Persaingan Industri Pembiayaan Dinilai Semakin Ketat
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Persaingan Industri Pembiayaan Dinilai Semakin Ketat

Senin, 7 Oktober 2019 | 09:29 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Meningkatnya jumlah kelas menengah di Indonesia dalam satu dekade terakhir telah mendorong tingkat konsumsi masyarakat ke arah yang lebih tinggi. Keberadaan dan fungsi perusahaan pembiayaan sebagai salah satu alternatif masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya semakin menjadi tidak terpisahkan, terutama pada kalangan kelas bawah dan menengah.

Peta persaingan pada industri pembiayaan pun semakin ketat dan menuntut perusahaan berpikir lebih keras untuk menentukan strategi bisnisnya dalam menghadapi persaingan mendapatkan porsi konsumen pembiayaan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan pihaknya ingin dorong multifinance menyikapi masa depan.

"Pertama, ekonomi digital. bagaimana multifinance menyikapi ekonomi digital, dengan fintech atau pembiayaan dari e-commerce," kata Bambang Brodjonegoro, saat menjadi keynote speaker di acara Indonesia Multifinance Company of The Year 2019, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Senin (6/10/2019).

Bambang mencontohkan, apabila membeli mobil online, berarti multifinance juga memberikan pembiayaan ala online. "Jadi intinya landskap ekonomi digital menjadi perhatian pelaku multifinance di fintech itu tadi," tambah Bambang.

Berdasarkan data laporan kinerja perusahaan multifinance yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan hingga Juni 2019 mencapai Rp 463,38 triliun. Angka ini tumbuh sekitar 4,47 persen dari Juni 2018 yang mencapai Rp 443,54 triliun.

Dari total angka tersebut sebanyak 22 persen disalurkan untuk kendaraan bermotor roda dua dan 41,6 persen untuk kendaraan roda empat. Sisanya disalurkan untuk barang konsumsi lainnya, barang produktif, barang infrastruktur, jasa serta piutang usaha.

Sedangkan total aset perusahaan pembiayaan di Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 2,77 persen pada Juni 2019 (yoy). Total aset pada Juni 2018 tercatat Rp 499,3 triliun, sedangkan untuk Juni 2019 tercatat sebesar Rp 513, 2 triliun.

Dalam menjalankan roda bisnisnya, perusahaan pembiayaan sangat bergantung dari sumber pendanaan, baik dari bank, investor dalam negeri maupun luar negeri. Kesehatan kinerja keuangan perusahaan pembiayaan menjadi syarat mutlak bagi perusahaan yang ingin mendapatkan sumber pendanaan dar pihak eksternal.

OJK sebagai regulator institusi keuangan di Indonesia telah menetapkan batas minimum kondisi finansial sebuah perusahaan pembiayaan untuk dapat dikategorikan sebagai perusahaan yang sehat secara finansial. Hal itu dituangkan dalam Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

Peraturan ini merupakan penyempurnaan dari Peraturan OJK Nomor 29/POJK.05/2014 yang memiliki tujuan untuk meningkatkan peranan perusahaan pembiayaan dalam perekonomian nasional, meningkatkan pengaturan prudensial, dan meningkatkan perlindungan konsumen.

Muhamad Ihsan, CEO dan Chief Editor Warta Ekonomi, mengatakan, penghargaan Indonesia Multifinance Company of the Year 2019, merupakan bentuk apresiasi dan dukungan kepada perusahaan pembiayaan di Indonesia yang secara tidak langsung meningkatkan konsumsi masyarakat dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Pemberian penghargaan ini dimaksudkan untuk mengapresiasi kinerja perusahaan pembiayaan yang berhasil membukukan keuangan yang positif selama tahun 2018. Memberikan penghargaan kepada perusahaan pembiayaan yang telah menjadi pilihan favorit berdasarkan penilaian konsumen dan memberikan inspirasi kepada perusahaan pembiayaan lainnya untuk terus melakukan usaha terbaik dalam kegiatan bisnisnya sehingga mampu memberikan pengalaman terbaik kepada konsumen,” kata Ihsan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,3 persen ke kisaran 6.076,6.

EKONOMI | 7 Oktober 2019

KKP Bakal Percepat Pelayanan Perizinan

KKP bertekad bahwa pelayanan publik dan perizinan harus cepat dan tidak berbelit-belit agar tidak menghambat investasi dan kinerja dunia usaha sektor perikanan.

EKONOMI | 7 Oktober 2019

Pelabuhan Tanjung Priok akan Layani 8 Juta TEUs Peti Kemas

Bagaimana dari pelabuhan-pelabuhan di Surabaya, Makasssar, Palembang terkonsolidasi ke Priok.

EKONOMI | 6 Oktober 2019

Kadin Tingkatkan Ekspor dengan Manfaatkan Digital Commerce

Kadin Indonesia mengembangkan ekspor dengan mengoptimalkan pemanfaatan digital commerce.

EKONOMI | 6 Oktober 2019

Menteri Rini Resmikan Topping Off Multifunction Hall Labuan Bajo

Ditargetkan, bangunan seluas 2.102 meter persegi ini rampung pada akhir Desember 2019.

EKONOMI | 6 Oktober 2019

Kartu Prakerja, Bukan Gaji Penganggur Tapi Insentif yang Ikuti Pelatihan

Kartu prakerja insentif bagi mereka yang sudah ikuti pelatihan vokasi.

EKONOMI | 6 Oktober 2019

Pelayaran Kapal Pesiar ke Pulau Komodo Ditata

Setiap minggu terdapat tiga hingga empat kapal pesiar yang masuk ke Pulau Komodo dengan kapasitas 1.500 hingga 2.000 orang wisatawan.

EKONOMI | 6 Oktober 2019

Awal 2020 Indonesia Bebas Minyak Goreng Curah

Kemdag berupaya meningkatkan mutu dan keamanan pangan.

EKONOMI | 6 Oktober 2019

Pesan Menteri BUMN ke Warga NTT, Manfaatkan Warung Internet Desa

Warungides merupakan fasilitas internet terintegrasi dengan infrastruktur milik PLN.

EKONOMI | 6 Oktober 2019

Mendag Serukan Perkuat Pasar Lokal Antisipasi Resesi Global

Menjaga daya beli masyarakat merupakan hal utama dalam mengantisipasi resesi global.

EKONOMI | 6 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS