Tlatah Gema Anugrah Siapkan Dua Tower Baru
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Tlatah Gema Anugrah Siapkan Dua Tower Baru

Rabu, 29 Mei 2019 | 20:09 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Pengembang apartemen Bale Hinggil, PT Tlatah Gema Anugrah, tengah menyiapkan pembangunan dua tower C dan D yang berlokasi di sebelah timur dua tower yang sudah berdiri yakni tower A dan B.
Dana yang disiapkan untuk pembangunan dua tower itu mencapai Rp 900 miliar.

Direktur Utama PT Tlatah Gema Anugrah, Hengky Budiarto, mengatakan, untuk pembangunan dua tower C dan D itu sudah dilakukan tiang pancang dan pembangunan konstruksi akan dimulai tahun ini.

"Kita sudah siapkan dana Rp 900 miliar untuk tower C dan D ini dan pembangunan konstruksinya akan memakan waktu dua tahun atau 2022 nanti sudah akan rampung dan siap dioperasikan," kata Hengky, di Surabaya, Selasa (29/5/2019).

Tower C dan D sendiri akan dibangun di lahan seluas 6.000 meter persegi (m2). Bale Hinggil sendiri memiliki total lahan seluas 1,7 hektar (ha). "Kita akan bangun sebanyak 900 unit untuk tower C dan D," tukas Hengky.

Menurut Hengky, untuk tower A dan B saat ini sudah dalam tahap penyelesaian dan sudah dalam proses serah terima ke pembeli. Dari dua tower tersebut, ada total sebanyak 2.000 unit kamar dengan berbagai tipe mulai studio, 1 bedroom, 2 bedroom, dan 3 bedroom. Harga jualnya, saat ini di kisaran hampir Rp 500 jutaan. Harga ini telah mengalami kenaikan dua kali lipat dari awal dibuka penjualan 3 tahun lalu.

"Dari 2.000 unit di tower A dan B ini tinggal tersisa sekitar 400 unit. Memang sudah ada penawaran dari beberapa operator hotel, tapi kita belum putuskan. Maunya dilepas saja ke pembeli, nanti terserah mereka kalau sharing untuk dikelola hotel atau sewa kita serahkan ke pembeli," papar Hengky.

Hengky menyebut sekitar 80 persen pembeli apartemen adalah pengguna langsung (end user), dan sisanya investor. "Sementara untuk transaksi, antara KPA dengan tunai atau inhouse seimbang," jelas Hengky.

Seiring dengan sudah diserah terimakan unit di tower A dan B, area komersial juga mulai disiapkan untuk dioperasionalkan. "Tapi area komersial ini hanya untuk memenuhi kebutuhan penghuni, seperti minimarket, laundry, kafe dan resto, dan sebagainya," ungkap Hengky.

Direktur Pemasaran PT Tlatah Gema Anugrah, Bambang Anggoro menambahkan, pengguna apartemen Bale Hinggil dari berbagai lapisan, mulai dari kalangan mahasiswa, pegawai, pebisnis dan lainnya.

"Penghuni apartemen ini bisa menikmati beragam fasilitas, mulai green pocket, lobi yag luas, sky garden, dan hotspot. Belum lagi dengan area komersial yang luas, keamanan 24 jam, parkir, disamping fasilitas internet, TV kabel dan telepon, Jelas Bambang.

Bambang menambahkan, Bale Hinggil berkonsep green building dan one stop living mengutamakan kenyamanan bagi para penghuninya. Apartemen ini berada di kawasan strategis, yakni sekitar Kawasan Middle East Ring Road (MERR), sehingga memudahkan para penghuni untuk menempuh akses ke pusat kota Surabaya, jembatan Suramadu maupun bandara Juanda dan akses ke tol.

"Dengan konsep one stop living dan didukung oleh lokasi apartemen yang strategis ini serta banyaknya dukungan dari perbankan, animo masyarakat pun cukup tinggi dengan rencana pembangunan dua tower baru ini,” pungkas Bambang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Bangga Pemerintah Raih Opini WTP Selama 3 Tahun

Opini WTP dari BPK menjadi hal penting karena pelaksanaan APBN 2018 disajikan secara standar akuntansi.

EKONOMI | 29 Mei 2019

Nilai Transaksi Uang Elektronik Tumbuh 101,2%

Untuk periode Januari - April 2019, volume transaksinya sudah mencapai 1,4 miliar, sementara nilai transaksinya mencapai Rp 31,4 triliun.

EKONOMI | 29 Mei 2019

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.410

Rupiah berada di level Rp 14.410 per dolar AS atau terdepresiasi 35 poin (0,24 persen).

EKONOMI | 29 Mei 2019

IHSG Ditutup Menguat ke 6.104

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,2 persen (70,97 poin) ke kisaran 6.104.

EKONOMI | 29 Mei 2019

VIVA Padukan Platform Televisi FTA dan Digital

Langkah ini guna mempertahankan bisnis secara berdampingan di tengah ketatnya persaingan media digital.

EKONOMI | 29 Mei 2019

Indomaret Ekspansi 1.000 Toko di 2019

Perseroan membutuhkan sekitar Rp 400-500 juta dalam membuka satu toko.

EKONOMI | 29 Mei 2019

PTPN Group Area Jatim Berangkatkan 800 Pemudik

Program Mudik Gratis Bareng PTPN Group diadakan oleh PTPN X, PTPN XI, dan PTPN XII.

EKONOMI | 29 Mei 2019

Pemudik yang Diberangkatkan Pertamina Tahun Ini Naik 36%

Tahun ini merupakan tahun ke-14 penyelenggaraan mudik gratis dari Pertamina.

EKONOMI | 29 Mei 2019

63% Produksi Toyota Vios dan Yaris untuk Pasar Ekspor

Selama lima tahun berjalan (hingga April 2019), TMMIN telah memproduksi Vios dan Yaris lebih dari 257.200 unit, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

EKONOMI | 29 Mei 2019

RUPS PLN Angkat Djoko Raharjo Abumanan Sebagai Plt Direktur Utama

Perusahaan memutuskan mengangkat Pelaksana Tugas Dirut PLN seiring dengan penetapan Sofyan Basir sebagai tersangka kasus dugaan korupsi PLTU Riau-1 oleh KPK.

EKONOMI | 29 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS