Astragraphia Dukung Ekosistem Ekonomi Kreatif
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-2.15)   |   COMPOSITE 5759.92 (5.32)   |   DBX 1054.23 (6.59)   |   I-GRADE 169.662 (-0.82)   |   IDX30 501.412 (-2.25)   |   IDX80 131.739 (-0.22)   |   IDXBUMN20 371.622 (0.11)   |   IDXG30 135.832 (0.25)   |   IDXHIDIV20 450.213 (-1.04)   |   IDXQ30 146.619 (-0.74)   |   IDXSMC-COM 244.641 (2.18)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (2.94)   |   IDXV30 126.958 (0.04)   |   INFOBANK15 989.895 (-5.98)   |   Investor33 430.473 (-2.25)   |   ISSI 168.725 (0.31)   |   JII 619.114 (-0.99)   |   JII70 212.184 (0.24)   |   KOMPAS100 1175.82 (-1.1)   |   LQ45 920.779 (-2.49)   |   MBX 1601.16 (0.51)   |   MNC36 321.923 (-1.34)   |   PEFINDO25 313.689 (1.69)   |   SMInfra18 292.004 (0.98)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-2.13)   |  

Astragraphia Dukung Ekosistem Ekonomi Kreatif

Rabu, 15 Mei 2019 | 23:18 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Sektor Ekonomi Kreatif menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Data terbaru dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, Ekonomi Kreatif memberikan kontribusi sebesar 7,44 persen terhadap total perekonomian nasional dengan nominal Rp 989 triliun.

Pelaksana Deputi Pemasaran Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Islamuddin Rusmin Reka, mengatakan, industri ekonomi kreatif kedepan akan menjadi salah satu motor penggerak bagi perekonomian Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global.

"Dengan potensi market yang besar, serta munculnya generasi milenial, subsektor desain komunikasi visual memiliki potensi dalam mendorong pertumbuhan Ekraf yang juga dinilai mampu memberikan dampak besar terhadap subsektor lainnya, seperti kuliner, fesyen, kriya, dan sebagainya," jelas Islamuddin, di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Astragraphia

Baca Juga: Astragraphia Dukung UMKM di Industri Kreatif

Menurut Islamuddin, keberadaan desain komunikasi visual/grafis dan desain produk akan menjadi penting dalam perkembangan industri kreatif. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan pelaku usaha terkait branding, materi tampilan, desain katalog dan lain-lain.

"Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) pun beberapa kali memberikan pelatihan kepada UMKM yang ada di Indonesia, baik bekerja sama dengan Bekraf maupun dengan institusi lain,” kata Islamuddin.

Direktur PT Astra Graphia Tbk, Mangara Pangaribuan, mengatakan, Astragraphia mendukung industri ekonomi kreatif Indonesia secara end-to-end, mulai dari sisi people, technology, dan process.

"Ketiga hal tersebut, diharapkan diatas dapat dimanfaatkan oleh para pemilik usaha printing maupun end-user agar dapat meningkatkan pemahaman mengenai proses cetak yang mudah dan hasil cetak yang presisi serta meningkatkan nilai jual karyanya," jelas Mangara.

Baca Juga: Fujifilm Gandeng Astragraphia

Dari sisi people, lanjut Mangara, Astragraphia telah siap memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan dengan tim yang kompeten di bidang digital printing, melalui serangkaian kegiatan edukasi, workshop dan training.

"Dari sisi technology, Astragraphia didukung dengan solusi mesin digital printing Fuji Xerox dan mesin digital offset Fujifilm yang kami pasarkan. Hal itu kami perkuat lagi dari sisi process. Astragraphia memiliki printing showroom di mana publik dapat melihat proses cetak hingga finishing," tandas Mangara.

Chief Graphic Communications Services Astragraphia, Eko Wahyudi, mengatakan, Astragraphia mempunyai inisiatif untuk bisa memberikan sharing knowledge sebagai pelaku industri percetakan. Sharing knowledge ini diberikan kepada para siswa SMK Grafika, mahasiswa desain, dan profesional desain yang tergabung dalam asosiasi desainer grafis.

"Sharing knowledge berupa training in class, workshop, hingga hands-on langsung ke mesin Fuji Xerox. Inisiatif ini yang terus dijalankan setiap tahunnya agar nantinya para desainer ini mampu memberikan kontribusi terbaik untuk siap bekerja dan mendukung pertumbuhan industri kreatif Indonesia," jelas Eko.

Co-Founder & Design Director of Visious Studio yang juga Ketua Asosiasi Designer Grafis Indonesia (ADGI), Rege Indrastudianto, mengatakan, desain grafis dan desain produk merupakan sebuah elemen penting, dikarenakan, kesan pertama ketika melihat produk adalah dari tampilannya dulu, baik dari bentuk produk, warna maupun kemasannya.

"Kesan terhadap produk ini yang harus dipahami oleh para produsen. Tampilan identitas visual yang menarik, baik dari cerita, grafis maupun kualitas cetak, akan mampu memberikan kesan yang baik atas produk yang ada. Saran kami, untuk para pelaku industri, bisa lebih memperhatikan soal identitas visual," tandas Rege.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Intiland Bagikan Dividen Rp 20,7 Miliar

Perseroan berhasil mempertahankan kinerja usaha di tengah kondisi pasar properti yang belum kondusif.

EKONOMI | 15 Mei 2019

Mbiz Dorong UMKM di Jatim Naik Kelas

MBiz gencar memberikan edukasi kepada pelaku UMKM di Jatim.

EKONOMI | 15 Mei 2019

Gapki Tetap Optimistis dengan Industri Sawit Indonesia

Pada Maret 2019, lanjut dia, kinerja ekspor minyak sawit secara keseluruhan membukukan peningkatan 3% dibandingkan bulan sebelumnya.

EKONOMI | 15 Mei 2019

Atasi Defisit Neraca Perdagangan, Industri Manufaktur Harus Dibenahi

Daya saing industri manufaktur Indonesia relatif stagnan.

EKONOMI | 15 Mei 2019

Kerja Sama DKSH dan Harrisma Tawarkan UPS Vertiv di Indonesia

Dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk produk IT.

EKONOMI | 15 Mei 2019

Shell dan Mitra DODO di Jatim Siapkan 5 SPBU Baru

Semua SPBU Shell dibangun dan dioperasikan dengan standar yang sama.

EKONOMI | 15 Mei 2019

Pascapemilu, Bukopin Optimistis Kredit Lebih Tinggi

Untuk ekspansi kredit, perseroan merencanakan untuk menerbitkan KIK EBA sekitar Rp 1 triliun.

EKONOMI | 15 Mei 2019

Bank DKI Gandeng Masjid Sebagai Mitra JakQR

Bank DKI menggandeng masjid untuk mendorong transaksi non tunai.

EKONOMI | 15 Mei 2019

Kemenpar Gandeng Visa Promosikan Wonderful Indonesia

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng perusahaan teknologi pembayaran global Visa untuk mempromosikan branding Wonderful Indonesia.

EKONOMI | 15 Mei 2019

Mark Dynamics Bagikan Dividen Rp 26,6 Miliar

Mark Dynamics menetapkan sebesar 32% dari perolehan laba bersih tahun 2018 senilai Rp 81,9 miliar akan dibagikan sebagai dividen tunai tahun ini.

EKONOMI | 15 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS