Kemhub Sebut Transportasi Keluar Masuk Jabodetabek Terkendali
INDEX

BISNIS-27 506.098 (1.39)   |   COMPOSITE 5701.03 (13.2)   |   DBX 1035.29 (5.15)   |   I-GRADE 166.318 (1.06)   |   IDX30 494.279 (3.03)   |   IDX80 129.716 (0.53)   |   IDXBUMN20 362.653 (5.07)   |   IDXG30 134.441 (-0.01)   |   IDXHIDIV20 440.988 (4.01)   |   IDXQ30 143.821 (1.19)   |   IDXSMC-COM 242.747 (0.52)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-0.75)   |   IDXV30 122.829 (2.2)   |   INFOBANK15 978.195 (8.41)   |   Investor33 426.909 (0.57)   |   ISSI 166.986 (-0.13)   |   JII 611.564 (-1.71)   |   JII70 209.726 (-0.38)   |   KOMPAS100 1161.89 (1.98)   |   LQ45 907.882 (4.41)   |   MBX 1586.58 (3.07)   |   MNC36 318.65 (0.67)   |   PEFINDO25 310.515 (1.67)   |   SMInfra18 285.156 (4.12)   |   SRI-KEHATI 364.469 (1.43)   |  

Kemhub Sebut Transportasi Keluar Masuk Jabodetabek Terkendali

Minggu, 24 Mei 2020 | 16:34 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Upaya untuk memperketat pengawasan terhadap pengendalian transportasi dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 baik yang keluar masuk maupun di dalam Jabodetabek, khususnya pada hari pertama Idulfitri 1441 Hijriah dilaporkan berjalan dengan baik dan terkendali.

Baca: Cegah Mudik Lokal, Angkutan Umum di Jabodetabek Dibatasi

"Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan tim gabungan di lapangan, dilaporkan pengendalian transportasi umum maupun kendaraan pribadi di Jabodetabek pada hari raya Idulfitri dapat dikendalikan dengan baik,” kata juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemhub), Adita Irawati, dalam keterangannya, Minggu (24/5/2020).

Adita menjelaskan, semua perjalanan transportasi keluar masuk Jabodetabek baik itu lewat transportasi darat, laut, udara, kereta api, termasuk penyeberangan, semuanya dapat dikendalikan dengan baik. Lalu, dipastikan transportasi yang beroperasi adalah transportasi yang mengangkut penumpang dengan kriteria dan syarat sesuai dengan ketentuan di SE Gugus Tugas serta transportasi barang/logistik.

"Pemberlakuan protokol kesehatan diawasi dengan ketat di simpul transportasi, baik di prasarana (terminal, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara) maupun di dalam sarana transportasi," jelasnya.

Adita mengatakan, pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan mudik, baik untuk keluar masuk Jabodetabek maupun antar kawasan Jabodetabek. Hal ini penting dilakukan demi mencegah semakin menyebarnya Covid-19 di tengah suasana Idul Fitri yang biasanya menjadi momentum masyarakat untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga dan kerabat.

Baca: Arus Mudik dan Balik Berpotensi Sebabkan Gelombang Kedua Covid-19

Untuk mengantisipasi hal itu, pada Hari Raya Idulfitri tepatnya tanggal 24 dan 25 Mei 2020, sejumlah operasional angkutan umum di wilayah Jabodetabek sudah dibatasi. Contohnya, PT KCI membatasi perjalanan KRL dengan jam operasional mulai pukul 05.00-08.00 WIB pada pagi hari dan kemudian dilanjutkan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari untuk seluruh lintas perjalanan. Di luar waktu-waktu di luar jam operasional tersebut, stasiun akan ditutup.

Begitupun dengan jam operasional TransJakarta, pada hari Minggu, 24 Mei 2020, hanya pada pukul 10.00 s.d. 18.00 WIB. Sedangkan pada Lebaran hari kedua, Senin (25/5/2020), TransJakarta akan beroperasi mulai pukul 06.00 sampai 18.00. Sementara itu waktu operasional angkutan umum regular di Bodetabek (di luar DKI Jakarta) tetap sama seperti di awal penerapan PSBB yaitu pada pukul 05.00 wib sampai 19.00 WIB.

Penerapan protokol kesehatan berupa penerapan physical distancing dengan pengaturan tempat duduk tetap berlaku. Adapun jumlah penumpang kendaraan pribadi dan angkutan umum maksimal 50 persen dari kapasitas penumpang, sedangkan untuk kereta api perkotaan (KRL) maksimal 35 persen.

Sebelumnya, Kemhub melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) di Jabodetabek yang telah menyatakan akan turut mengantisipasi kegiatan mudik di wilayah Jabodetabek atau yang disebut mudik lokal.

Baca: Kemhub Perketat Pengawasan Transportasi Arus Mudik dan Balik

"Tidak mudik bukan berarti tidak bisa bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Dengan memanfaatkan teknologi seperti video call, silaturahmi tetap dapat dilakukan tanpa harus bertemu fisik. Cara itulah yang paling tepat untuk dilakukan di tengah masa pandemi Covid-19 ini untuk mencegah kemungkinan penyebaran virus ke orang-orang yang kita sayangi,” tutup Adita.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Fitofarmaka, Obat Alami Berharap Masuk E-Katalog BPJS

Dana BPJS Kesehatan untuk menyembuhkan masyarakat terkena kanker menembus Rp 13 triliun.

NASIONAL | 24 Mei 2020

Jahe Merah dan Tripang, Pilihan Obat dengan Kembali ke Alam

Indonesia mempunyai banyak komoditas yang dapat menjadi calon obat tradisional.

NASIONAL | 24 Mei 2020

Kawasan Industri Brebes Sambut Kebangkitan Ekonomi Baru Pascapandemi

KIW mendapat tugas dari negara melalui Kementerian BUMN, sebagai perusahaan BUMN yang ditunjuk sebagai pembangun dan pengengelola Kawasan Industri Brebes.

EKONOMI | 24 Mei 2020

Astra Financial Restrukturisasi Kredit Nasabah Terdampak Covid-19 Rp 21,9 T

Astra Financial merestrukturisasi kredit 792.000 nasabah yang merupakan konsumen roda empat dan roda dua dengan nilai Rp 21,9 triliun.

EKONOMI | 23 Mei 2020

Ikatan Keluarga Alumni ITS Sediakan 1.000 Paket Sembako untuk UMKM Terdampak Covid-19

ITS saluran bantuan sembako untuk pelaku UKM melalui Kemkop dan UKM.

EKONOMI | 23 Mei 2020

Industri Agrobisnis Jadi Pengaman Hadapi Wabah Covid-19

Sektor pertanian justru menjadi pengaman dalam menghadapi wabah Covid-19.

EKONOMI | 23 Mei 2020

Peduli Nelayan, Kadin Gandeng JNM Salurkan Bantuan Paket Sembako

Kadin Ibekerja sama dengan JNM salurkan paket bantuan sembako bagi keluarga nelayan kecil yang terdampak covid-19.

EKONOMI | 23 Mei 2020

Kadin Laksanakan 2 Program Kemanusiaan Penanganan Covid-19

Kadin Indonesia jalankan program Ayo Peduli.

EKONOMI | 23 Mei 2020

Dow Jones Catat Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak April

Dow Jones Industrial Average melemah 8,96 poin, atau kurang 0,1 persen, menjadi 24.465,16.

EKONOMI | 23 Mei 2020

Petani Milenial dapat Peluang Bisnis Budi Daya Jamur Tiram

Pendidikan vokasi menyatukan sistem intelektual dengan manajemen orientasi

EKONOMI | 22 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS