Kebutuhan Access Point Melonjak di Masa New Normal
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Kebutuhan Access Point Melonjak di Masa New Normal

Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:17 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal, membuat kebutuhan internet di kantor semakin penting, karena melayani para karyawan yang sebagian bekerja di kantor dan sebagian lagi di rumah (work from home). Kondisi tersebut, mengharuskan pemilihan device jaringan internet menjadi kunci utamanya.

Baca Juga: RUU PDP Dinilai Penting Segera Disahkan

Karena itu, tidak aneh jika perusahaan yang sudah membuka aktivitas kantornya melakukan peningkatan atau upgrade perangkat jaringan internet untuk bisa mendukung semua aktivitas di masa new normal. Jika tidak, bisnis mereka akan terkendala, dan akan sulit untuk mengejar persaingan yang makin ketat kedepan.

"Begitu mau masuk kantor kemarin, hal pertama yang dipikirkan adalah bagaimana membuat internet kantor berjalan dengan maksimal. Banyak yang meminta upgrade device jaringan dan yang paling banyak disukai adalah perangkat dari kategori small medium business (SMB),” kata Marketing Manager TP-Link Indonesia, Yoshia, kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Menurut Yoshia, produk SMB ini hadir karena perangkat router biasa tidak dapat menunjang kebutuhan internet di lingkungan yang lebih kompleks seperti gedung perkantoran. Pasalnya, lingkungan seperti ini membutuhkan manajemen perangkat jaringan yang lebih advance.

TP-Link

Baca Juga: Pemkot Surabaya Dinilai Tak Dukung Program Broadband Presiden

"Adapun perangkat yang sedang populer dicari saat ini adalah access point. Soalnya, perusahaan harus melayani karyawan di kantor dan di rumah sekaligus serta pemanfaatan untuk kebutuhan internet yang makin besar terkait pemasaran," kata Yoshia.

Berbeda dengan router konvensional, jelas Yoshia, access point merupakan perangkat jaringan yang bertindak sebagai portal bagi perangkat untuk terhubung ke jaringan area lokal, serta digunakan untuk memperluas jaringan nirkabel dan meningkatkan jumlah klien yang dapat terhubung.

"Access point keluaran TP-Link Indonesia yang sedang laris di pasaran saat ini adalah EAP225. Sedangkan untuk pelengkapnya yang paling dicari adalah Power over Ethernet (PoE) Switch yaitu teknologi untuk mengirimkan daya listrik, bersama dengan data, ke perangkat jarak jauh melalui kabel twisted-pair standar dalam jaringan Ethernet," jelasnya.

Baca Juga: Ditjen Dikti Siapkan Kuota Gratis untuk Mahasiswa

Yoshia menambahkan, EAP225 adalah access point dual-band bergerak di frekuensi 2.4GHz dan 5GHz dengan total kecepatan nirkabel hingga 1350 Mbps. Unit-unit EAP225 yang dipasang di ruang dan koridor kantor, akan menjamin sinyal nirkabel yang kuat dan memungkinkan para karyawan di kantor untuk menikmati jaringan Wi-Fi yang super lancar.

Dipersenjatai dengan teknologi 802,11ac Wave 2 dan teknologi MU-MIMO (Multiple User-Multiple Input Multiple Output), dapat bertukar data dengan banyak klien pada saat yang sama, dan memungkinkan lebih banyak perangkat untuk terhubung tanpa perlambatan ke jaringan. EAP225 juga mendukung 802.3af PoE dan Passive PoE power supply, dimana sumber dayanya langsung didapatkan melalui kabel ethernet-nya.

"Cukup koneksikan kabel Ethernet yang ada dan Anda siap menggunakannya, tidak perlu memasang kabel listrik tambahan di gedung. Instalasi pun mudah, EAP225 ditempatkan di dinding dengan braket yang tersedia satu paket dengan EAP225," pungkas Yoshia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hyppe Usung Teknologi Fingerprint Combat dan Blockchain

Hyppe mengusung teknologi Fingerprint Combat sebagai basis teknologi untuk menjaga konten dari pembajakan.

DIGITAL | 10 Agustus 2020

Nilai Kekayaan Mark Zuckerberg Tembus Rp 1.462 Triliun

Nilai kekayaan Mark Zuckerberg, membuatnya bergabung dengan Jeff Bezos dan Bill Gates, yang disebut centibillionaire.

DIGITAL | 9 Agustus 2020

Jababeka dan Sinar Mas Forestry Raih Esri SAG Award

Jababeka dan Sinar Mas Foresty meraih penghargaan Esri Special Award Achievement in GIS (SAG) pada ajang Esri User Conference 2020.

DIGITAL | 8 Agustus 2020

Transformasi Digital Jangan Lupakan Tata Kelola OTT

Saat ini, persaingan di pasar operator telekomunikasi sendiri sudah cukup ketat.

DIGITAL | 7 Agustus 2020

Gim XXX Dragons Ajak Pemain Berburu Virus Corona

Gim XXX Dragons membidik segmen remaja pria dan wanita.

DIGITAL | 7 Agustus 2020

Lawan Covid-19, Mahasiswa FTI UBL Ini Ciptakan Gim Bocil Hunter

Gim Bocil Hunter: Corona Virus" ini merupakan sebuah karya tugas akhir Yoga Syaiful Azhar mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur.

DIGITAL | 7 Agustus 2020

Luncurkan Fitur Baru Mirip TikTok, Saham Facebook Melesat 6,5%

Saham Facebook menguat 6,5 persen ke US$ 265,28 per lembar pada penutupan perdagangan Kamis (6/8/2020), setelah meluncurkan fitur Instagram terbaru, Reels.

DIGITAL | 7 Agustus 2020

Comeback di Indonesia, KoolPop Store Boyong 8 Produk Baru

KoolPop, retailer produk-produk smart living asal Hong Kong kembali memeriahkan pasar online di Indonesia

DIGITAL | 6 Agustus 2020

Lintasarta Raih Predikat Penyedia SD-WAN Terbaik

Lintasarta Lintasarta dinobatkan sebagai penyedia jasa SD-WAN dengan sistem keamanan terbaik.

DIGITAL | 6 Agustus 2020

Sebut Anak-anak Kebal Covid-19, Unggahan Trump Dihapus Facebook

Menurut Facebook, ini adalah untuk pertama kalinya, mereka menghapus unggahan dari presiden terkait informasi sesat soal pandemi virus corona.

DIGITAL | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS