Sektor Transportasi Butuh Jaminan Pembiayaan Memadai
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Sektor Transportasi Butuh Jaminan Pembiayaan Memadai

Selasa, 3 September 2019 | 16:55 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, sektor transportasi perlu mendapatkan jaminan penyediaan dana yang memadai untuk mewujudkan konektivitas yang andal, efisien, dan berdaya saing.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto, menyebutkan, peran transportasi sangat penting untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. Menurut dia, pengembangan sistem transportasi yang andal, efisien, dan berdaya saing akan serta merta menstimulus pembangunan ekonomi.

"Guna mewujudkan transportasi yang andal, efisien, dan berdaya saing, maka sektor transportasi perlu mendapat jaminan penyediaan dana yang memadai," ungkap Carmelita Hartoto di sela focus group discussion (FGD) Kadin Bidang Perhubungan di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Selain itu, lanjut Carmelita, penyelenggaraan transportasi di Tanah Air juga dihadapi tantangan lain. Salah satunya ialah belum terintegrasinya sistem transportasi nasional baik hal dalam pembangunan infrastruktur, penyediaan sarana, hingga pengoperasian moda transportasi.

"Tantangan lain adalah tidak harmonis kebijakan sektor transportasi dengan sektor lain. Misalnya, kebijakan industri mobil atau motor yang terus genjot produksi untuk pasar dalam negeri menjadi kontra produktif dengan kebijakan transportasi yang mengutamakan angkutan umum," imbuh Carmelita.

Sementara itu, Komite Tetap Kadin Perhubungan Bidang Perhubungan Laut, Nova Y Mugijanto, mengatakan, para pelaku usaha di sektor transportasi mengharapkan adanya skema pembiayaan yang serupa dengan skema pembiayaan infrastruktur yang memiliki tenor berjangka panjang dan suku bunga kompetitif.

Saat ini, menurut dia, skema pembiayaan bagi sektor transportasi nasional masih berjangka waktu pendek dengan beban bunga yang cukup tinggi. "Padahal jenis usaha di sektor transportasi merupakan sektor usaha yang padat modal dan padat karya dengan tingkat pengembalian investasi yang panjang," terang Nova.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jambore Kendaraan Listrik Bukti Kesiapan Infrastruktur PLN

Sebanyak 19 titik kantor PLN menjadi tempat singgah peserta jambore.

EKONOMI | 3 September 2019

Rupiah Ditutup Melemah 33 Poin Sejalan Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.216- Rp 14.232 per dolar AS.

EKONOMI | 3 September 2019

IHSG Ditutup Berkurang 28 Poin

Sebanyak 198 saham menguat, 267 saham melemah, dan 145 saham stagnan.

EKONOMI | 3 September 2019

Pemahaman Perbankan soal Keuangan Berkelanjutan Minim

Pembiayaan berkelanjutan secara langsung berkontribusi pada stabilitas keuangan jangka panjang.

EKONOMI | 3 September 2019

Aqua Raih Dua Penghargaan

Pada tahun 2019, Aqua menjadi yang pertama meluncurkan botol dengan kemasan 100 persen dapat didaur ulang kembali.

EKONOMI | 3 September 2019

Tarif Isi Daya Kendaraan Listrik Lebih Murah dari BBM

Tarif murah itu berlaku stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

EKONOMI | 3 September 2019

Kemnaker Bantah Terima Suap Terbitkan Permenaker Outsourcing

Kemnaker bantah terima suap terbitkan Permenaker Outsourching.

EKONOMI | 3 September 2019

Prospek Bisnis Transportasi Menjanjikan

Dalam beberapa tahun ke depan, populasi angkutan barang nasional diprediksi tumbuh 50% per tahun.

EKONOMI | 3 September 2019

Aksi Jual Saham Warnai Bursa Asia Siang Ini

Shanghai SE composite di Tiongkok melemah 2,7 poin (0,10 persen) mencapai 2.921.

EKONOMI | 3 September 2019

Rehat Siang, IHSG Turun 11 Poin ke 6.278

Sebanyak 198 saham naik, 214 saham melemah dan 143 saham stagnan.

EKONOMI | 3 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS