Kemhub Imbau Maskapai Optimalkan Rute Domestik
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kemhub Imbau Maskapai Optimalkan Rute Domestik

Senin, 24 Februari 2020 | 16:49 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) mengimbau maskapai mengoptimalkan rute penerbangan domestik, guna mengantisipasi utilitas pesawat yang berkurang akibat efek multiplier virus korona.

Baca Juga: Pemerintah Minta Maskapai Diskon Tarif

Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi, Adita Irawati menjelaskan, epidemi virus korona di Tiongkok, membuat pemerintah menyetop sementara penerbangan dari dan ke negeri tersebut.

Dampaknya, sejumlah maskapai nasional terpaksa menghentikan sementara penerbangan dari dan ke Tiongkok yang berpotensi dapat mengurangi utilitas pesawat.

"Kita memang sempat minta maskapai mengisi utilitas kursi yang kosong untuk di-reroute ke negara-negara seperti Australia dan negara-negara di Asia Selatan. Sampai saat ini ada beberapa opsi, tapi itu tergantung maskapai dalam review internal mereka," ujar Adita di Jakarta, Senin (24/2).

Baca Juga: Kemhub Awasi Proses Mitigasi Pesawat

Adita menjelaskan, potensi mengalihkan penerbangan ke negara lain di luar Tiongkok juga saat ini dinilai kurang menguntungkan dengan melihat perkembangan yang ada di mana banyak maskapai yang mulai membatasi penerbangan internasionalnya.

"Banyak event di luar negeri juga dibatalkan karena virus korona. Jadi, secara natural orang akan batasi perjalanan ke luar negeri. Jadi, yang sudah jelas kenapa tidak di dalam negeri saja (dioptimalkan penerbangannya)," imbuh Adita.

Adita menyebutkan, setidaknya ada tiga destinasi dalam negeri yang berpotensi untuk dioptimalkan penerbangannya oleh maskapai, yakni Bali, Kepulauan Riau, dan Sulawesi utara. Ketiga daerah itu selama ini dikenal banyak dikunjungi wisatawan asal Tiongkok.

Baca Juga: Dampak Korona, IMF Pangkas Proyeksi

"Pintu masuk turis Tiongkok selama ini adalah Sulawesi Utara, Kepulauan Riau, Bali. Tiga titik ini prioritas untuk dibantu bagaimana agar wisatawan domestik tetap banyak. Jadi, untuk penerbangan dalam negeri kita dorong. Yang di luar negeri, tetap kita lakukan tapi memang perlu realistis," ujar Adita.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Terdepresiasi 112 Poin ke Rp 13.872

Kurs rupiah berada di level Rp 13.872 per dolar AS atau terdepresiasi 112 poin (0,81 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 13.760.

EKONOMI | 24 Februari 2020

320 Saham Terkoreksi, IHSG Merosot 1,28%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,28 persen ke kisaran 5.807,05 pada akhir perdagangan hari ini, Senin (24/2/2020).

EKONOMI | 24 Februari 2020

Warga Desa Antusias Gunakan Pelet Kayu sebagai Alternatif Energi Bersih

Rintisan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) biomassa/pelet kayu sebagai alternatif energi bersih sudah dijalankan di enam lokasi oleh PT EMI.

EKONOMI | 24 Februari 2020

BKPM Yakin Omnibus Law Cipta Kerja Bisa Perbaiki EODB

RUU Cipta Kerja yang disusun dengan metode omnibus law diyakini bisa memperbaiki peringkat Indonesia dalam kemudahan berbisnis ke peringkat 40.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Telkom Perluas Penetrasi Layanan ke Wilayah 3T

Telkom memperluas jaringan penetrasinya hingga ke wilayah 3T di Indonesia.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Omnibus Law Cipta Kerja Belum Final, Pemerintah Masih Buka Ruang Dialog

Omnibus Law yang telah diserahkan Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bukan merupakan hasil final dari RUU tersebut.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Kibif Raih Penghargaan Top Brand Award 2020

Kibif menerima penghargaan bergengsi di bidang pemasaran “Top Brand Award 2020” untuk Kategori Daging Sapi Olahan.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Resmikan Dormitory Matindok, Pertamima EP Ingin SDM Produktif

Melalui dormitori ini, Pertamina EP berharap sumber daya manusia (SDM) di lapangan lebih produktif.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Kurs Rupiah Tertekan ke Rp 13.887

Kurs rupiah berada di level Rp 13.887,5 per dolar AS atau terdepresiasi 127,5 poin (0,93 persen).

EKONOMI | 24 Februari 2020

IHSG Melemah, 5 Saham Ini Justru Melesat

Dalam perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 99 saham menguat, 271 melemah, dan 122 stagnan.

EKONOMI | 24 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS