Hadapi New Normal, Pengembang Minta Dukungan Pemerintah
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Hadapi New Normal, Pengembang Minta Dukungan Pemerintah

Kamis, 28 Mei 2020 | 19:42 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kebijakan pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal pada saat pandemi virus corona (Covid-19), disambut positif bagi kalangan pengembang. Era normal baru dinilai bisa mendorong pengembang untuk tetap semangat membangun rumah bagi rakyat.

Baca Juga: Pengembang Siap Laksanakan New Normal

"New normal harus segera dijalankan, dan mau tidak mau kita harus siap. Kebijakan ini selayaknya segera dilaksanakan apalagi untuk industri properti yang tidak melibatkan berkumpulnya banyak orang," ungkap Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah, melalui pesan singkatnya di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Menurut Junaidi, industri properti memiliki dampak ekonomi yang luar biasa. Karena 173 industri turunanan lainnya ikut terkait. Sehingga menggerakan ekonomi nasional.

"Kalau pelaksanaan masih terhambat juga, ya jangan salahkan ke pengembang, kalau program sejuta rumah (PSR) juga sulit tercapai," tegas Junaidi.

Baca Juga: Dorong PSR, Kempupera Bentuk 19 Balai Perumahan

Menurut Junaidi, kalangan pengembang membutuhkan support atau dukungan dari pemerintah. Pasalnya, pandemi virus corona atau akibat Covid-19, membuat seluruh sektor terkena dampak, termasuk kalangan pengembang properti.

"Apalagi pengembang kecil hidupnya tergantung dari konsumen atas kepemilikan rumah. Kalau KPR terganjal terus, tentu akan mempengaruhi cashflow dari pengembang sendiri untuk membangun rumah lebih besar lagi," jelasnya.

Junaidi menilai, pihak perbankan diharapkan mempermudah proses KPR bagi rumah subsidi untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Karena dengan kemudahan dan dorongan perbankan, perusahaan properti bisa berjalan dan tentunya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak perlu terjadi.

Baca Juga: WFH, Penyewaan Perkantoran Turun 22%

"Apalagi sektor properti untuk MBR ini memiliki resiko yang sangat kecil. Kalau cashflow jalan, rumah yang dijual terus berjalan, tentu tidak ada PHK dan ekonomi masih terus jalan," tandas Junaidi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kemperin Terus Berbenah Sesuaikan Kebijakan Sektor Industri

Kemperin terus perbarui aturan yang dapat mendukung sektor industri dalam kesiapan menerapkan tataran new normal.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Kempupera Terus Sempurnakan Penerapan Pelatihan Jarak Jauh

Kempupera terus berupaya menyempurnakan penerapan metode pembelajaran jarak jauh.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Indonesia Berpeluang Tampung Relokasi Investasi dari Tiongkok

Indonesia memiliki peluang untuk menarik investasi yang akan keluar dari Tiongkok.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Alami Surplus Januari-April 2020, Ekspor Industri Pengolahan Naik 7%

Ekspor hasil industri pengolahan membaik.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Bendungan Meninting Tambah Pasokan Air Irigasi di Lombok

Kempupera tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Meninting di Lombok Barat.

EKONOMI | 28 Mei 2020

KKP Usulkan Tambahan Anggaran Stimulus Nelayan Rp 1,024 Triliun

KKP menyatakan, tambahan anggaran stimulus nelayan ditujukan untuk beberapa sektor.

EKONOMI | 28 Mei 2020

PTPN XII Siap Terapkan Skenario New Normal

PTPN XII tengah fokus pada penerapan new normal sesuai arahan Menteri BUMN.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Pelindo III Sediakan 50.000 Rapid Test Gratis

Pelindo III akan melakukan sistem jemput bola dalam pelaksanaan bantuan rapid test gratis.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Kempupera Salurkan Bantuan 40 Rusus untuk Masyakat Papua Barat

Kempupera membangun 40 Rusus tipe 36 tersebut dengan total anggaran Rp 7,64 miliar.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Rupiah Melemah Tipis ke Rp 14.715

Pelemahan rupiah sejalan dengan pelemahan mata uang negara Asia lainnya

EKONOMI | 28 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS