Pembangunan Hunian Tetap di Palu Capai 60%
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pembangunan Hunian Tetap di Palu Capai 60%

Selasa, 17 Maret 2020 | 14:44 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana alam di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga pertengahan bulan Maret 2020 telah mencapai 60 persen.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) saat ini terus mendorong capaian pembangunan huntap dan berkoordinasi dengan pemda setempat guna percepatan pembangunan dan penghunian.

Baca: Kempupera Ajak Generasi Milenial Jadi Duta Konservasi

"Ada dua lokasi pembangunan huntap yakni di Duyu dan Pombewe. Untuk di Duyu progresnya sudah 60 persen sedangkan di Pombewe sekitar 20 persen,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Provinsi Sulawesi Tengah, Rezki Agung, dalam siaran pers, Selasa (17/3/2020).

Menurut Rezki Agung, pihaknya akan terus berupaya mempercepat pembangunan huntap tersebut. Salah satunya dengan menambah shift pekerja agar proses pembangunan bisa lebih cepat selesai di lapangan.

"Kami terus berupaya untuk bekerja semaksimal mungkin agar pembangunan huntap dapat selesai tepat waktu. Kami juga ingin setelah bangunan ini selesai masyarakat yang saat ini tinggal di pengungsian sebagai penerima bantuan tersebut dapat segera tinggal di huntap," tuturnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hunian Tetap Pasca Bencana Sulawesi Tengah, Rahmat menambahkan, berdasarkan data yang dimiliki SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah Ditjen Perumahan Kempupera, jumah huntap yang akan dibangun pada tahap pertama berjumlah 630 unit.

Baca: Kempupera Tuntaskan Rusun Petugas Perbatasan Negara

Adapun progres per tanggal 12 Maret 2020 lalu untuk pembangunan huntap dari target pembangunan 230 unit, pihaknya mencatat proses pembangunan rumah sekitar 138 rumah atau sekitar 60 persen. Sedangkan pembangunan huntap di Desa Pombewe dari target 400 unit, proses pembangunannya baru sekitar 20 persen.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemda agar progresnya bisa lebih ditingkatkan lagi. Kami tetap optimistis bulan April pembangunan huntap di Duyu dapat selesai dengan baik. Sedangkan untuk pembangunan huntap di Pombewe sekitar bulan Juni,” tandasnya.





Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hadapi Pandemi Corona AIA Beri Proteksi Lebih

memberikan proteksi lebih dengan 150% uang pertanggungan.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Preventif Cegah Corona, SiCepat Tetap Kedepankan Pelayanan

Karyawan yang melakukan penyortiran, pengambilan dan pengantaran barang wajib menggunakan masker dan sarung tangan.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Angkasa Pura I Terapkan Work From Home

Kebijakan work from home merupakan upaya untuk melindungi kesehatan seluruh karyawan dan mencegah penyebaran virus corona.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Perdagangan Berjangka Komoditi Tak Terpengaruh Corona

Kami masih yakin, tahun 2020 akan ada pertumbuhan sebesar 15% dibandingkan tahun 2019.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Sesi I, IHSG Terpuruk ke 4.494,7

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 4,18 persen ke kisaran 4.494.69 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (17/3/2020).

EKONOMI | 17 Maret 2020

Tembus Rp 15.000, Titik Nadir Kurs Rupiah Belum Terlihat

Kurs rupiah berada di level Rp 15.048 dolar AS atau terdepresiasi 115,5 poin (0,77 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.932,5.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Jelang Akhir Sesi I, IHSG Terkoreksi 4,5%

Menjelang penutupan sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 4,54 persen ke kisaran 4.477,9.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 18.000

Harga emas Antam hari ini, Selasa (17/3/2020) tercatat mengalami penurunan sebesar Rp 18.000 per gram menjadi Rp 801.000 per gram.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Hindari Virus Corona, OJK Hentikan Sementara Layanan Tatap Muka

Guna mencegah virus corona, OJK telah menghentikan layanan kunjungan langsung pengaduan masyarakat terkait sektor industri jasa keuangan.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Melemah Lagi, Kurs Rupiah Tembus Rp 15.000

Kurs rupiah berada di level Rp 15.015 dolar AS atau terdepresiasi 82,5 poin (0,55 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.932,5.

EKONOMI | 17 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS