Industri Ritel Modern Ditargetkan Tumbuh Double Digit
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Industri Ritel Modern Ditargetkan Tumbuh Double Digit

Sabtu, 25 Mei 2019 | 18:49 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berharap industri ritel modern di Indonesia pada tahun ini bisa mencapai pertumbuhan dua digit, atau sekitar 10 persen hingga 12 persen. Tahun lalu, pertumbuhannya baru mencapai 8,6 persen dengan total pendapatan dari peritel yang tergabung dalam Aprindo sekitar Rp 230 triliun.

"Tahun ini, kita berharap pertumbuhannya bisa double digit yang pertama setelah lima tahun terakhir. Kita berharap antara 10 persen sampai 12 persen,” kata Ketua Aprindo, Roy Nicholas Mandey, di Hypermart Puri Indah, Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Harapan Roy ini dilontorkan melihat keberhasilan pemerintah dalam menjaga inflasi. Apalagi survei Bank Indonesia juga menyebutkan bahwa Indeks Kepercayaan Konsumen saat ini mencapai 124,5.

"Angka 100 ini menandakan sikap optimisme dari masyarakat untuk berbelaja produk-produk lokal yang ada di Indonesia pada toko modern. Ini salah satu indikator yang selalu dipakai. Kalau beberapa hal ini bisa positif, tentunya kita berharap konsumsi akan positif," kata Roy.

Bulan Ramadan ini, menurut Roy, juga menjadi momen terbesar bagi para pelaku industri ritel untuk meningkatkan pendapatan. Apalagi selama ini kontribusi transaksi di momen Ramadan bisa mencapai 40 persen sampai 45 persen dari target tahunan Aprindo.

"Di dalam industri ritel, ada dua hal yang bisa mendongkrak transaksi, yaitu event dan festive. Moment Ramadan ini adalah festive, pembelanjaannya diprediksi akan meningkat sampai H-3 Lebaran," kata Roy.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ramadan, Tren Belanja Masyarakat di Hypermart Naik 3 Kali Lipat

Pelanggan lebih memilih berbelanja di Hypermart karena banyak promo menarik.

EKONOMI | 25 Mei 2019

Jelang Lebaran, Penyelenggara PRJ Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Penyelenggara Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2019 mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung dan kenaikan transaksi jelang libur Lebaran.

EKONOMI | 25 Mei 2019

Sambut Idulfitri, Matahari Putra Prima Gelar Program Promo

Program promo digelar di seluruh gerai ritel Hypermart, Foodmart dan Hyfresh.

EKONOMI | 25 Mei 2019

5 Tips Cerdas Mengelola THR

Dengan komitmen dan disiplin dalam mengelola uang THR sesuai rencana, maka keuangan keluarga akan lebih lebih sehat dan sejahtera.

EKONOMI | 25 Mei 2019

Bakauheni - Palembang Dulu 12 Jam, Kini Hanya 6 Jam

Tol Trans Sumatera Bakauheni - Palembang dengan jarak 358,7 km dapat ditempuh selama 6 jam yang sebelumnya 10 - 12 jam.

NASIONAL | 25 Mei 2019

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi ke Investor Jepang

Grant Thornton menggandeng pemerintah Indonesia yakinkan investor Jepang.

EKONOMI | 24 Mei 2019

Padma Indonesia: Selamatkan 195 PMI yang Terancam Hukum Mati

Sebanyak 195 PMI di sejumlah negara terancam hukuman mati.

EKONOMI | 24 Mei 2019

Modernland Realty Perkuat Segmen Residensial

Modernland Realty meraih marketing sales residensial Rp 2,97 triliun.

EKONOMI | 24 Mei 2019

Kemnaker: Pengiriman PMI Melalui Satu Kanal untuk Cegah Pengiriman Ilegal

Kembali tegaskan bahwa pengiriman PMI dengan satu kanal untuk cegal pengiriman ilegal PMI.

EKONOMI | 24 Mei 2019

BKDP Selesaikan Proyek Hotel dari Dana Private Placement

Dana yang diperoleh dari penerbitan saham ini nanti diharapkan sebanyak Rp79,79 miliar.

EKONOMI | 24 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS