,” tegas Oscar Darmawan.

Baca Juga: Indodax Optimistis Jadi Unicorn Baru

Melalui Indodax sebagai startup blockchain terbesar di Asia Tenggara, Oscar bersama timnya menyatakan kesiapannya untuk terus berkomitmen dalam mengedukasi masyarakat terkait blockchain. Dengan adanya konsistensi dalam pengembangan teknologi blockchain, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.

"Berbeda dengan saat kemunculan internet dimana kita agak sedikit ketinggalan, harapannya masyarakat dapat lebih sigap terkait teknologi blockchain. Pemerintah AS sedang menitikberatkan fokusnya terhadap proyek Libra, sedangkan Tiongkok dengan proyek blockchain seperti mata uang digital dan internet of things. Hendaknya Indonesia jangan sampai ketinggalan dalam upaya mendorong pertumbuhan blockchain," tandas Oscar Darmawan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Advan Luncurkan Ponsel Teranyar Nasa

Smartphone terbaru dari Advan ini diluncurkan dengan jargon Social Media Hero membawa teknologi smartphone entry level ke tingkat yang lebih tinggi.

DIGITAL | 6 November 2019

Sasar Anak Muda, Infinix Smart 4 Gandeng Lazada

Infinix Smart 4 dijual secara eksklusif di e-commerce Lazada Indonesia seharga Rp 999.000.

DIGITAL | 6 November 2019

Foto Makin Tajam, Ponsel Xiaomi Mi CC9 Pro Berkamera 108 MP

Raksasa teknologi Tiongkok, Xiaomi telah meluncurkan Mi CC9 Pro, ponsel cerdas mainstream pertama di dunia yang memiliki kamera 108 megapiksel.

DIGITAL | 6 November 2019

Tokopedia Salam Permudah Pencarian Produk Halal

Sebanyak 80 persen pengguna Tokopedia memiliki kebutuhan untuk membeli produk berlabel halal.

DIGITAL | 5 November 2019

Berdayakan UMKM, Ralali Diganjar Penghargaan Internasional

Ralali dinilai mampu memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui ekosistem digital.

DIGITAL | 5 November 2019

IM3 Ooredoo Targetkan Kalangan Digital-Savvy

IM3 Ooredoo luncurkan layanan pembelian kartu perdana prabayar yang bisa dibeli secara online.

DIGITAL | 5 November 2019

Idealnya, Indonesia Miliki 1,5 Juta Tenaga Ahli Keamanan Siber

Bank Sinarmas memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan WRECK-IT yang diselenggarakan oleh STSN.

DIGITAL | 5 November 2019

Pameran Global Sources Electronics Hadir Pertama Kali di Indonesia

Pameran ini mempertemukan pelaku bisnis di Indonesia dengan lebih dari 350 pemasok dari berbagai negara.

DIGITAL | 5 November 2019

Menristek Kampanyekan Nuklir Aman

Indonesia yang berada di wilayah tahan gempa juga dipastikan telah menyiapkan teknologi nuklir yang aman ketika gempa.

DIGITAL | 4 November 2019

Canon PowerShot G5 Mark II, Kamera Ringan dan Ergonomis

PowerShot G5 X Mark II menjadi kamera PowerShot seri G yang baru saja dirilis. Bentuknya ringan dan ergonomis.

DIGITAL | 5 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS