Pola Konsumsi Berubah, BPS Sesuaikan Penghitungan IHK
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Pola Konsumsi Berubah, BPS Sesuaikan Penghitungan IHK

Selasa, 28 Januari 2020 | 17:28 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Mulai 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan pemutakhiran tahun dasar dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang semula menggunakan tahun dasar 2012 menjadi 2018. IHK sendiri merupakan indikator yang sering digunakan untuk mengukur tingkat inflasi.

Kepala BPS, Suhariyanto memaparkan, untuk menjaga relevansi dari IHK, pola pembobotan dan paket komoditas barang dan jasa perlu diperbarui setiap lima tahun sekali.

"Selama proses pemutakhiran tahun dasar ini, metodologi dan cakupan IHK ditinjau ulang apakah masih relevan dan sesuai dengan keadaan masyarakat saat ini," kata Suhariyanto, di gedung BPS, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Adanya berbagai perubahan yang terjadi pada masyarakat seperti perkembangan teknologi informasi, perubahan pendapatan masyarakat, perubahan pola penawaran dan permintaan barang/jasa, perubahan kualitas dan kuantitas barang/jasa, serta perubahan sikap dan perilaku masyarakat dapat mengubah pola konsumsi.

Perubahan tersebut mengakibatkan paket komoditas (fixed basket) dan diagram timbang hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2012 yang sebelumnya digunakan sebagai tahun dasar sudah tidak sesuai lagi untuk menggambarkan keadaan sekarang secara tepat. Karenanya untuk mendapatkan angka inflasi yang lebih tepat dilakukan pemutakhiran tahun dasar.

"Untuk menjaga kualitas data, mulai 2020 ini BPS akan melakukan perubahan tahun dasar yang secara berkala harus dilakukan oleh seluruh kantor statistik, dengan harapan hasilnya bisa menangkap berbagai fenomena terkini," jelas Suhariyanto.

Dalam metodologi perhitungan IHK dengan tahun dasar baru 2018, Suhariyanto mengatakan, cakupan kota IHK akan bertambah dari sebelumnya 82 kota menjadi 90 kota. Sehingga, cakupan sampel-nya meningkat dari 136.080 rumah tangga menjadi 141.600 rumah tangga. Untuk proporsi nilai konsumsi juga berubah, di mana sebelumnya makanan 35,04 persen dan non makanan 64,96 persen menjadi makanan 33,68 persen dan non makanan 66,32 persen.

"Paket komoditasnya juga berubah dari 859 komoditas menjadi 835 komoditas. Sebab, ada 98 komoditas baru yang dimasukan, dan ada 101 komoditas lama yang dibuang,” terang Suhariyanto.

Komoditas baru yang terpilih antara lain jasa penitipan anak, koper, kereta bayi, sewa tempat karaoke, obat-obatan herbal, charger, power bank, aksesori handphone, hingga jasa foto studio. Sementara, komoditas yang hilang antara lain tarif puskesmas, kalkulator, handy-cam, VCD/DDVD, majalah remaja, hingga biaya kirim surat.

Sementara itu, untuk perhitungan Nilai Tukar Petani (NTP), yang berubah adalah cakupan wilayah dari sebelumnya 33 provinsi menjadi 34 provinsi, jumlah rumah tangga sampel menjadi 198.574, lalu komponen konsumsi rumah tangga memasukkan jasa keuangan. Metode sampling-nya juga berubah menjadi Probability Sampling dari sebelumnya Purposive Sampling.

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=Lvx3yeAhi20[/youtube]



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BKPM Minta Sinopec Percepat Bangun Depo Minyak Batam

Proyek yang sudah ground breaking pada 10 Oktober 2012 termasuk termasuk ke dalam daftar investasi mangkrak di Indonesia.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Pimpin Ratas, Jokowi Bahas 4 Strategi Bidang Keuangan

Menurut Jokowi, layanan keuangan digital harus terus dikembangkan.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 13.644

Rupiah berada di level Rp 13.644 per dolar AS atau terdepresiasi 29 poin (0,21 persen).

EKONOMI | 28 Januari 2020

IHSG Ditutup Melemah ke 6.111

nvestor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 469,29 miliar.

EKONOMI | 28 Januari 2020

GMF Aero Asia Bidik Laba Bersih Tumbuh 10%

Posisi Garuda Maintenance Facility Aero Asia sebagai pemain utama dalam jasa MRO di Asia maupun global menjadi modal kuat untuk terus tumbuh.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Lippo Karawaci Tutup Atap Eastern Tower Embarcadero Bintaro

Embarcadero Bintaro hadir dengan visi baru The Connected District.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Realisasi Investasi Tiongkok ke Indonesia Sementara Ini Masih Normal

Dampak virus korona terhadap investasi baru bisa diukur dampaknya pada akhir Februari mendatang.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Sesi I, IHSG Melemah 0,99% ke 6.072

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 299,51 miliar.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Rupiah Masih Tertekan di Kisaran Rp 13.650

Rupiah berada di level Rp 13.656,5 per dolar AS atau terdepresiasi 41,5 poin (0,3 persen).

EKONOMI | 28 Januari 2020

BKPM Arahkan Perusahaan PMA Listing di BEI

Bahlil menargetkan dari sekitar 26.000 penanaman modal asing (PMA) yang masuk, 1 persen-2 persen di antaranya bisa listing di BEI.

EKONOMI | 28 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS