UMKM Indonesia Jadi Sasaran Utama Penambang Kripto
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

UMKM Indonesia Jadi Sasaran Utama Penambang Kripto

Rabu, 3 Juni 2020 | 17:42 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Serangan siber berupa pelanggaran data dan ransomware menjadi dua hal menjadi konsen para perusahaan. Namun, data terbaru dari Kaspersky menunjukkan bahwa ancaman terbesar dalam usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Asia Tenggara bukanlah keduanya, melainkan para penambang kripto (miners).

Baca Juga: Serangan Ransomware Mulai Manfaatkan AI

Hanya dalam tiga bulan pertama tahun 2020, solusi Kaspersky telah menggagalkan lebih dari satu juta upaya penambangan terhadap perangkat bisnis di Asia Tenggara. Ini 12 persen lebih tinggi dibandingkan dengan 949.592 insiden penambangan yang diblokir pada periode yang sama tahun lalu.

Jumlah total upaya penambangan yang terdeteksi pada kuartal pertama tahun ini juga secara signifikan lebih banyak dari 834.993 upaya phishing dan 269.204 deteksi ransomware terhadap UMKM di wilayah tersebut.

“Kami tidak menyangkal fakta bahwa bahaya penambangan merusak lebih ringan dibandingkan dengan ransomware, pelanggaran data, dan sejenisnya, tetapi itu tetap merupakan risiko yang harus dipertimbangkan oleh sektor UMKM secara serius. Para pelaku kejahatan siber di balik serangan ini menggunakan sumber daya Anda sendiri, listrik Anda, bandwidth data Anda, ke hardware perangkat Anda yang tentu sama sekali tidak murah,” kata General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky, Yeo Siang Tiong dalam keterangan resminya, Rabu (3/6/2020).

Baca Juga: Berbahaya, Inilah Cara Kerja Ransomware

Penambangan kripto berbahaya, juga dikenal sebagai cryptojacking, yaitu serangan yang dapat menimbulkan kerugian baik langsung maupun tidak langsung bagi bisnis. Penambang kripto yang menginfeksi komputer pengguna pada dasarnya beroperasi sesuai dengan model bisnis yang sama dengan program ransomware, yakni kekuatan komputasi target dimanfaatkan untuk memperkaya para pelaku kejahatan siber.

Selain bertambahnya substansial dalam konsumsi listrik dan penggunaan CPU, penambangan meningkatkan keausan pada perangkat keras dengan pemrosesan inti (processing core), termasuk yang berada di dalam kartu grafis diskrit, yang bekerja keras untuk menambang kripto yang sudah rusak.

Bandwidth yang terbuang juga mengurangi kecepatan dan efisiensi beban kerja komputasi yang sah. Selain itu, malware cryptojacking dapat membanjiri sistem, menyebabkan masalah kinerja yang cukup merusak, dan memiliki efek langsung pada jaringan bisnis hingga pada akhirnya berpengaruh pada pelanggan mereka.

Baca Juga: Serangan Ransomware ke Sektor UMKM Menurun

Data Kaspersky lebih lanjut mengungkapkan, Indonesia dan Vietnam menjadi negara di Asia Tenggara dan secara global memiliki upaya penambangan kripto tertinggi terhadap UMKM. Di Indonesia sendiri pada kuartal I-2020, jumlah upaya penambangan berbahaya terhadap UMKM yang diblokir oleh solusi Kaspersky mencapai 481.944 atau urutan ke-3 secara global. Sementara Vietnam di urutan ke-5.

"Satu poin penting yang harus dipertimbangkan oleh UMKM adalah bahwa terdapat korelasi langsung antara keberhasilan cryptojacking dan penggunaan perangkat lunak bajakan. Semakin banyak perangkat lunak tanpa izin didistribusikan, semakin banyak penambang, maka saya menghimbau para perusahaan untuk selalu menggunakan perangkat lunak yang sah,” tambah Yeo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Infinix Hot 9 Play Resmi Diluncurkan

Infinix secara resmi meluncurkan Infinix Hot 9 Play, produk kelas "entry level" dengan baterai jumbo 6000 mAh yang mengusung tema #LupaWaktu.

DIGITAL | 3 Juni 2020

Kabel Laut Dilindungi Undang-Undang Telekomunikasi

Pihak-pihak yang melakukan kegiatan di laut bisa menjadi lebih perhatian terhadap keamanan kabel fiber optik bawah laut.

DIGITAL | 2 Juni 2020

Wow! Apple Diskon Besar-besaran iPhone di Tiongkok

Di Tiongkok, Apple menjual produknya melalui berbagai saluran distribusi.

DIGITAL | 2 Juni 2020

Serangan Ransomware ke Sektor UMKM Menurun

Sebanyak 269.204 upaya ransomware digagalkan oleh solusi Kaspersky untuk bisnis.

DIGITAL | 1 Juni 2020

Jadi Sasaran Perusuh, Apple Store di AS Ditutup

Sejumlah toko telah mengosongkan barang dagangan di lantai penjualan untuk mencegah kerusakan.

DIGITAL | 1 Juni 2020

Bos Amazon Tanam Duit di Startup Pengiriman Barang

Startup Beacon sendiri dikenal sebagai perusahaan pengiriman barang digital asal Inggris.

DIGITAL | 1 Juni 2020

New Normal Pacu Investasi Telkom Lebih Cepat Termonetisasi

Telkom sejak lima tahun lalu konsisten menggelontorkan investasi yang besar membangun infrastruktur digital.

DIGITAL | 1 Juni 2020

ShapeShift Siapkan Peluncuran Fitur Baru

ShapeShift menggelar program give away dengan hadiah untuk 5 orang beruntung, masing-masing US$ 500.

DIGITAL | 1 Juni 2020

Imbas Kerusuhan, Amazon dan Apple Sesuaikan Operasional

Amazon telah menyesuaikan rute pengiriman paket di beberapa kota untuk memastikan keselamatan pekerjanya.

DIGITAL | 1 Juni 2020

Kerusuhan Meluas, Apple Store Jadi Sasaran Penjarahan

Apple mengambil tindakan untuk menutup sebagian besar toko miliknya setelah aksi penjarahan meluas di berbagai kota.

DIGITAL | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS