CEO TikTok: Kami Bukan Musuh
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

CEO TikTok: Kami Bukan Musuh

Jumat, 31 Juli 2020 | 22:15 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah India beluma lama ini mengumumkan 59 aplikasi asal Tiongkok, termasuk TikTok, yang dioperasikan perusahaan Bytedance, telah resmi dilarang.

Baca Juga: 3 Langkah Mudah Lindungi Data Privasi di Aplikasi TikTok

TikTok dan aplikasi lainnya, dinilai mengancam kedaulatan dan keamanan negara, karena penanganan mereka yang lemah terhadap privasi pengguna.

Seperti dilaporkan Times of India, Jumat (31/7/2020), beberapa perusahaan di negara itu telah melarang karyawan untuk tidak menggunakan aplikasi TikTok. Selain itu, pemerintah Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk melarang aplikasi video pendek ini di negaranya.

Mencermati kondisi yang tidak pasti ini, CEO TikTok, Kevin Mayer, menuliskan sebuah surat yang membela perusahaannya. Surat itu sejatinya ditujukan kepada audiens di AS, namun menyentuh sejumlah masalah. "TikTok telah menjadi target terbaru, namun kami bukan musuh,” tulis Mayer.

Baca Juga: Indosat Tunjuk Komisaris Utama Baru

"Kami mengambil langkah pertama dari banyak orang untuk mengatasi masalah ini dan menyerukan industri untuk mengikuti langkah kami dalam mengutamakan kepentingan pengguna dan pencipta di mana-mana,” tambahnya.

Mayer mengatakan, keberhasilan yang mereka peroleh juga disertai tanggung jawab dan akuntabilitas. Pasalnya, aplikasi TikTok dinilai menerima lebih banyak pengawasan karena asal-usulnya dari Tiongkok.

"Kami menerima kondisi itu, dan menjawab tantangan dengan memberikan kepastian kepada pengguna, melalui transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya.

Baca Juga: TikTok Hapus 49 Juta Video yang Langgar Aturan

Mayer menambahkan, perusahaannya siap berkompetisi dan kompetisi bisnis yang adil, dinilainya membuat TikTok lebih baik. "Bagi mereka yang ingin meluncurkan produk kompetitif, kami katakan silakan bawa," tulisnya.

Menanggapi persaingan langsung dengan Facebook, Mayer mengatakan, raksasa media sosial itu telah meluncurkan ‘produk sejenis’ dalam bentuk aplikasi Reels.

Dia mengatakan, Facebook melakukan hal itu setelah aplikasi sejenis lainnya, Lasso, juga mengalami kegagalan. Bahkan, Facebook dinilainya telah merancang strategi untuk mengakhiri kehadiran TikTok di AS.

Baca Juga: Langgar UU Telekomunikasi, TikTok Didenda Rp 2,2 Miliar

"Mari kita fokuskan energi pada kompetisi yang adil dan terbuka dalam melayani konsumen, daripada memfitnah serangan oleh pesaing kita, yang menyamar sebagai patriotisme dan dirancang untuk mengakhiri kehadiran kita di AS," katanya.

Mayer juga menyentuh soal kebijakan tentang larangan penayangan iklan politik dalam surat terbukanya. "Kami bukan politis, kami tidak menerima iklan politik dan tidak memiliki agenda politik. Satu-satunya tujuan kami adalah tetap menjadi platform yang dinamis, dan bisa dinikmati oleh semua orang,” tandas Mayer.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aplikasi Kargo Vendor Bantu Pemilik Truk Meningkatkan Bisnis

Kargo Tech, platform daring penyedia layanan logistik di Indonesia, mengumumkan update terbaru dari aplikasi Kargo Vendor.

DIGITAL | 30 Juli 2020

Dukung PJJ, Lintasarta Luncurkan Solusi E-Learning

Lintasarta Smart Campus E-Learning merupakan solusi bagi mahasiswa dan dosen perguruan tinggi.

DIGITAL | 30 Juli 2020

Toshiba Kembangkan "Hotel Hidrogen” Pertama di Dunia

Hotel hidrogen pertama di dunia memanfaatkan energi dari hasil daur ulang plastik limbah.

DIGITAL | 29 Juli 2020

Ini Alasan Kenapa Xiaomi Laris di Indonesia

Xiaomi menawarkan produk dengan harga yang terjangkau namun tidak mengesampingkan kualitas.

DIGITAL | 29 Juli 2020

Baparekraf Game Prime 2020 Usung Konsep Baru

Baparekraf Game Prime 2020 Online hadirkan beragam acara eSports, gim, edukasi, hingga hiburan.

DIGITAL | 29 Juli 2020

3 Indonesia Dukung Siswa Belajar dari Rumah

Sambut tahun ajaran baru, 3 Indonesia tambahkan kuota e-Learning 30 hari.

DIGITAL | 29 Juli 2020

Uniview Kenalkan Solusi Teknologi Hadapi Pandemi Covid-19

Uniview Three Solutions Heat Tracker memiliki tiga keunggulan yang membedakan dengan produk lain.

DIGITAL | 28 Juli 2020

SMI Gandeng Trend Micro Bidik Segmen SME

SMI ditunjuk sebagai authorized distributor solusi keamanan siber inovatif Trend Micro untuk pasar Indonesia.

DIGITAL | 28 Juli 2020

Fox Logger Kembangkan Solusi IoT untuk Sektor Logistik

Fox Logger GPS Technology merupakan platform sistem manajemen transportasi pertama di Indonesia.

DIGITAL | 28 Juli 2020

Tips Memilih Paket Internet Unlimited di Masa Pandemi

Sebelum menentukan pilihan paket internet unlimited, pertimbangkan beberapa hal.

DIGITAL | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS