GIC Gunakan Bisnis Model Perusahaan Unicorn di Industri Forex Trading
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

GIC Gunakan Bisnis Model Perusahaan Unicorn di Industri Forex Trading

Sabtu, 2 Februari 2019 | 10:41 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Teknologi seringkali menciptakan model-model bisnis baru yang memberikan nilai lebih untuk para penggunanya. Perusahaan teknologi unicorn seperti Grab, Go-Jek, Traveloka, dan Tokopedia, merupakan beberapa contoh bagaimana model bisnis baru, dapat menguntungkan kalangan penggunanya.

Global Investa Capital (GIC) merupakan sebuah perusahaan yang telah resmi terdaftar di Singapura dan telah mendapatkan persetujuan secara legal. GIC sedang menerapkan model bisnis yang serupa dengan Grab ke dalam industri forex trading.

Baca Juga: GIC Trade Hadirkan Revolusi Industri Forex

CEO GIC, Peter Tendean, menjelaskan, perusahaan taksi memiliki seluruh mobil dan mendapatkan seluruh keuntungan dari perjalanan yang dilakukan. Model bisnis Grab berbeda. Grab hanyalah fasilitator antara pemilik mobil yang ingin memberi tumpangan dengan para penumpang, maka keuntungan yang sudah dikurangi biaya yang sangat kecil, diberikan kepada pemilik mobil.

"Model bisnis GIC juga akan menjadi fasilitator yang memungkinkan trader menjadi market maker dan mendapat keuntungan yang dihasilkan oleh trader. Di sisi Grab, bagi pemilik mobil, semakin banyak mobil yang dimiliki maka semakin banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Sedangkan GIC, semakin banyak lot yang seseorang miliki, maka semakin banyak pula keuntungan yang bisa dia dapatkan," jelas Peter kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (2/2).

Untuk beroperasi di Indonesia, kata Peter, GIC juga menjalin kemitraan dengan pialang terdepan dan berlisensi. "Sehingga, semua transaksi trading yang terjadi di platform GIC akan tercatat di dalam bursa," tegas Peter.

Walaupun sederhana, model bisnis GIC ini dapat membawa terobosan baru dan menarik perhatian pemimpin industri seperti Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), Paulus Lumintang, serta mantan pejabat Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Dharmayoga Hermansyah. Keduanya, merupakan penasihat GIC.

"GIC adalah perusahan yang sangat inovatif dalam memenuhi kebutuhan pasar," ucap Paulus Lumintang.

Peter menambahkan, bukti akan inovasi yang dihadirkan oleh GIC juga semakin jelas. Dalam bulan Januari saja, komunitas GIC Trade telah mencapai lebih dari 10.000 anggota online.

"Dan yang terdaftar pada platform mereka juga berada di angka ribuan. Oleh karena itu, untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai GIC, silakan kunjungi laman web resmi GIC Trade," tandas Peter.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

LPS Jamin Uang Nasabah Bank Safir Bengkulu Akan Dikembalikan

LPS masih melakukan verifikasi terhadap 46.000 nasabah Bank Safir Bengkulu.

EKONOMI | 2 Februari 2019

Xpander Antar Mitsubishi Capai Rekor Penjualan

Penjualan kendaraan Mitsubishi secara ritel sepanjang 2018 naik 84% mencapai 146.805 unit.

EKONOMI | 2 Februari 2019

Tiket Pesawat Dorong Inflasi di Yogyakarta

Ketentuan bagasi berbayar dan mahalnya harga tiket, akan memicu turunnya minat pengunjung destinsi wisata.

EKONOMI | 2 Februari 2019

BRI Optimistis Mengarungi 2019

Sejak tahun kemarin, BRI sudah tidak tertandingi oleh bank-bank lain di Indonesia dari segi aset.

EKONOMI | 1 Februari 2019

Ultra Mikro Memberi Fasilitas Pembiayaan Maksimal Rp 10 Juta

UMi memberi fasilitas pembiayaan maksimal Rp 10 juta per nasabah dan disalurkan lembaga keuangan, bukan bank.

EKONOMI | 1 Februari 2019

Januari 2019 Catat Inflasi Terendah 0,32 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya inflasi sebesar 0,32 persen pada Januari 2019.

EKONOMI | 1 Februari 2019

Pemerintah Berminat Beli Saham Divestasi Vale

Inalum siap mengakuisisi saham Vale bila mendapat penugasan dari pemerintah.

EKONOMI | 1 Februari 2019

Tarif Bagasi Lion dan Wings Akan Lebih Ekonomis

Sejak pemberlakuan layanan bagasi berbayar, ketepatan waktu operasional (on time performace/OTP) kedua maskapai meningkat.

EKONOMI | 1 Februari 2019

Pelindo III Tanam Pohon Serentak di 17 Pelabuhan

60 persen karyawan Pelindo III sekarang adalah para milenial.

EKONOMI | 1 Februari 2019

Dorong Hilirisasi Pertambangan, Inalum Bentuk Lembaga Riset

MMII akan membantu pemerintah menyusun kebijakan pengelolaan pertambangan.

EKONOMI | 1 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS