Penyaluran FLPP Kuartal Pertama Capai 8.550 Unit Rumah
INDEX

BISNIS-27 448.452 (1.72)   |   COMPOSITE 5112.19 (25.99)   |   DBX 973.986 (3.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.16)   |   IDX30 428.304 (2.02)   |   IDX80 113.764 (0.51)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.06)   |   IDXG30 119.182 (0.07)   |   IDXHIDIV20 379.228 (2.62)   |   IDXQ30 124.656 (0.91)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.35)   |   IDXV30 107.478 (0.46)   |   INFOBANK15 831.648 (8.54)   |   Investor33 374.125 (1.68)   |   ISSI 151.171 (0.15)   |   JII 550.867 (-1.07)   |   JII70 188.056 (-0.08)   |   KOMPAS100 1022.34 (3.5)   |   LQ45 789.815 (3.41)   |   MBX 1412.7 (7.46)   |   MNC36 280.331 (1.07)   |   PEFINDO25 282.464 (3.53)   |   SMInfra18 241.575 (0.59)   |   SRI-KEHATI 316.512 (1.87)   |  

Penyaluran FLPP Kuartal Pertama Capai 8.550 Unit Rumah

Sabtu, 21 Maret 2020 | 16:37 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui pusat pengelolaan dana pembiayaan perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) pada tahun 2020 menetapkan target penyaluran bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp11 triliun yang terdiri dari Rp9 triliun anggaran 2020 dan Rp2 triliun dari pengembalian pokok.

Baca: Pembangunan Hunian Tetap di Palu Capai 60%

Tercatat penyaluran FLPP hingga per 19 Maret 2020 telah mencapai 8.550 unit rumah disalurkan dengan nilai Rp861,43 miliar. Angka tersebut terus meningkat jika dilihat pencairan sejak awal tahun 2020. Pada bulan Januari, FLPP yang telah disalurkan sebanyak 32 unit rumah, kemudian bulan Februari mencapai 3.192 unit rumah, angka tersebut terus bertambah hingga Bulan Maret berjalan yang saat ini telah mencapai total sebanyak 8.550 unit rumah.

"Terobosan pemerintah menciptakan aplikasi SiKasep dalam penyaluran FLPP ini tidak lain adalah bentuk dukungan penuh pemerintah untuk memastikan ketepatan sasaran penyaluran FLPP kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Melalui aplikasi SiKasep, maka penyaluran FLPP dapat terpantau dengan baik sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin, dalam siaran pers, Sabtu (21/3/2020).

PPDPP telah memproyeksikan anggaran Rp11 triliun tersebut dapat didistribusikan dengan baik kepada seluruh mitra bank pelaksana penyalur FLPP hingga akhir tahun 2020 dengan pertimbangan kuota yang merata tiap bank pelaksana sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan berdasarkan data yang disajikan pada aplikasi SiKasep.

Baca: Keberpihakan Pemerintah Terhadap Rumah MBR Masih Rendah

Tercatat dalam database PPDPP per 19 Maret 2020, masyarakat yang telah menggunakan aplikasi SiKasep mencapai 115.415 pengguna terdaftar sebagai calon debitur, yang diantaranya sejumlah 42.923 pengguna dinyatakan lolos subsidi cheking dan 35.116 pengguna sedang dalam tahap verifikasi oleh bank pelaksana. Data tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap masyarakat aplikasi ini.

Arief Sabaruddin menjelaskan, ketersediaan rumah yang disajikan pada aplikasi SiKasep diambil berdasarkan data yang diajukan oleh para pengembang rumah FLPP melalui aplikasi SiKumbang (SiKasep untuk Pengembang).

"Adapun data yang harus diisi oleh para pengembang bersifat real time (terkini), antara lain seperti data rumah yg sudah terjual, dibangun, dan siap dijual. Selain itu pengembang juga perlu untuk memperhatikan aspek hukum terkait pembangunan perumahan, seperti pemenuhan dokumen, asuransi, keterhunian, maupun kelengkapan rumah seperti listrik dan air bersih," jelasnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harta Orang Kaya Dunia Menguap Rp 3.755 T Dihantam Corona

Mukesh Ambani telah kehilangan tempatnya sebagai orang terkaya di Asia.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Pemerintah Hentikan Sementara Penempatan TKI ke Luar Negeri

Pemerintah hentikan sementara penempatan PMI terkait virus corona.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Sepekan Transaksi, Rupiah Tergerus 6,7%

Dalam satu bulan terakhir rupiah melemah 14,82 persen, dan dalam tiga bulan terakhir turun 14,02 persen.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Rontok 712 Poin Sepekan, Kinerja IHSG Terburuk di Dunia

Bursa AS, Dow Jones turun 13,3 persen.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Sepekan, IHSG Hilang 15,5% Kapitalisasi Bursa Menguap Rp 824 T

Kapitalisasi pasar ambles Rp 824 triliun (14,5 persen) menjadi Rp 4.854,0 triliun dari Rp 5.678,9 triliun.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Permintaan Safe Haven Berlanjut, Emas Menguat

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik US$ 5,3 atau 0,36 persen, menjadi US$ 1.484,6 per ounce.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Minyak AS Alami Penurunan Mingguan Terbesar Sejak 1991

Minyak mentah berjangka AS untuk April turun US$ 2,69, atau 10,7 persen menjadi US$ 22,53 per barel.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Dow Jatuh 900 Poin Akhiri Pekan Terburuk Sejak 2008

Dow Jones turun lebih dari 17 persen untuk minggu ini, penurunan satu minggu terbesar sejak Oktober 2008.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Dorong Daya Beli Masyarakat, Kempupera Percepat Realisasi Program Padat Karya

Kempupera terus melanjutkan program Padat Karya Tunai pada tahun 2020.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Pembangunan Fasilitas Observasi Penyakit Menular di Pulau Galang Segera Rampung

Pembangunan fasilitas observasi penyakit menular di Pulau Galang segera rampung.

EKONOMI | 20 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS