Upah Tinggi dan Etos Kerja, Dua Masalah Utama Industri Padat Karya
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Upah Tinggi dan Etos Kerja, Dua Masalah Utama Industri Padat Karya

Jumat, 1 Mei 2020 | 16:06 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Firman Bakri menyampaikan, dalam era globalisasi seperti saat ini, di mana produk industri tidak bisa dilepaskan dari global value chain, tidak hanya produk saja yang harus kompetitif, tetapi juga sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kerjanya.

Melihat dari perkembangan global, Indonesia dinilai sudah jauh tertinggal dari Tiongkok, bahkan kemudian juga kalah bersaing dengan Vietnam.

"Saat ini pesaing terdekat kita adalah Vietnam. Jika lihat pada jam kerjanya saja kita sudah kalah. Indonesia dalam satu minggu kita 40 jam kerja. Sementara, di Vietnam mereka 48 jam kerja. Dari situ saja kita sudah kalah kompetitif. Belum lagi dengan etos kerjanya, kita juga kalah produktif,” kata Firman Bakri kepada Beritasatu.com, Jumat (1/5/2020).

Dari sisi upah, Firman mengatakan kenaikan upah di beberapa daerah di Indonesia juga lebih tinggi dibandingkan beberapa negara pesaing di Asean. Misalnya saja, upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2020 di Tangerang yang naik sekitar 8,51 persen, sementara di Ho Chi Minh City kenaikannya sekitar 5,50 persen.

"UMK di daerah sentra industri naik terus dan lebih tinggi dari negara-negara pesaing kita, misalnya industri padat karya seperti alas kaki yang sentranya ada di Banten. Akibatnya beberapa waktu lalu banyak relokasi pabrik ke Jawa Tengah. PHK masal yang baru-baru ini terjadi di pabrik sepatu di Tangerang alasan utamanya juga karena masalah daya saing yang tidak kompetitif, sehingga perusahaan memilih relokasi ke Brebes. Selain UMK, kita juga ada tambahan jaminan sosial tenaga kerja yang juga sebagian menjadi tanggung jawab pelaku usaha,” paparnya.

Firman mengatakan, sudah saatnya buruh juga memahami kondisi bisnis di tingkat global. Sebab ketika perusahaan menjadi kalah kompetitif, para buruh juga yang akan dirugikan.

"Di satu daerah yang sekarang menjadi sentra industri, tekanan buruh dan serikat begitu kuatnya. Tapi di daerah lain yang masih di pulau Jawa, masih ada daerah yang membutuhkan investasi dan tenaga pada usia produktif yang belum bekerja. Sehingga relokasi adalah pilihan yang rasional,” kata Firman.

Karenanya, Firman berharap masalah fundamental ketenagakerjaan ini harus dibenahi. Klaster ketenagakerjaan dalam RUU Omnibus Law Cipta kerja harus menjadi bagian penting dalam reformasi tatakelola iklim investasi di Indonesia. Sebab ia menilai UU Ketenagakerjaan telah menjadi salah satu hambatan utama dalam iklim investasi yang kompetitif.

"Apalagi dalam masa pandemi Covid-19. Regulasi yang terlalu membebani akan mengakibatkan industri jadi tidak fleksibel dalam menghadapi kondisi yang serba tidak pasti,” kata Firman.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Berbagi Saat Covid-19, Momentum May Day Jadi Tidak Menakutkan

Kerja antara buruh dan pekerja May Day tak menakutkan.

EKONOMI | 1 Mei 2020


KSBSI: Kartu Prakerja Sulit Diakses

Kartu Prakerja sulit diakses.

EKONOMI | 1 Mei 2020

KSBSI Sebut Ada 2,1 Juta Buruh Terdampak Covid-19

Bila Covid-19 ini masih terus berlanjut hingga Juni 2020, KSBSI memperkirakan 5 juta buruh akan terdampak langsung..

EKONOMI | 1 Mei 2020

130 Tahun May Day, Baru Tahun 2020 Buruh Tak Turun ke Jalan

Buruh Peringati May Day dengan Baksos.

EKONOMI | 1 Mei 2020

Aktivis Giad Desak Pemerintah Batalkan Izin 500 TKA asal Tiongkok

Giad mmeminta pemerintah batalkan izin 500 TKA asal Tiongkok.

EKONOMI | 1 Mei 2020

Gandeng Shopee, Frisian Flag Bantu Tenaga Medis Covid-19

Di tengah pandemi, masyarakat perlu memenuhi nutrisi harian untuk menjaga imunitas tubuh.

EKONOMI | 1 Mei 2020

Minta Omnibus Law Dibatalkan, Buruh Gelar Rapat Online Akbar

Tolak Omnibus Law buruh gelar rapat akbar.

EKONOMI | 1 Mei 2020

Mudik Tetap Dilarang, Kemhub Akan Keluarkan Aturan Turunan

Kemhub akan keluarkan aturan turunan soal mudik.

EKONOMI | 1 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS