OVO Terus Berinovasi Tingkatkan Pangsa Pasar
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

OVO Terus Berinovasi Tingkatkan Pangsa Pasar

Kamis, 14 November 2019 | 16:47 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Direktur PT Visionet Internasional (OVO), Karaniya Dharmasaputra, menyatakan, akan terus berinovasi untuk meningkatkan pangsa pasar dan jangkauan penggunaan dompet digital elektronik (e-wallet) OVO sebagai solusi pembayaran cashless di Indonesia. Langkah konkret tersebut ditempuh OVO seiring terus membaiknya kinerja perusahaan itu di pasar e-wallet.

Baca Juga: OVO Dukung UMKM Jawa Tengah Go-Digital

"Kami terus berinovasi dan memberikan kemudahan kepada konsumen. OVO tetap konsisten menjalankan komitmen kami untuk melayani masyarakat,” kata Karaniya di Jakarta, pada Kamis (14/11).

Karaniya mengatakan, OVO adalah perusahaan penyedia layanan keuangan digital yang didirikan, dirintis, dan dikembangkan oleh Lippo Group. Saat ini, para pemegang saham OVO sudah sangat beragam, seiring meningkatnya kinerja OVO, pada dua tahun terakhir.

"Kami adalah perusahaan independen yang dikelola oleh manajemen profesional. Mana mungkin OVO berpisah dari pendirinya," tegas Karaniya.

Baca Juga: OVO Tempati Posisi Teratas Fintech dengan Citra Paling Positif

Menurut Karaniya, beberapa hari terakhir muncul rumor yang sangat merugikan eksistensi OVO dan Lippo Group. "Mengenai rumor tersebut, saya justru baru saja bertemu dan berdiskusi panjang lebar dengan Direktur Lippo Group Pak John Riady. Kami berdiskusi mengenai pengembangan OVO ke depan. Pak John banyak memberikan masukan dan sangat suportif terhadap berbagai upaya pengembangan bisnis OVO," katanya.

Menurut Karaniya, promosi berbentuk cashback dan pemberian fasilitas lainnya merupakan hal yang biasa di dunia startup saat ini, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

"Yang perlu dicatat adalah OVO sebagai perusahaan keuangan digital memiliki roadmap yang jelas untuk menuju profitabilitas sebagai sebuah entitas bisnis yang sustainable. Kami baru berusia dua tahun dan sedang dalam tahap edukasi untuk pengembangan pangsa pasar. Ini penting, karena pasar uang elektronik Indonesia baru bergeliat, dan akan terus berkembang dengan teramat pesat dalam satu hingga dua tahun ke depan," jelas Karaniya.

Sejak beroperasi di Indonesia pada tahun 2017, popularitas OVO melejit. Karaniya mengapresiasi animo masyarakat yang terus meningkat dalam penggunaan sistem cashless, khususnya OVO. Dikatakan, adalah wajar apabila OVO mengenakan biaya transfer kepada konsumen untuk setiap transaksi ke perbankan.

"Saya pikir wajar. Nilainya juga terbilang kompetitif. Kalau dibandingkan dengan biaya transfer di perbankan, jelas nilai yang diterapkan OVO jauh lebih rendah. Apalagi dari sisi fitur, teknologi kami real time, aman, dan nyaman," tandas Karaniya.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Rupiah Ditutup Melemah Tipis di Rp 14.087,5

Rupiah berada di level Rp 14.087,5 per dolar AS atau terdepresiasi 9 poin (0,06 persen).

EKONOMI | 14 November 2019

IHSG Kembali Ditutup Melemah 0,7% ke 6.099 Hari ini

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 222,61 miliar, dengan rincian beli Rp 1,9 triliun dan jual Rp 2,1 triliun.

EKONOMI | 14 November 2019

Ketat, Kompetisi Apartemen di Kawasan CBD Jakarta

Proyek apartemen The Newton 2 membidik kalangan milenial dan profesional muda.

EKONOMI | 14 November 2019

Jokowi: Infrastruktur Jadi Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Infrastruktur dan terus dilanjutkan masuk ke agenda besar kedua, yakni SDM

EKONOMI | 14 November 2019

Kuartal III, Laba Tugu Insurance Melonjak 174%

Kenaikan pendapatan premi menjaid pemicu melonjaknya laba anak usaha PT Pertamina (Persero) ini.

EKONOMI | 14 November 2019

Presiden Jokowi: Segera Belanja Modal!

Presiden Jokowi mengatakan, bulan Januari adalah waktu paling ideal untuk memulai proyek, sehingga pembangunan dapat selesai pada bulan Agustus atau September.

EKONOMI | 14 November 2019

3 Operator Pelabuhan Garap Kuala Tanjung Jadi Hub Internasional

Pelabuhan Kuala Tanjung akan melayani pelayaran langsung antara Kuala Tanjung dan Ningbo, Tiongkok.

EKONOMI | 14 November 2019

Pemain Industri Kaca dari 14 Negara Ramaikan Glasstech Asia 2019

Sebanyak 5.000 pengunjung, pengusaha, dan delegasi konferensi ikut memeriahkan Glasstech Asia 2019.

EKONOMI | 14 November 2019

Gantikan Karet, Sawit Kini Jadi Penopang Ekonomi Sulbar

Jika ingin menghentikan perekonomian Sulbar, sebenarnya mudah. Hentikan saja perkembangan industri kelapa sawit.

EKONOMI | 14 November 2019

Perusahaan Komponen Otomotif Ini Perkuat Pasar AS

Perseroan pada 2020 menargetkan ekspor sebesar Rp 55 miliar ke India dan AS atau naik hampir dua kali lipat.

EKONOMI | 14 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS