Spanyol Berencana Perpanjang Lockdown Hingga 21 Juni

Spanyol Berencana Perpanjang Lockdown Hingga 21 Juni

Minggu, 31 Mei 2020 | 23:39 WIB
Oleh : FER

Barcelona, Beritasatu.com - Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, akan meminta parlemen menyetujui perpanjangan lockdown atau karantina wilayah dua pekan terakhir di bawah status darurat sampai dengan 21 Juni mendatang.

Baca Juga: Hadiri Pesta di Spanyol, Pangeran Belgia Terinfeksi Covid-19

Setelah masa perpanjangan lockdown ini, pemerintah Spanyol tidak akan lagi membatasi pergerakan warga. Masa perpanjangan ini, merupakan yang kelima kalinya bagi Spanyol dalam mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

PM Sanchez melalui pertemuan virtual menyampaikan, langkah perpanjangan lockdown atau karantina wilayah terakhir yang diberlakukan di Spanyol. Pasalnya, jumlah pasien positif Covid-19 disebutkan telah mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Baca Juga: Juli, Turis Asing Diperbolehkan Kunjungi Spanyol

Langkah terbaru itu memungkinkan pemerintah untuk menerapkan penguncian ketat di Spanyol dengan populasi hampir 47 juta, yang secara signifikan membatasi kebebasan bergerak untuk melawan virus corona.

Spanyol telah menetapkan status darurat pada 14 Maret, menyebabkan warga hanya dapat ke luar rumah untuk membeli makanan, berobat, dan bekerja apabila mereka tidak dapat melakukannya dari rumah.

Baca Juga: La Liga Spanyol Dimulai 11 Juni

Anak-anak mulanya diwajibkan tetap dalam rumah sepanjang hari. Namun saat ini, pemerintah mulai melonggarkan aturan pembatasan secara bertahap.



Sumber:Reuters, Antara

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wali Kota ini Kirim Pesan “FU” untuk Donald Trump

"Tujuan dia adalah menciptakan polarisasi dan destabilisasi pemerintah daerah serta menyalakan hasrat rasialis."

DUNIA | 31 Mei 2020

Donald Trump Sebut Pesannya Disalahartikan

Donald Trump menuai kecaman setelah memublikasikan pesan lewat Twitter yang dianggap “memuliakan kekerasan”.

DUNIA | 31 Mei 2020

Aksi Pelemparan kepada Polisi di Minneapolis Berlanjut

Beberapa demonstran mencoba melukai petugas polisi.

DUNIA | 31 Mei 2020

Joe Biden Dukung Aksi Protes untuk Lawan Kebrutalan

Biden menegaskan, warga Amerika punya hak untuk berdemonstrasi.

DUNIA | 31 Mei 2020

Wabah Baru Covid-19, 368 Sekolah di Korsel Kembali Ditutup

Sebanyak 368 sekolah di Bucheon dan Seoul, Korea Selatan, terpaksa ditutup kembali terkait kasus baru virus corona (Covid-19) yang merebak di negara itu.

DUNIA | 31 Mei 2020

Hadiri Pesta di Spanyol, Pangeran Belgia Terinfeksi Covid-19

Gara-gara menghadiri pesta di Spanyol awal pekan ini, Pangeran Joachim (28) dari Belgia, dilaporkan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

DUNIA | 31 Mei 2020

Bagaimana Vietnam, Populasi 97 Juta, Bisa Nol Korban Jiwa Covid-19?

Vietnam mencabut aturan pembatasan sosial akhir April dan selama 40 hari berikutnya tidak ada kasus baru.

DUNIA | 31 Mei 2020

270 WNI di Minneapolis dan St Paul dalam Keadaan Aman

Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Kota Minneapolis dan St Paul (Twin Cities), Amerika Serikat (AS), dipastikan dalam keadaan aman.

DUNIA | 31 Mei 2020

3 Pengunjuk Rasa di Indianapolis Ditembak, 1 Tewas

Sedikitnya 25 kota di 16 negara bagian telah memberlakukan jam malam.

DUNIA | 31 Mei 2020

Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika

Ribuan orang juga terlihat berdemonstrasi di jalan-jalan Minneapolis, New York, Miami, Atlanta, dan Philadelphia.

DUNIA | 31 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS