2019, Angkasa Pura I Targetkan 101 Juta Penumpang
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

2019, Angkasa Pura I Targetkan 101 Juta Penumpang

Rabu, 2 Januari 2019 | 16:48 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta - PT Angkasa Pura (AP) I menargetkan jumlah penumpang sebanyak 101 juta orang pada tahun ini. Angka tersebut mengalami pertumbuhan 4,6 persen dibandingkan realisasi jumlah penumpang sepanjang 2018 sebanyak 96,5 juta penumpang.

"AP I diprediksi akan melayani lebih dari 101 juta penumpang di tahun 2019. Kami menargetkan pendapatan di atas Rp 10 triliun, meningkat 16,5 persen dibandingkan dengan pendapatan tahun 2018, dan laba bersih di atas Rp 2 triliun atau meningkat 18 persen," ungkap Direktur Utama AP I, Faik Fahmi, dalam keterangan resminya, Rabu (2/1).

Faik menambahkan, AP I menyiapkan dana investasi sebesar Rp 17,24 triliun untuk digunakan pada 2019. Sebanyak Rp 7,9 triliun di antaranya digunakan untuk pembangunan empat proyek bandara, yaitu pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar.

Lalu, Rp5,8 triliun untuk pengembangan bandara-bandara lainnya serta Rp3,5 triliun untuk investasi operasional, termasuk pengembangan bandara yang akan diserahkan pengelolaannya dari Kementerian Perhubungan (Kemhub) kepada AP I.

"Bandara Internasional Yogyakarta ditargetkan beroperasi pada April 2019, sedangkan Bandara Syamsudin Noor mulai Oktober 2019. Kedua bandara tersebut akan memiliki kapasitas yang jauh lebih memadai dengan fasilitas yang lebih lengkap dan modern sehingga meningkatkan level of service sekaligus menciptakan passenger experience yang berkesan,” imbuh Faik.

Faik melanjutkan, mulai tahun 2019, AP I menetapkan visi perusahaan yang baru yang lebih going global and network minded serta lebih mengangkat kultur Indonesia sebagai kekuatan layanan operasional di bandara-bandara AP I.

"Visi Connecting the World Beyond Airports Operator with Indonesian Experience didedikasikan untuk mewujudkan bandara-bandara AP I menjadi bandara yang lebih melayani," sebut Faik.

Untuk meningkatkan jumlah penumpang, beberapa strategi akan dilakukan AP I, antara lain dengan melakukan pemasaran destinasi, pengembangan rute, dan peningkatan frekuensi maskapai penerbangan.

Sementara itu, AP I mencatat jumlah penumpang sebanyak 96,5 juta orang di 13 bandara yang dikelolanya sepanjang 2018. Angka ini tumbuh 7,6 persen jika dibandingkan dengan realisasi pada 2017 sebanyak 89,7 juta penumpang.

Faik menyampaikan, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali masih menjadi penyumbang penumpang terbanyak dengan 23,7 juta penumpang atau tumbuh 12,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan Bandara Jenderal Ahmad Yani mencatatkan pertumbuhan penumpang tertinggi di antara bandara-bandara AP I lainnya dengan kenaikan sebesar 16,4 persen atau dari 4,42 juta penumpang pada 2017 menjadi 5,12 juta penumpang pada 2018.

"Pertumbuhan yang cukup tinggi di Bandara Jenderal Ahmad Yani tak lepas dari mulai dioperasikannya terminal baru bandara ini yang lebih cepat dari target," terang Faik.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jumlah Penumpang ke Luar Negeri Meningkat 13,92%

Jumlah penumpang berangkat luar negeri lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

EKONOMI | 2 Januari 2019

Rupiah Melemah 0,5% ke Rp 14.546

Rupiah berada di level Rp 14.457,5 per dolar AS atau terdepresiasi 67,5 poin (0,47 persen).

EKONOMI | 2 Januari 2019

Hari Pertama 2019, IHSG Melemah 0,22%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,22 persen ke kisaran 6.181,2.

EKONOMI | 2 Januari 2019

Bursa Asia dan Eropa Melemah di Hari Pertama 2019

Hang Seng Hong Kong turun 2,77 persen ke 25.130,35, CSI 300 Shanghai turun 1,37 persen ke 2.969,54.

EKONOMI | 2 Januari 2019

Darmin Apresiasi Kinerja OJK Jaga Kondisi Pasar Modal

Ekonomi Indonesia dinilai memiliki daya tahan yang kuat terhadap gejolak dari luar.

EKONOMI | 2 Januari 2019

Pelindo II Kembangkan Pelabuhan Bengkulu

Pembangunan terminal curah cair masih dalam proses perizinan di Kemhub.

EKONOMI | 2 Januari 2019

Arif Budimanta: Keberhasilan Ekonomi Jokowi Bisa Dibuktikan

Ekonom Arif Budimanta menyebutkan setidaknya ada 18 keberhasilan Pemerintah selama menjabat di sektor ekonomi.

EKONOMI | 2 Januari 2019

Ketimbang Beli Tanah, Darmin Ajak Masyarakat Investasi di Pasar Keuangan

Kalau beli tanah, bagus-bagus saja. Tapi perputarannya akan lambat.

EKONOMI | 2 Januari 2019

PLN: 100% Desa di NTB Sudah Berlistrik

Tantangan terbesar adalah akses ke lokasi, perjalanan yang ditempuh cukup jauh.

EKONOMI | 2 Januari 2019

Rupiah Siang Ini Terdepresiasi 100 Poin ke Rp 14.490

Rupiah berada di level Rp 14.490 per dolar AS atau terdepresiasi 100 poin (0,69 persen).

EKONOMI | 2 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS