Percepat Pertumbuhan, AP II Luncurkan Konsep Adjacent Business
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Percepat Pertumbuhan, AP II Luncurkan Konsep Adjacent Business

Minggu, 16 Februari 2020 | 17:33 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memperkenalkan konsep adjacent business sebagai strategi dalam mempercepat pertumbuhan bisnis. Hal itu untuk memperkuat posisi sebagai the leading Indonesia’s airport company.

Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin, menyampaikan konsep adjacent business bisa diartikan sebagai menciptakan lini bisnis baru untuk meraih pasar yang juga baru, guna memperkuat bisnis inti (core business) AP II sebagai pengelola bandara.

Adapun core business perseroan selama ini dihasilkan dari bisnis aeronautika dan non-aeronautika yang sudah dilakukan berpuluh-puluh tahun, antara lain melalui pengelolaan bandara, peningkatan kapasitas bandara, dan pembentukan kawasan khusus di bandara.

"Kami menyebutnya dengan legacy business yang dikontribusikan dari aeronautica legacy dan non-aeronautica legacy,” ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/2/2020).

Awaluddin melanjutkan, implementasi adjacent business adalah untuk menghasilkan pendapatan dari lini bisnis baru di aeronautika dan non-aeronautika.

AP II Aktifkan Posko Siaga Virus Korona

"Melalui konsep adjacent business ini, AP II akan menghasilkan new wave business yaitu pendapatan dari bisnis aeronautica new wave dan non-aeronautica new wave. Artinya, kami memperluas pasar dari core business. Kami tidak menjauh dari bisnis inti. Portofolio usaha perseroan kini bukan hanya aero dan non-aero saja, tapi telah secara serius dan terintegrasi masuk ke area bisnis beyond the core," imbuh Awaluddin.

Adapun adjacent business yang telah dijalankan pada tahun ini adalah memperkuat portofolio dari lima anak usaha, mengembangkan bisnis bengkel pesawat (maintenance, repair, overhaul/MRO), dan program strategic partnership Bandara Kualanamu.

"Konsep adjacent business ini merupakan pengembangan portofolio bisnis sebagai bagian dari transformasi bisnis dan portofolio usaha yang dicanangkan sejak 2016,” ujar Muhammad Awaluddin.

Muhammad Awaluddin mengatakan, target pendapatan dari adjacent business pada 2020 sebesar Rp 130 miliar atau 1 persen dari target total pendapatan perseroan yang mencapai Rp 12,8 triliun.

"Adjacent business ini akan semakin besar ke depannya, seiring dengan upaya kami menumbuhkan core business. Bandara juga perlu memaksimalkan nilai yang dimilikinya untuk berbagai pengembangan,” jelas Awaluddin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

IPEX 2020: Pasar Hunian Tapak di Bogor Masih Potensial

PT Samudra Bangun Raya sebagai pengembang Vila Kebun Raya Cibinong Estate membidik kalangan konsumen milenial.

EKONOMI | 16 Februari 2020

Menhub Targetkan Groundbreaking Bandara Kediri April 2020

Menhub menyatakan pembangunan tahap pertama Bandara Kediri menelan investasi senilai Rp 9,2 triliun.

EKONOMI | 16 Februari 2020

BRI Bidik 500.000 Agen BRILink

BRI mendorong peran Agen BRILink dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

EKONOMI | 16 Februari 2020

Serap Aspirasi Pengusaha Terkendala Izin, KSP Kunjungi Perusahaan Pelat Besi di Tangerang

Tenaga ahli utama KSP Lenis kogoya menuturkan kedatangan dirinya melihat secara langsung dan bukan hanya laporan soal kendala perizinan PT Trio Jaya Steel.

EKONOMI | 15 Februari 2020

Hipmi Dukung APNI Perjuangkan Harga Nikel

Hipmi dan APNI merasa harga nikel yang ditawarkan lebih murah dari harga produksi.

EKONOMI | 15 Februari 2020

Ma'ruf Amin: Tingkatkan Program 1 Juta Rumah untuk Kurangi Backlog

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan program 1 Juta Rumah harus terus ditingkatkan untuk mengurangi backlog perumahan.

EKONOMI | 15 Februari 2020

Di Ajang IPEX, Wapres Minta Pengembang Perhatikan Sistem Air Bersih dan Sanitasi

Wapres menilai ketersediaan sistem air bersih dan sanitasi yang baik di rumah dapat mencegah terjadinya stunting.

EKONOMI | 15 Februari 2020

Saingi Merek Global, Matras Zees Tembus Pasar Ekspor

Bersaing dengan merek global, produk matras Zees sukses menembus pasar ekspor dan bisa dinikmati di sejumlah hotel ternama.

EKONOMI | 15 Februari 2020

Menkominfo: Dalam 10 Tahun, Ekonomi Digital Indonesia Masuk Top 10

Menkominfo Johnny G. Plate memaparkan bahwa ekonomi digital Indonesia memiliki 171,2 juta orang aktif menggunakan internet dan 355,5 juta langganan seluler.

EKONOMI | 15 Februari 2020

Wall Street Mixed Cermati Laporan Keuangan dan Virus Corona

Wall Street ditutup bervariasi di tengah-tengah musim laporan keuangan dan perkembangan virus corona.

EKONOMI | 15 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS