ACP Optimistis Genjot Penjualan di Tengah Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 426.538 (7.46)   |   COMPOSITE 4842.76 (69.8)   |   DBX 923.5 (3.46)   |   I-GRADE 127.867 (2.29)   |   IDX30 404.318 (7.37)   |   IDX80 105.647 (1.88)   |   IDXBUMN20 263.312 (7.44)   |   IDXG30 113.239 (1.72)   |   IDXHIDIV20 361.834 (6.55)   |   IDXQ30 118.461 (2.16)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.4)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (3.66)   |   IDXV30 99.778 (2.04)   |   INFOBANK15 760.318 (19)   |   Investor33 353.585 (6.67)   |   ISSI 142.238 (1.59)   |   JII 514.346 (5.58)   |   JII70 174.038 (2.42)   |   KOMPAS100 945.162 (17.43)   |   LQ45 740.002 (13.25)   |   MBX 1338.07 (21.42)   |   MNC36 264.409 (4.88)   |   PEFINDO25 251.635 (5.6)   |   SMInfra18 228.656 (3.16)   |   SRI-KEHATI 297.818 (5.94)   |  

ACP Optimistis Genjot Penjualan di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 12 Mei 2020 | 20:44 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kinerja industri properti mengalami penurunan cukup tajam di tengah merebaknya wabah pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus penyebaran virus corona telah membuat banyak kantor marketing tutup dan banyak kegiatan yang harus dilakukan dari rumah dengan memanfaatkan teknologi online.

Kondisi tersebut, kembali memukul sektor properti sekaligus menghilangkan kesempatan maupun potensi penjualan dari beragam produk properti.

Pengamat properti dan CEO Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, menyatakan, tetap ada potensi khususnya dengan memanfaatkan marketing digital untuk memperkuat branding, positioning, hingga memunculkan keunggulan lainnya dari produk yang digarap.

"Situasi PSBB dengan banyaknya pemasaran offline yang tutup justru harus dimanfaatkan karena sekarang semua orang makin akrab dengan perangkat telekomunikasi atau gadget," kata Ali Tranghada seperti dikutip keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (12/5/2020).

Baca Juga: Pasar Properti Diprediksi Pulih Tahun Depan

Ali mengatakan, developer harus bisa menggoda pasar dengan produk yang menarik dan komitmen pengembangan yang pasti sehingga bisa menarik pasar.

"Saat ini siapa yang bisa memanfaatkan teknologi digital nantinya akan menjadi pihak yang paling cepat pulih bisnisnya saat pandemi ini bisa diatasi,” tegas Ali Tranghada.

Direktur Pengelolaan Properti PT Adhi Commuter Properti (ACP), Hanif Setyo Nugroho, mengatakan, pihaknya sangat memahami situasi pasar terkait wabah Covid-19.

"Kami melihat wabah corona ini sebagai challenge yang terus kami pelajari untuk penerapan strategi marketing. Salah satunya, melalui channel online atau digital marketing. Kami juga berkomitmen untuk terus mengerjakan proyek-proyek LRT City yang pada tahun ini akan siap diserahterimakan, seperti LRT City-Eastern Green, LRT City-Gateway Park, dan LRT City-Royal Sentul Park. Semuanya tetap berlanjut dengan protokol pekerjaan konstruksi standar penanganan Covid-19,” jelas Hanif.

Baca Juga: ACP Maksimalkan Penjualan Cisauk Point

Hanif menambahkan, beberapa content marketing terus dikembangkan terkait keunggulan produk properti LRT City yang terintegrasi dengan sarana LRT. Misalnya, dengan penayangan video progres proyek hingga memilih unit dan approve secara online yang bisa dilakukan dari rumah.

"Terbukti, sejak mulai adanya wabah ini minat masyarakat untuk proyek-proyek LRT City masih cukup baik. Salah satunya adalah proyek LRT City-Royal Sentul Park yang akan melaksanakan proses serah terima unit pada bulan Oktober 2020 untuk tower pertama sebanyak 1.600 unit," tandas Hanif.

Project Director Royal Sentul Park, Nanang Safrudin Salim, menambahkan, progres yang tetap berjalan saat pandemi ini memberikan keyakinan tersendiri bagi masyarakat dan menghilangkan kekhawatiran untuk konsumen yang sudah membeli.

"Ada beberapa kelebihan khususnya dari progres maupun perkembangan kawasan di proyek LRT City-Royal Sentul Park. Selain proses pembangunan yang terus berjalan, di sini sudah beroperasi pusat kuliner Padi Emas dan tempat wisata Taman Kupu-kupu menyusul akhir tahun ini akan dibuka Mal The Boutique Walk (B-Walk), mal tiga lantai seluas 17.700 meter persegi. Progres ini juga diikuti surrounding-nya yang juga berkembang karena kawasan ini memang akan dijadikan salah satu CBD di Bogor," jelas Nanang.

Baca Juga: Pengembang Berikan Kemudahan Cara Bayar

Menurut Nanang, ada beberapa kelebihan dari produk properti khususnya yang dengan konsep TOD dan yang sudah berprogres hingga siap diserah terimakan seperti LRT City-Royal Sentul Park.

"Salah satunya imbal kenaikan harga yang terus meningkat hingga potensi lain dari perkembangan kawasan Sentul dan sekitarnya yang akan menjadi salah satu CBD di Bogor. Perkembangan kawasan ini juga akan meningkatkan imbal hasil dari pendapatan sewa dengan banyaknya perkantoran maupun potensi dari sektor wisata," tegas Nanang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Asumsi Makro 2021 Disesuaikan dengan Dampak Covid-19

KEM PPKF 2021 disusun di tengah pandemi Covid-19 yang mencerminkan berbagai ketidakpastian tinggi akibat penyebaran Covid-19.

EKONOMI | 12 Mei 2020

Apresiasi UU Covid-19, Kadin Berharap Stimulus Bisa Ditambah

Juan Permata Adoe berharap UU Covid-19 akan menjadi pintu masuk bagi pemenuhan harapan Kadin agar pemerintah meningkatkan stimulus menjadi Rp 1.600 triliun.

EKONOMI | 12 Mei 2020

Rasio Perpajakan Diproyeksi Hanya 8,25%-8,63% dari PDB

Proyeksi perpajakan 8,63 persen tersebut lebih rendah dibandingkan dengan rasio pada 2019 di angka 9,76% dari PDB.

EKONOMI | 12 Mei 2020

Kempupera Siapkan Program Padat Karya Penyediaan Air Minum Rp 1,511 Triliun

Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya mencegah berbagai penyakit.

EKONOMI | 12 Mei 2020

LPKR Ambil Bagian dalam Program KSBB Pemprov DKI

LPKR mendonasikan paket sembako sebanyak 520 orang untuk 4 pondok pesantren dan 3 panti asuhan setiap minggu.

EKONOMI | 12 Mei 2020

Khawatir Tidak Efektif Penggunaannya, Darmadi: Dana Talangan dan PMN Harus Dibahas di Komisi VI DPR

DPR akan meminta penjelasan soal dana talangan dan PMN ini, dan mesti didalami. Kalau gak nanti uang negara bisa raib.

EKONOMI | 12 Mei 2020

Kopi Kenangan Raih Pendanaan Baru US$ 109 Juta

Kopi Kenangan berencana untuk menggunakan pendanaan ini untuk memperkuat operasinya di Indonesia.

EKONOMI | 12 Mei 2020

Telkomsel Sediakan Solusi IoT Dukung Program PMI Tangani Covid-19

PMI dan Telkomsel jalin kolaborasi dalam menjalankan upaya kolektif untuk menanggulangi wabah Covid-19 di Indonesia.

EKONOMI | 12 Mei 2020

6 Juta Orang Telah Di-PHK Selama Pandemi Covid-19

Sebelumnya, pada 20 April 2020 ada 2 juta pekerja di-PHK. Dari jumlah itu, sebanyak 62% berada di sektor formal dan 26% informal dan UMKM.

EKONOMI | 12 Mei 2020

Dalam Ketidakpastian, Pertumbuhan Ekonomi 2021 Dipatok 4,5% - 5,5%

Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada RAPBN 2021 berada pada 4,5%-5,5%.

EKONOMI | 12 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS