Kemdag Targetkan Lima Perjanjian Dagang Tuntas Akhir 2020
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-1.38)   |   COMPOSITE 5059.22 (-5.72)   |   DBX 933.73 (-1.69)   |   I-GRADE 135.366 (-0.39)   |   IDX30 427.201 (-1.97)   |   IDX80 111.513 (-0.46)   |   IDXBUMN20 284.629 (-1.29)   |   IDXG30 118.405 (-0.35)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-1.63)   |   IDXQ30 125.347 (-0.68)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.28)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-1.22)   |   IDXV30 105.043 (-0.29)   |   INFOBANK15 803.622 (0.32)   |   Investor33 371.182 (-0.62)   |   ISSI 148.056 (-0.35)   |   JII 539.107 (-3.56)   |   JII70 182.679 (-0.98)   |   KOMPAS100 996.599 (-2.49)   |   LQ45 780.316 (-3)   |   MBX 1404.61 (-1.45)   |   MNC36 278.843 (-0.42)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.44)   |   SMInfra18 242.356 (-1.53)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.3)   |  

Kemdag Targetkan Lima Perjanjian Dagang Tuntas Akhir 2020

Jumat, 8 November 2019 | 21:53 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perdagangan (Kemdag) menargetkan lima besar atau top five perjanjian dagang internasional yang merupakan penugasan langsung dari Presiden Jokowi akan tuntas paling lambat akhir tahun 2020. Lima perjanjian dagang tersebut yaitu, Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economics Partnership Agreement (IU-CEPA), perjanjian dagang bilateral Indonesia dengan Maroko, Tunisia, Turki dan Bangladesh.

Baca Juga: Menperin Minta Kemdag Cabut Izin Impor Cangkul

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga menjelaskan, bentuk kerja sama dagang dengan empat negara tersebut berbeda-beda. Kerja sama dengan Maroko, Tunisia dan Bangladesh akan dilakukan dengan bentuk Preferential Trade Agreement (PTA). Sementara dengan Turki bentuk kerja samanya adalah Comprehensive Economics Partnership Agreement (CEPA).

"Nantinya akan banyak pertemuan meeting-meeting baik didalam dan diluar negeri untuk memperkuat dan memfinalkan point agreement yang belum disepakati. Akan kita buat deal dan konkret secepat mungkin sebelum akhir 2020. Selain itu, kami juga akan lihat prioritas negara yang jadi potensi buat Indonesia," kata Jerry Sambuaga dalam jumpa pers, di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Khusus IU-CEPA, Jerry menambahkan, presiden meminta dirinya untuk fokus di perjanjian dengan Uni Eropa. Alasannya, karena belum selesai dan posisinya sangat strategis. "Karena Uni Eropa kawasan besar, lebih dari 23 negara, dan sangat bermanfaat positif untuk keberlangsungan perdagangan Indonesia dengan negara Eropa barat khususnya," ucapnya.

Baca Juga: Jaga Harga Pangan, Kemdag Gelar Operasi Pasar

Adapun, tantangan-tantangan yang selama ini menjadi hambatan, baik itu dari segi regulasi, dari segi Undang-undang (UU), kepemilikan, tarif, tingkat penerima ekspor dan impor, saat ini tengah dirumuskan bersama agar cepat terealisasi.

Lebih lanjut, Jerry menyebutkan, akan ada 13 perjanjian yang akan diratifikasi, 11 diantaranya sedang berjalan. Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) agar segera terealisasi. "Ini akan kami segerakan. Pertengahan tahun depan sudah capai titik terang," imbuhnya.

Sementara itu, untuk mengejar target tersebut, kata Jerry, dirinya telah berbagi tugas dengan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Agus akan fokus untuk mengurusi berbagai kebutuhan dan permasalahan yang ada di dalam negeri. Sementara dirinya akan fokus untuk menyelesaikan berbagai perjanjian dagang luar negeri.

"Yang internasional fokusnya ke Wamen. Kita bagi tugas karena yang internasional memakan waktu dan energi yang besar. Jadi, misinya menyelesaikan perjanjian perdagangan. Tapi, pelaksanaan sebagian besar ditugaskan ke Pak Wamen," jelasnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jaga Harga Pangan, Kemdag Gelar Operasi Pasar di Ritel Modern

Ritel modern akan menjual beras medium di seluruh Indonesia

EKONOMI | 8 November 2019

Dorong Ekonomi, OttoPay Gandeng 300.000 UMKM Jabar

OttoPay, penyelenggara sistem pembayaran digital, telah menggandeng lebih dari 300.000 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jawa Barat yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 8 November 2019

Kemhub Terus Awasi Operasional Sriwijaya Grup

Memastikan terpenuhi keselamatan, keamanan dan kenyamanan calon pengguna jasa Sriwijaya Air dan Nam Air.

EKONOMI | 8 November 2019

Kemdag: Impor Cangkul Tindakan Ilegal

Impor tidak diperbolehkan kecuali dalam bentuk setengah jadi, dalam arti bahan baku

EKONOMI | 8 November 2019

Yusril: Sriwijaya Air Siapkan Langkah Hadapi Garuda

Yusril menganggap Garuda sengaja ingin melumpuhkan Sriwijaya Air.

EKONOMI | 8 November 2019

Pelanggaran Batas Muatan di Jembatan Timbang Menurun

Tingkat pelanggaran kendaraan yang masuk ke jembatan timbang mengalami penurunan.

EKONOMI | 8 November 2019

Menperin Minta Kemdag Cabut Izin Impor Cangkul

Setelah Kemdag menutup impor, maka industri perkakas termasuk cangkul di dalam negeri akan berkembang.

EKONOMI | 8 November 2019

Bila Tak Ubah Cara, Rizal Ramli: Target Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tak Tercapai

Rizal Ramli masih optimistis dengan kinerja beberapa menteri kabinet yang bisa menyelamatkan masa depan Indonesia.

EKONOMI | 8 November 2019

Kemhub Revitalisasi 16 Terminal Tipe A

Revitalisasi 16 terminal dengan anggaran Rp 320 miliar pada tahun depan.

EKONOMI | 8 November 2019

Gandeng LPJK, Dulux Dorong Kompetensi Pekerja Jasa Konstruksi

Kompetensi pekerja jasa konstruksi yang memiliki daya saing tinggi akan berbanding lurus dengan besaran upah yang diterima.

EKONOMI | 8 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS