Teknologi 3D Printing Jadi Solusi Atasi Kelangkaan Swab Stick
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Teknologi 3D Printing Jadi Solusi Atasi Kelangkaan Swab Stick

Jumat, 3 Juli 2020 | 11:21 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Swab test menjadi cara utama dalam mendiagnosis apakah seseorang positif terinfeksi virus corona (Covid-19) atau tidak.

Baca Juga: Pemeriksaan Spesimen Lampaui Target 20.000 Per Hari

Hingga saat ini, swab test menjadi standar diagnostik virus corona yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO), dikarenakan tingkat reliabilitas yang jauh lebih tinggi dibanding metode lainnya.

Swab test sendiri menggunakan mesin polymerase chain reaction (PCR), yang membutuhkan produk pengumpul spesimen yang bernama flocked swab atau swab stick. Sayangnya, hingga saat ini produk swab stick masih sangat langka di Indonesia dan hanya bisa didapatkan melalui impor.

Menyikapi hal tersebut, kehadiran teknologi 3D printing dinilai dapat membantu untuk menghasilkan produk swab stick dengan lebih cepat.

kehadiran teknologi 3D printing dinilai dapat membantu untuk menghasilkan produk swab stick.

Inisiatif tersebut, telah dilakukan oleh pemerintah Singapura yang mendukung produksi dan suplai swab stick dari perusahaan lokal. Salah satunya, United Additive Manufacturing (UAM), yang merupakan salah satu perusahaan jasa cetak 3D industri tertua di Singapura.

Ternyata, salah seorang pendiri perusahaan yang bergerak di bidang 3D printing ini merupakan warga negara Indonesia, bernama Sugianto Kolim.

Menurut Sugianto, saat ini swab stick yang diproduksi pihaknya dengan menggunakan teknologi 3D printer industrial sedang diuji oleh badan pemerintah terkait di Singapura.

Baca Juag: UI dan Mitra Industri Siap Produksi 1 Juta Flocked Swab

"Produksi swab stick dengan 3D printer industrial sangat efektif dan fleksibel, berhubung setiap bentuk produk dapat diubah langsung tanpa membuat molding terlebih dahulu seperti teknologi injeksi. Adapun kecepatan produksi sangat cepat, kurang lebih 2.000 stick per hari per printer,” ungkap Sugianto dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Jumat (3/7/2020).

Pendiri Klix3D (salah satu perusahaan 3D printing di Indonesia) ini berujar, pihaknya menyambut baik anjuran pemerintah Indonesia yang mendukung keberadaan swab stick untuk diproduksi oleh perusahaan lokal.

"Menyambut baik anjuran pemerintah, UAM sedang menjajaki mitra di Indonesia untuk menduplikasi fasilitas produksi swab stick yang ada di Singapura ke Indonesia. Saat ini, fasilitas cetak 3D UAM di Singapura mampu mencetak berbagai materi untuk swab stick dan kebutuhan industri lainnya termasuk cetak 3D metal,” jelas Sugianto.

Baca Juga: Perusahaan BUMN Dukung Pelaksanaan Swab Test

Untuk diketahui, kata Sugianto, cetak metal dengan 3D printer industrial merupakan salah satu teknologi mutakhir. Untuk produk yang tidak mungkin bisa dibuat dengan cara tradisional, bisa dicetak dengan metal 3D printer. Adapun materi yang bisa digunakan seperti aluminum, stainless steel, nikel alloy, cobalt chrome dan titanium.

"Cetak 3D metal sudah digunakan untuk berbagai aplikasi dari industri kesehatan seperti implan titanium, sampai dengan mesin roket yang lebih efisien dan kompak,” tegasnya.

Menurut Sugianto, dengan hadirnya teknologi 3D printing ini, diharapkan kelangkaan perangkat pendukung tes Covid-19 seperti swab stick bisa cepat teratasi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dalam Waktu Dekat, Pelanggan Telkomsel Dapat Akses Netflix

Telkomsel akan mengumumkan jika akses ke Netflix sudah dibuka untuk pelanggan.

DIGITAL | 2 Juli 2020

Telkomsel Perkenalkan Layanan Internet Rumah

Telkomsel Orbit saat ini telah menjangkau 50 kota di seluruh Indonesia.

DIGITAL | 2 Juli 2020

Nakamichi Siapkan Kejutan untuk Kaum Rebahan

Nakamichi clearence sale yang berlangsung di marketplace Shopee, menawarkan deal terbaik untuk perangkat bluetooth speaker.

DIGITAL | 2 Juli 2020

Contactless Store Jadi Solusi Bisnis di Era Normal Baru

Konsep contactless store menjadi salah satu inovasi yang banyak diterapkan setelah wabah Covid-19 berakhir.

DIGITAL | 2 Juli 2020

Bidik Segmen Anak Muda, Kintakun Gandeng TikTok

Kintakun menyebut kerja sama dengan TikTok sebagai cara untuk menggaet segmen anak muda.

DIGITAL | 1 Juli 2020

Acer Luncurkan 3 Laptop Predator Terbaru di Indonesia

Acer memperbarui lini Predator Triton 500, Predator Helios 300, Nitro 5, menggunakan sistem pendinginan inovatif dan prosesor Intel generasi ke-10.

DIGITAL | 1 Juli 2020

Spotify Resmi Luncurkan Fitur Lirik di Indonesia

Melalui fitur Lirik, pengguna Spotify bisa mengakses jutaan lirik lagu dalam bahasa yang sesuai dengan lagu tersebut.

DIGITAL | 1 Juli 2020

Kolaborasi dengan TikTok, Cara Tokopedia Jangkau Anak Muda

TikTok bersama Tokopedia berkolaborasi melalui program bernama #TikTokTreats.

DIGITAL | 1 Juli 2020

Ericsson Kuasai 95 Kontrak Komersial 5G

Ericsson telah memenangkan 95 kontrak komersial 5G di sejumlah kawasan.

DIGITAL | 1 Juli 2020

Gandeng JIP, Olympus Lakukan Divestasi Bisnis

Divestasi perusahaan dinilai strategis dan positif bagi bisnis kamera Olympus di Indonesia.

DIGITAL | 1 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS