Jokowi Minta Rehabilitasi 40.000 Rumah di NTB Dipercepat
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Jokowi Minta Rehabilitasi 40.000 Rumah di NTB Dipercepat

Selasa, 17 Maret 2020 | 14:54 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas (ratas) yang membahas topik evaluasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa Nusa Tenggara Barat (NTB) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/3/2020).

Baca: Jokowi Minta Dibangun Rumah Tahan Gempa

Dalam ratas yang dilakukan dengan teleconference, Jokowi meminta rehabilitasi dan rekonstruksi rumah penduduk di NTB pascagempa dipercepat. Mengingat penyelesaiannya sudah keluar dari tenggat waktu yang ditentukan.

"Ratas siang hari ini, kita akan evaluasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa di NTB. Kita tahu, gempa terjadi di Juli 2018, dan telah kita terbitkan Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2018," kata Jokowi.

Dalam Inpres tersebut, diberikan tenggat waktu penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi untuk fasilitas pendidikan, kesehatan, agama dan penunjang perekonomian seperti pasar, harus sudah selesai paling lambat Desember 2018.

Sedangkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah penduduk harus diselesaikan paling lambat Desember 2019. "Dari laporan yang saya terima, rehabilitasi dan rekonstruksi rumah penduduk belum dapat diselesaikan secara tuntas," ujar Jokowi.

Baca: Kempupera Siapkan Tender Hunian Tetap

Jokowi mengungkapkan, hingga Maret 2020, dari target 226.204 rumah, baru tercatat 168.684 unit rumah yang telah selesai dibangun. Artinya, masih ada 40.000 unit rumah lainnya masih dalam proses pengerjaan. "Karena itu, saya minta laporan soal ini," tegas Jokowi.

Tidak hanya itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengungkapka dari data yang dimilikinya, masih ada dana masyarakat yang tersimpan di bank. "Tolong dilihat lagi," ungkap Jokowi.

Jokowi merincikan, di Lombok Timur, masih ada dana rakyat yang ada di bank sebesar Rp 72 miliar. Di Lombok Utara ada sebanyak Rp 63 miliar tersimpan di bank.

"Karena itu saya minta dana ini yang tersimpan di bank segera disalurkan ke masyarakat. Dan langkah-langkah percepatan pembangunan rumah yang masih dikerjakan atupun belum dibangun segera diselesaikan," tegas Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pembangunan Hunian Tetap di Palu Capai 60%

Kempupera saat ini terus mendorong capaian pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana alam di Palu.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Hadapi Pandemi Corona AIA Beri Proteksi Lebih

memberikan proteksi lebih dengan 150% uang pertanggungan.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Preventif Cegah Corona, SiCepat Tetap Kedepankan Pelayanan

Karyawan yang melakukan penyortiran, pengambilan dan pengantaran barang wajib menggunakan masker dan sarung tangan.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Angkasa Pura I Terapkan Work From Home

Kebijakan work from home merupakan upaya untuk melindungi kesehatan seluruh karyawan dan mencegah penyebaran virus corona.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Perdagangan Berjangka Komoditi Tak Terpengaruh Corona

Kami masih yakin, tahun 2020 akan ada pertumbuhan sebesar 15% dibandingkan tahun 2019.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Sesi I, IHSG Terpuruk ke 4.494,7

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 4,18 persen ke kisaran 4.494.69 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (17/3/2020).

EKONOMI | 17 Maret 2020

Tembus Rp 15.000, Titik Nadir Kurs Rupiah Belum Terlihat

Kurs rupiah berada di level Rp 15.048 dolar AS atau terdepresiasi 115,5 poin (0,77 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.932,5.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Jelang Akhir Sesi I, IHSG Terkoreksi 4,5%

Menjelang penutupan sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 4,54 persen ke kisaran 4.477,9.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 18.000

Harga emas Antam hari ini, Selasa (17/3/2020) tercatat mengalami penurunan sebesar Rp 18.000 per gram menjadi Rp 801.000 per gram.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Hindari Virus Corona, OJK Hentikan Sementara Layanan Tatap Muka

Guna mencegah virus corona, OJK telah menghentikan layanan kunjungan langsung pengaduan masyarakat terkait sektor industri jasa keuangan.

EKONOMI | 17 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS