Konsumen Indonesia Inginkan Otentikasi Teknologi Biometrik
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Konsumen Indonesia Inginkan Otentikasi Teknologi Biometrik

Selasa, 12 November 2019 | 23:18 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Studi global baru yang diterbitkan oleh Visa menyebutkan, sembilan dari sepuluh pemegang kartu kredit di Indonesia bersedia untuk beralih dari bank, penyedia kartu pembayaran, atau penyedia ponsel demi dapat melakukan pembayaran dengan teknologi biometrik.

Baca Juga: Visa Tetapkan Cicil Jadi Pemenang Kompetisi VEI 2019

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman, mengatakan, studi tersebut menyoroti minat yang semakin besar terhadap otentikasi berbasis teknologi biometrik, khususnya pada generasi yang lebih muda. Visa secara berkelanjutan mengkaji peluang kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk memperkenalkan inovasi pembayaran yang baru, seperti teknologi otentikasi biometrik ke masyarakat.

"Konsumen Indonesia mendukung semua inovasi teknologi yang memudahkan kehidupan sehari-hari mereka. Otentikasi berbasis biometrik menjadi salah satu teknologi yang populer di antara generasi milenial yang sadar teknologi dan mengusung gaya hidup serba digital, termasuk cara pembayaran," kata Riko Abdurrahman dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Berdasarkan studi tersebut, teknologi biometrik seperti pemindai sidik jari dan pemindai mata dinilai lebih aman, cepat, dan nyaman dibandingkan dengan teknologi tradisional seperti password atau PIN.

Teknologi biometrik dipandang sebagai sebuah keharusan bagi penyedia pembayaran dalam menyeimbangkan kebutuhan konsumen akan tingkat keamanan yang tinggi dan pengalaman membayar dengan tanpa hambatan.

Menurut survei tersebut, 73 persen responden pernah membatalkan pembelian online karena hambatan saat proses otentikasi, seperti tidak menerima one-time password (OTP), kesulitan mengakses akun, dan lupa password.

Selain itu, 8 dari 10 responden merasa frustrasi untuk mengingat password dan PIN, di mana 18 persen dari mereka menggunakan password yang sama untuk semua akun, yang membahayakan keamanan akun mereka.

Adapun pihak yang paling dipercaya konsumen untuk menyimpan informasi biometrik yang sensitif untuk tujuan otentikasi pembayaran adalah bank (74 persen), diikuti oleh jaringan kartu kredit/debit (68 persen), dan dompet digital (5 persen).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wamenlu Minta DPR Ikut Perjuangkan Isu Sawit ke Parlemen UE

Sawit masih lebih bagus dari pada kacang kedelai.

EKONOMI | 12 November 2019

Laksanakan Visi Presiden, Kempupera Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur

Pemerintah teruskan bangun infrastruktur sampai dengan 2024.

EKONOMI | 12 November 2019

Fokus Proteksi, Laba AXA Mandiri Kuartal III Tumbuh 10%

Strategi AXA Mandiri di tahun 2019 yaitu meningkatkan kinerja produk proteksi dan kesehatan, dibandingkan investasi.

EKONOMI | 12 November 2019

Pemerintah, Dunia Pendidikan dan Industri Konstruksi Harus Bersinergi

Pemerintah dan perguruan tinggi harus bersinergi membangun infrastruktur.

EKONOMI | 12 November 2019

Gandeng BNPB, Ini Upaya AP II Kurangi Dampak Tsunami

Sejalan program penanaman cemara laut, seluruh pihak juga diminta agar menjaga kebersihan Pantai Ketaping.

EKONOMI | 12 November 2019

Nurdin Halid: Dekopin adalah Wadah Perjuangan

Dekopin adalah wadah perjuangan untuk mencapai keadilan sosial.

EKONOMI | 12 November 2019

Ekonomi Syariah Solusi Perkuat Struktur dan Pasar Keuangan

Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah adalah solusi memungkinkan memperkuat struktur ekonomi dan pasar keuangan saat ini dan di masa depan.

EKONOMI | 12 November 2019

Ini Upaya Pemerintah Wujudkan RI Pusat Fesyen Muslim Dunia

Kemperin akan menyelenggarakan Indonesia Industrial Moslem Exhibition (ii-motion) pada 2020.

EKONOMI | 12 November 2019

Pasar Properti Diproyeksi Lebih Bergairah di 2020

Pasar properti Indonesia di tahun 2020 tidak akan terpengaruh dengan kondisi politik.

EKONOMI | 12 November 2019

Luncurkan Kartu Prakerja, Pemerintah Siapkan Dana Rp 10 T

Pemerintah akan menyiapkan dana sebesar Rp 10 triliun bagi 2 juta pemegang Kartu Prakerja.

EKONOMI | 12 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS