APBI Minta Aturan Angkutan Ekspor Ditinjau Ulang
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

APBI Minta Aturan Angkutan Ekspor Ditinjau Ulang

Jumat, 28 Februari 2020 | 18:14 WIB
Oleh : Ridho Syukro / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana Kementerian Perdagangan (Kemdag) yang akan menerapkan peraturan kewajiban penggunaan kapal nasional pada 1 Mei 2020 diproyeksikan tidak akan berjalan mulus dan justru akan menganggu aktivitas ekspor terutama batubara.

Baca: Menperin Lepas Ekspor Perdana Pipa Fiberglass ke AS

Kebijakan tersebut dinilai tidak bisa dijalankan karena ketersediaan kapal nasional tidak mencukupi dan masih terbatas jumlahnya.

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menunjukkan data Kementerian Perhubungan bahwa di sepanjang 2019 total pengapalan atau shipment untuk ekspor batu bara sebanyak 7.645 kapal.Sementara kapal nasional yang digunakan hanya sekitar 1 persen.

Jumlah kekuatan armada muatan curah kering perusahaan pelayaran nasional hanya 182 unit. Dari sisi usia kapal dinilai tidak memadai, khusus untuk kapal Panamax, ketersediaan Indonesia hanya 18 unit kapal dan mayoritas usia kapal di atas 20 tahun.

Ketua Umum APBI Pandu Sjahrir mengatakan rencana penerapan aturan wajib penggunaan kapal nasional belum didukung dengan peraturan teknis pelaksanaan yang jelas.

"Kami khawatir ekspor batu bara bisa terganggu dan tidak berjalan sesuai rencana,” ujar Pandu Sjahrir dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Pandu menambahkan, kekhawatiran ekspor batu bara terhambat semakin jelas dengan banyaknya pembatalan beberapa order pengapalan ekspor batu bara ke beberapa negara di periode Mei 2020.

"Kami sebagai mitra pemerintah telah menyampaikan kekhawatiran tersebut sejak awal dalam forum pertemuan dan mengirimkan surat resmi agar pemerintah mempertimbangkan peraturan tersebut,” ujar Pandu.

APBI telah menyampaikan keluhan dan permohonan kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kembali pemberlakuan kebijakan aturan kewajiban penggunaan kapal nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Arifin Tasrif telah melayangkan surat ke Kementerian Perdagangan untuk menyikapi polemik aturan penggunaan kapal nasional untuk ekspor batu bara.

Dalam surat tersebut, Arifin meminta agar ada fleksibilitas tentang penggunaan kapal nasional sehingga tidak terjadi keterlambatan pengiriman batu bara.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KAI Dukung Pembatasan Truk Kelebihan Muatan

Saat ini, KAI menjalankan 258 KA barang perhari dengan 75 relasi di Jawa dan Sumatera.

EKONOMI | 28 Februari 2020

IHSG Melemah, 3 Saham Top Cap Ini Justru Menguat

IHSG melemah 1,5 persen pada penutupan perdagangan hari ini. Sebanyak enam saham top 10 cap mencatat koreksi, sementara tiga perusahaan menguat.

EKONOMI | 28 Februari 2020

Rupiah Ditutup Susut 292 Poin ke Rp 14.317 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.060- Rp 14.317 per dolar AS.

EKONOMI | 28 Februari 2020

Sempat Sentuh 5.288, IHSG Ditutup Turun 1,49% ke 5.452

IHSG sempat mencapai rekor tertinggi di 5.456 dan terendah 5.288.

EKONOMI | 28 Februari 2020

Pimpin Ratas, Jokowi Tekankan Pentingnya Pembangunan Data Center

Jokowi menekankan pentingnya pembangunan data center di Indonesia karena perusahaan rintisan lokal masih gunakan pusat data di luar negeri.

EKONOMI | 28 Februari 2020

Akibat Virus Corona, Ongkos Produksi Industri Tekstil Membengkak

Penyebaran virus corona berdampak pada naiknya ongkos produksi industri tekstil dan produk tekstil karena bahan baku dan suku cadang berasal dari Tiongkok.

EKONOMI | 28 Februari 2020

Bursa Asia Melemah, Bursa Eropa Ikut Anjlok 3%

Bursa Asia ditutup melemah di akhir perdagangan hari ini, Jumat (28/2/2020) disusul bursa Eropa yang juga dibuka melemah.

EKONOMI | 28 Februari 2020

Lion Air Jamin Penjemputan 13.000 Jemaah Umrah di Arab Saudi

Dalam mengakomodir penerbangan penjemputan, Lion Air mengoperasikan armada berbadan lebar.

EKONOMI | 28 Februari 2020

Laba CIMB Niaga Syariah Tembus Rp 1,1 Triliun

Peningkatan laba CIMB Niaga Syariah 2019 dikontribusi pertumbuhan pembiayaan dan pendapatan dari bagi hasil.

EKONOMI | 28 Februari 2020

Bank Indonesia Lakukan 3 Langkah Intervensi Dampak Virus Corona

Meluasnya wabah virus corona telah memicu sentimen negatif. Gubernur Bank Indonesia mengatakan investor global cenderung melepas investasi portofolio mereka.

EKONOMI | 28 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS