Digitalisasi Layanan Kepelabuhanan Kikis Praktek Pungli
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Digitalisasi Layanan Kepelabuhanan Kikis Praktek Pungli

Sabtu, 21 Desember 2019 | 19:02 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Digitalisasi layanan kepelabuhanan yang selama ini masih belum sepenuhnya dipraktekkan harus dipaksakan, karena selain akan meningkatkan daya saing juga akan mengikis praktek pungutan liar (pungli) di pelabuhan.

Ilustrasi pelabuhan

Pelaksanaan Tol Laut Harus Ada Pengawasan

Wakil Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jatim, Arief Tejo Sumarto, menuturkan penerapan digitilasasi layanan kepelabuhanan saat ini masih setengah hati. Akibatnya, biaya tinggi handling pelabuhan di Indonesia mencapai 24 persen dari GDP (Gross Domestic Product). Angka itu, dua kali lipat diatas GDP negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Vietnam yang berada di kisaran 10 persen.

"Salah satu penyebab tidak efisiensinya handling pelabuhan di Indonesia adalah banyaknya regulasi dan aturan. Hal itu berbeda dengan handling di pelabuhan negara lain, dimana handlingdi pelabuhan tersentralisasi dalam satu otoritas dan sudah menerapkan digitalisasi," ujar Arief Tejo dalam acara diskusi 'Penerapan Digitalisasi Pelayaran, Meningkatkan Daya Saing Logistik di Tanah Air' di Surabaya, Jumat (20/12/2019).

Menurut Arief, penerapan digitalisasi layanan kepelabuhan memang perlu waktu dan harus dipaksakan. Pemerintah sangat berperan dalam hal ini karena pelabuhan di Indonesia dikelola oleh BUMN yang notabene perusahaan milik pemerintah.

"Penerapan Inaport.net pada tahun 2020 merupakan langkah maju yang harus didukung semua pihak agar pelabuhan Indonesia bisa melakukan digitalisasi dan ujungnya bisa mempercepat handling di pelabuhan. Harapannya, penerapan digitalisasi di pelabuhan akan bisa menekan biaya dan kecepatan layaknya yang terjadi di negara lainnya," tandas Arief Tejo.

Subsidi Angkutan Laut Baru Diserap 30%

Di tempat sama, Strategic Development & Implementation Manager PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), Ferna Arga Wijaya, mengatakan hal senada. Digitalisasi memang harus mendapatkan dukungan dari pelaku bisnis kepelabuhanan.

"SPIL mendukung dan mengikuti digitalisasi pelayaran dan logistic dengan menerapkan digitalisasi dalam kegiatan operasional perusahaan, baik secara internal maupun eksternal," kata Ferna.

Menurut Ferna, fokus utama dari penerapan teknologi digital oleh SPIL itu adalah untuk meningkatkan layanan pengangkutan kepada pelanggan, baik untuk angkutan pelayaran laut (shipping) maupun darat (trucking).

SPIL Dukung Digitalisasi Industri Pelayaran

Adapun beberapa layanan digital yang sudah diterapkan oleh SPIL diantaranya adalah program aplikasi MySPIL sejak 2016. Dengan aplikasi ini, pelanggan melalui smartphone, laptop atau komputer tidak hanya bisa membuat booking, e-SI, e-BL dan melakukan pembayaran melalui virtual account, namun juga bisa melihat posisi barang yang dikirim melalui aplikasi tersebut.

"Jumlah pengguna aplikasi ini terus meningkat. Hampir 80 persen pengguna yang melakukan booking sekarang menggunakan aplikasi mySPIL, karena efisiensi waktu dan biaya, terutama bagi pelanggan yang lokasinya relatif jauh. Sehingga dengan adanya aplikasi mySPIL, kendala macet di jalan maupun antrean, kini tidak menjadi masalah,” terang Ferna.

Untuk meningkatkan jangkauan layanan digitalisasi itu, SPIL menggandeng banyak pihak seperti GoPay, LinkAja dan Deliveree untuk mempermudah akses transaksi dan mendukung kegiatan logistik. "Kami sangat terbuka untuk bekerjasama dengan pihak dalam pengembangan industri logistik,” tandas Ferna.

Sementara Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Surabaya, M Luthfi, menambahkan, pihaknya sangat mendukung upaya digitalisasi pelayaran dan logistik. Selain itu, Hipmi juga siap berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan pelayaran.

"Dengan digitalisasi pelabuhan, transparansi biaya dan sejenisnya bisa dilihat. Sehingga tidak bisa jadi membebankan biaya tambahan diluar seharusnya. Proses di pelabuhan menjadi kunci distribusi dan stabilitas harga,” kata Lutfi.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MNC Kapital Ambil Alih Portofolio Default MNC Asset Management

“Sebagai wujud komitmen kami untuk menyelesaikan permasalahan dengan tetap mengutamakan kepentingan terbaik untuk para nasabah."

EKONOMI | 21 Desember 2019

Dorong Ekonomi Masyarakat, Pelindo IV Integrasikan Pelabuhan dan Pariwisata

Pelindo IV juga menawarkan dua konsep membangun kota dari pelabuhan untuk mendukung program pariwisata yang terintergasi.

EKONOMI | 21 Desember 2019

Konsumsi Domestik Selamatkan RI dari Perlambatan Global

Sektor konsumsi harus terus dijaga, bahkan didorong untuk lebih tinggi lagi untuk menjaga stabilitas.

EKONOMI | 21 Desember 2019

Setelah Terangkat Pemakzulan Trump, Emas Kembali Melemah

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun US$ 3,50 atau 0,24 persen, menjadi US$ 1.480,90 dolar AS per ounce.

EKONOMI | 21 Desember 2019

Bursa Saham AS Capai Rekor Tertinggi

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 78,13 poin atau 0,28 persen, menjadi ditutup di 28.455,09 poin.

EKONOMI | 21 Desember 2019

Fokus pada Konsumen Muda, Campina Raih Pertumbuhan Penjualan 8%

Produsen es krim yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia ini mengaku menguasai 20% pangsa pasar di Indonesia.

EKONOMI | 21 Desember 2019

Sepanjang 2019, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 119 Triliun

SBN tercatat di BEI berjumlah 99 seri dengan nilai nominal Rp 2.765,24 triliun dan US$ 400 juta.

EKONOMI | 21 Desember 2019

Satu Sak Semen di Ilaga Papua Rp 2 juta, Mi Instan Rp 30.000

Harga kebutuhan di Ilaga lima kali lipat dari Surabaya.

EKONOMI | 21 Desember 2019

Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Saham Naik Rp 110 Triliun

IHSG naik 87 poin (1,40 persen) menjadi 6,284.372 dari 6,197.318 pada penutupan pekan lalu.

EKONOMI | 21 Desember 2019

Lanjutkan Ekspansi, Depo Bangunan Buka Gerai di Lampung

Depo Bangunan siap meramaikan pasar penjualan bahan bangunan one stop shopping di Bandar Lampung.

EKONOMI | 20 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS