Fortune Mate Andalkan Proyek Pergudangan dan Ruko
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Fortune Mate Andalkan Proyek Pergudangan dan Ruko

Senin, 1 Juli 2019 | 16:51 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) tahun ini masih mengandalkan proyek pergudangan dan shophouse (ruko) di kawasan Tambak Sawah, Sidoarjo untuk mencapai target pertumbuhan kinerja yang sama dengan tahun lalu.

Direktur PT Fortune Mate Indonesia Tbk, Aprianto Susanto mengatakan, sebenarnya untuk proyek pergudangan dan ruko perseroan sedang mengembangan di dua lokasi, yakni di Romokalisari, Surabaya dan Tambak Sawah, Sidoarjo. Namun yang sudah dipasarkan dan dibangun adalah proyek pergudangan di Tambak Sawah yang menyasar segmen pergudangan premium.

Hingga saat ini, pengembangan proyek tersebut sudah pada penyelesaian pembangunan di blok B dan C pergudangan dan ruko. Diharapkan penjualan di blok B yang saat ini masih sekitar 40 persen untuk pergudangan akan habis terjual hingga akhir tahun ini. Harga jual yang ditawarkan untuk gudang mulai di atas Rp 4 miliar hingga Rp 10 miliar. Sedangkan ruko 2 dan 3 lantai dipatok di kisaran Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar per unit.

"Untuk keseluruhan proyek di blok B, C dan D menyerap investasi sekitar Rp 240 miliar di luar lahan. Kita menargetkan seluruh proyek di Tambak Sawah akan terjual hingga akhir tahun 2020," kata Aprianto, Senin (1/7/2019).

Aprianto menjelaskan, sasaran pasar dari produk pergudangan adalah pelaku usaha atau korporasi, dimana sebagian besar dari mereka saat ini masih wait and see dalam berinvestasi atau melakukan ekspansi usaha, pasca gelaran Pemilu 2019 serta masih berlangsungnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

"Karena situasi ini kita juga tahun ini hanya memproyeksikan penjualan minimal sama dengan pencapaian tahun lalu," ujarnya.

Aprianto menambahkan, meski pasar properti saat ini cenderung melambat, namun bisnis properti masih berpeluang untuk tumbuh. Kurangnya pasokan rumah tinggal (backlog) akibat pertumbuhan jumlah penduduk yang tidak mampu diimbangi dengan ketersedian rumah tinggal, turunnya suku bunga kredit dan pembangunan infrastruktur secara masif oleh pemerintah merupakan faktor-faktor pendorong sektor properti untuk tetap berkembang.

Karena itu, guna mempertahankan kinerja di tahun 2019, perseroan mengambil beberapa sejumlah strategi, diantaranya dengan mempertahankan jumlah cadangan lahan yang sudah ada (existing) dengan cara akuisisi atau pembelian lahan seluas lahan yang terjual (replenishing). Selain itu, juga aktif mencari dan mengembangkan properti di daerah-daerah baru dengan meiakukan kerja sama (partnership) dengan mitra lokal.

"Kita juga akan terus berinovasi produk dan mengembangkan properti yang eco-friendly. Namun, kami tetap akan fokus pada usaha real estat dan properti, terutama pada pengembangan pergudangan dan perumahan selain mencoba untuk pengembangan pembangunan apartemen," papar Aprianto.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 14.112

Rupiah berada di level Rp 14.112,5 per dolar AS atau terapresiasi 13,8 poin (0,1 persen).

EKONOMI | 1 Juli 2019

IHSG Ditutup Menguat 0,3% ke 6.379,7

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,3 persen (21,06 poin) ke kisaran 6.379,69.

EKONOMI | 1 Juli 2019

BCA Raih Penghargaan Bank Terbaik di Indonesia dan Asia

Sebesar 98 persen transaksi di BCA merupakan transaksi digital.

EKONOMI | 1 Juli 2019

Siantar Top Perluas Pasar ke Timur Tengah

Siantar Top juga terus melakukan konsolidasi penetrasi pasar di dalam negeri.

EKONOMI | 1 Juli 2019

Pasca-IPO, Perusahaan Jasa Pengiriman Krida Buka 400 Outlet

PT Krida Jaringan Nusantara Tbk menjadi emiten ke-18 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019.

EKONOMI | 1 Juli 2019

Siang Ini, Rupiah Terapresiasi 20 Poin

Rupiah berada di level Rp 14.106,5 per dolar AS atau terapresiasi 19,8 poin (0,14 persen).

EKONOMI | 1 Juli 2019

Sesi I, IHSG Masih di Zona Positif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,3 persen (18,32 poin) ke kisaran 6.376,95.

EKONOMI | 1 Juli 2019

BPS Catat Inflasi Juni 0,55%

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga kelompok bahan makanan sebesar 1,63 persen.

EKONOMI | 1 Juli 2019

Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.100 Pagi Ini

Rupiah berada di level Rp 14.119 per dolar AS atau terapresiasi 7,3 poin (0,05 persen).

EKONOMI | 1 Juli 2019

IHSG Dibuka Menguat Seiring Bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,5 persen (29,17 poin) ke kisaran 6.387,8.

EKONOMI | 1 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS