Persaingan Makin Ketat, Takaful Keluarga Lakukan Rebranding
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Persaingan Makin Ketat, Takaful Keluarga Lakukan Rebranding

Kamis, 18 Oktober 2018 | 13:01 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta - Perusahaan asuransi jiwa syariah Takaful Keluarga menjawab tantangan dan kebutuhan konsumen dengan inovasi yang berkelanjutan. Hal itu diwujudkan dengan melakukan rebranding yang menjadi babak baru bagi Takaful Keluarga dalam berkomitmen menghadirkan solusi asuransi jiwa syariah untuk semua segmen konsumen. Rebranding dan transformasi logo, juga diikuti dengan peluncuran produk terbaru, yaitu Takaful Falah Series serta layanan konsumen melalui situs Takaful Keluarga.

Direktur Utama PT Asuransi Takaful Keluarga, Arfandi Arief, mengatakan, rebranding ini tidak hanya menyegarkan dan menyempurnakan identitas Takaful, sekaligus menjadi bagian dari transformasi struktur dan budaya perusahaan.

"Kami menargetkan Takaful Keluarga tidak hanya sebagai pelopor asuransi syariah di Indonesia tapi menjadi pilihan pertama dan market leader dalam industri asuransi jiwa syariah yang menghadirkan one-stop sharia life insurance solution untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Arfandi, dalam siaran persnya, Rabu (17/10).

Arfandi menambahkan, rebranding ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi konsumen dalam berasuransi syariah. Terlebih, potensi bagi industri asuransi jiwa syariah di Indonesia masih sangat besar.

Direktur Operasional PT Asuransi Takaful Keluarga, Yurivanno Gani, menambahkan, saat ini masyarakat membutuhkan solusi perlindungan jiwa dan perencanaan investasi yang simple, aman serta sesuai syariah agar tujuan keuangannya tercapai.

"Takaful Falah mencoba menjawab kebutuhan customer yang ingin berasuransi sambil menabung. Jika hanya menabung, maka hanya akan mendapatkan sejumlah saldo tabungan, sedangkan Takaful Falah tidak hanya memberikan saldo tabungan saja, tetapi juga manfaat dari tolong menolong untuk proteksi finansial atas risiko hidup sesuai kebutuhan," kata Yurivanno.

Dari produk Takaful Falah Series, Yurivanno menargetkan penambahan 300 polis senilai Rp 3 miliar hingga akhir 2018. Sementara di 2019, Takaful Keluarga menargetkan penambahan polis baru senilai minimum Rp 20 miliar.

Mengenai kinerja perusahaan sepanjang 2017, Takaful Keluarga mempertahankan pertumbuhan kontribusi dari tahun 2016, dengan tingkat RBC di 172,87 persen. Saat ini, jumlah customer retail Takaful Keluarga mencapai lebih dari 100.000.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pukul 12.20 WIB, Rupiah Melemah 43 Poin Terburuk di Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 15.187-Rp 15.195 per dolar AS.

EKONOMI | 18 Oktober 2018

Asuransi Sinar Mas Bayar Klaim Rp 10,2 M Akibat Gempa Palu

Asuransi Sinar Mas proaktif melakukan pendataan melalui telepon untuk mengetahui nasabah yang terkena dampak gempa.

EKONOMI | 18 Oktober 2018

Sesi I, IHSG Turun 38 Poin ke 5.829

Sebanyak 156 saham naik, 206 saham melemah dan 199 saham stagnan.

EKONOMI | 18 Oktober 2018

Pukul 11.00 WIB, IHSG Berkurang 33 Poin

Indeks LQ45 pada jam yang sama melemah 10,8 poin (1,16 persen) menjadi 917,1.

EKONOMI | 18 Oktober 2018

Pengembangan Wisata Halal Tak Bisa Berdiri Sendiri

Kerja sama juga perlu dilakukan dengan pemangku kepentingan di daerah-daerah wisata halal.

EKONOMI | 15 Oktober 2018

Emas Antam Melemah Rp 4.000 Per Gram

Di butik gedung Antam di posisi Rp 680.000 per gram dan buyback Rp 595.000 per gram.

EKONOMI | 18 Oktober 2018

Harga Minyak Turun Dipicu Meningkatnya Stok AS

Minyak WTI untuk pengiriman November turun US$ 2,17 atau 3,0 persen menjadi US$ 69,75 per barel.

EKONOMI | 18 Oktober 2018

IHSG dan Bursa Asia Sama-sama Tertekan di Awal Sesi

Pukul 09.10 WIB, IHSG turun 23 poin (0,41 persen) menjadi 5.729.

EKONOMI | 18 Oktober 2018

Emas Tertekan Penguatan Dolar AS

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun US$ 3,6 atau 0,29 persen, menjadi US$ 1.227,40 per ounce.

EKONOMI | 18 Oktober 2018

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah di Zona Merah di Awal Perdagangan

Won Korea melemah 5,9600 poin (0,53 persen) mencapai 1.132 won per dolar AS.

EKONOMI | 18 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS