Xendit Pastikan Perlindungan Data dan Keamanan Informasi Transaksi
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Xendit Pastikan Perlindungan Data dan Keamanan Informasi Transaksi

Kamis, 24 September 2020 | 23:39 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Perlindungan data dan keamanan teknologi dalam industri pembayaran digital menjadi sangat penting saat ini. Masyarakat khususnya para pedagang dan konsumen perlu untuk memperhatikan aspek ini agar semua transaksi aman dan terlindungi, serta memberikan kepercayaan publik untuk bertransaksi secara digital.

Engineering Manager Infrastructure and Security Xendit, Theo Mitsutama, mengatakan, para pedagang saat ini memiliki concern paling tinggi pada keamanan payment gateway. Namun, mereka selalu bingung untuk memilih mana payment gateway yang benar-benar aman.

"Hal pertama, silakan dicek apakah payment gateway tersebut sesuai dengan peraturan internasional dan lokal, seperti terdaftar di Kemkominfo sebagai penyelenggara sistem elektronik (PSE), memiliki izin, terdaftar dan diotorisasi oleh Bank Indonesia (BI) sebagai Penyelenggara Payment Gateway, lalu mencapai PCI DSS Level 1 atau level tertinggi,” kata Theo, dalam webinar "Tantangan Perlindungan Data dan Keamanan Teknologi Dalam Industri Pembayaran Digital" di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Menurut Theo, standar keamanan dari regulator ini harus dipatuhi. Bahkan, di Xendit mereka melampaui standar keamanan dasar regulator. Sistem, proses, dan lokasi payment gateway seperti Xendit diaudit secara berkala oleh auditor eksternal untuk memastikan Xendit terus mematuhi bidang-bidang seperti bangun koneksi jaringan yang aman.

"Xendit mengamankan koneksi jaringan untuk semua layanan menggunakan TLS (SSL), termasuk situs web publik kami dan Dasbor. Kemudian melindungi data rahasia, melakukan enkripsi terhadap data sensitif. Semua data sensitif seperti nomor kartu dienkripsi dengan AES-256. Kunci dekripsi disimpan di mesin terpisah," ucapnya.

Pada bagian lain, lanjut Theo, Xendit menjaga kebijakan keamanan informasi. Kebijakan keamanan yang kuat menetapkan standar untuk keamanan yang mempengaruhi seluruh organisasi perusahaan, dan menginformasikan karyawan tentang tugas yang diharapkan terkait dengan keamanan. "Semua karyawan kami diwajibkan untuk menyadari pentingnya keamanan dan patuh terhadap aturan perusahaan mengenai keamanan informasi," tandasnya.

Sementara itu, Co-Founder Indonesia Cyber Security Forum (ISCF) Ardi Studeja, mengatakan, pentingnya membangun budaya perlindungan data pribadi dengan melibatkan semua pihak secara bersama-sama. Bagi penyelenggara aplikasi dan platform penting menyadari perlindungan data pribadi akan berimbas pada kepercayaan publik dan juga berdampak keuangan juga. Sementara masyarakat juga jangan begitu mudah untuk memberikan data.

"Data memiliki nilai. Kenapa peretasan marak sekali karena yang diretas itu punya nilai ekonomi bisa diperjual belikan. Hampir semua platform digital menghimpun data pribadi, dan dari pengalaman semua kebocoran data justru 90 persen ada pada orang, dan 10 persen dari teknologi,” katanya.

Nantinya, kata Ardi, dengan UU Perlindungan Data Pribadi, mereka tidak bisa lagi bersembunyi dengan aturan privasi. Masyarakat juga diminta tidak mudah membongkar data pribadinya.

"Ini harus kita bangun kesadaran masyarakat karena terkadang tanpa sadar kitapun memberikan data pribadi secara sukarela, bahkan KTP banyak bertebaran di Google, termasuk data kesehatan, lokasi. Yang memanfaatkannya justru pihak lain. Hampir semua aplikasi ada yang menghimpun data di HP kita ada semua diaktifkan," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Lark Beri Solusi Tetap Produktif Saat Pandemi

Solusinya adalah dengan menerapkan cara bekerja secara digital. Salah satu opsinya adalah dengan memakai platform Lark.

DIGITAL | 24 September 2020

Layanan Video on Demand TrueID Gratis Bagi Pengguna di RI

TrueID memberikan kebebasan penggunanya untuk dapat menikmati seluruh konten premium tanpa dikenakan biaya langganan.

DIGITAL | 24 September 2020

Pandemi Covid-19 Memicu Prospek Perkembangan EduTech

Grant Thornton Indonesia menyebut pada bulan Juni lalu, pemain EduTech di Indonesia sendiri sudah mencapai 44, dan diperkirakan masih akan terus bertambah.

DIGITAL | 24 September 2020

Lintasarta Raih Penghargaan Internasional The AREA 2020

The AREA 2020 memberikan pengakuan dan penghargaan kepada perusahaan yang berhasil menerapkan praktek bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

DIGITAL | 24 September 2020

Ini Strategi Agar Bisnis Tetap Bertahan di Era Digital

Digital marketing yang tepat bisa membantu bisnis untuk tetap bertahan di era digital seperti saat ini.

DIGITAL | 24 September 2020

Ruten Japan Resmi Layani Pembeli Global, Termasuk Indonesia

Dalam rangka merayakan peluncuran situs global Ruten maka ongkos pengiriman barang untuk pesanan senilai lebih dari US$ 50 akan digratiskan.

DIGITAL | 24 September 2020

Fitur Baru! Google Maps Bisa Tunjukkan Wabah Covid-19 di 220 Negara

Fitur tersebut diluncurkan untuk iPhone dan ponsel Android pada minggu ini.

DIGITAL | 24 September 2020

Resmi Diumumkan, Ini Harga Galaxy S20 FE

Samsung Galaxy S20 FE dibanderol seharga Rp 9.999.000 dan bisa didapatkan melalui pre order di situs Samsung.

DIGITAL | 23 September 2020

Survei: Konsumen Indonesia Paling Puas dengan Grab dan Shopee

Situs belanja Tokopedia, yang digunakan oleh 61% responden, hanya mendapat tingkat kepuasan rata-rata.

DIGITAL | 23 September 2020

NTT Hadirkan Revolusi Saksikan Tour de France

NTT menghadirkan teknologi inovatif untuk Tour de France 2020 yang memungkinkan penggemar menyaksikan balap sepeda dari rumah dengan pengalaman stadion global.

DIGITAL | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS