Hutama Karya Kebut Pembangunan Tol Trans Sumatera
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Hutama Karya Kebut Pembangunan Tol Trans Sumatera

Kamis, 28 Mei 2020 | 22:21 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memperoleh kembali penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 7,5 triliun pada tahun 2020, setelah sebelumnya menerima PMN sebesar Rp 3,5 triliun. Dengan demikian, total PMN yang diterima Hutama Karya di tahun 2020 menjadi Rp 11 triliun.

Baca Juga: Hingga Lebaran, 300.000 Kendaraan Melintas di Tol Trans-Sumatera

"Perusahaan berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan para stakeholder kepada Hutama Karya dalam rangka melanjutkan proyek dan pembangunan jalan tol Trans Sumatera (JTTS)," kata Senior Executive Vice President (SEVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2020).

Fauzan mengatakan, seluruh dana PMN akan digunakan perusahaan untuk melanjutkan pembangunan JTTS di beberapa ruas seperti Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km senilai Rp 2 triliun, ruas Sp Indralaya-Muara Enim sepanjang 119 km senilai Rp 3,2 triliun, ruas Pekanbaru-Pangkalan sepanjang 95 km senilai Rp 4,3 triliun, dan menutup pembiayaan ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 km senilai Rp 1,5 triliun yang pembangunannya telah selesai.

Suntikan PMN yang diperoleh Hutama Karya ini didasarkan pada kriteria yang disusun pemerintah yaitu pengaruh perusahaan terhadap hajat hidup orang banyak, peran sovereign yang dijalankan BUMN, eksposur terhadap sistem keuangan, dan kepemilikan pemerintah serta total aset yang dimiliki.

Baca Juga: Hutama Karya Kebut Pembangunan Tol Padang-Sicincin

Hutama Karya dinilai telah mencapai kriteria tersebut sehingga perusahaan ini rencananya akan kembali menerima PMN sebesar Rp 7,5 triliun di 2020. PMN tersebut sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23/2020 tentang Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Tentu, hal tersebut dapat memperkuat perusahaan dalam menyelesaikan tugas yang diamanatkan pemerintah dalam pembangunan dan pengembangan JTTS sepanjang 2.765 km yang terbentang dari Lampung hingga Aceh," kata Fauzan.

Fauzan menjelaskan, hingga saat ini sepanjang lebih kurang 500 km ruas tol di JTTS sudah terbangun dengan 368 km ruas tol yang telah beroperasi penuh.

Baca Juga: Hutama Karya Gelar Anugerah Hutama 2020

Adapun beberapa ruas tol tersebut seperti Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) sepanjang 140 km, Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) sepanjang 189 km, tol Palembang-Indralaya (Palindra) sepanjang 22
km, dan Tol Medan Binjai (Medbin) seksi 2 dan 3 sepanjang 17 km.

Tahun 2020 ini, Hutama Karya juga terus melanjutkan pembangunan JTTS di beberapa ruas prioritas di antaranya ruas tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km di mana progres konstruksinya sudah mencapai 97 persen secara rata-rata, disusul ruas tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 13,5 km dengan progress konstruksi mencapai 99 persen, dan ruas Medan-Binjai seksi 1 Tanjung Mulia-Helvetia sepanjang 6 km yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun mendatang.

"Dengan berjalannya proyek JTTS yang digarap Hutama Karya, akan membantu menggerakkan roda perekonomian wilayah sekitar Sumatera," pungkas Fauzan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BI Tambah Quantitative Easing Jadi Rp 583,5 Triliun

BI terus melakukan pelonggaran likuiditas kepada perbankan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dari dampak Covid-19.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Covid-19 di Indonesia, Kedai Sayur Luncurkan Layanan Business -to- Consumer

Kedai Sayur luncurkan layanan baru yaitu B2C demi memenuhi permintaan pasar.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Hadapi New Normal, Pengembang Minta Dukungan Pemerintah

Apersi menilai, industri properti memiliki dampak ekonomi yang luar biasa.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Kemperin Terus Berbenah Sesuaikan Kebijakan Sektor Industri

Kemperin terus perbarui aturan yang dapat mendukung sektor industri dalam kesiapan menerapkan tataran new normal.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Kempupera Terus Sempurnakan Penerapan Pelatihan Jarak Jauh

Kempupera terus berupaya menyempurnakan penerapan metode pembelajaran jarak jauh.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Indonesia Berpeluang Tampung Relokasi Investasi dari Tiongkok

Indonesia memiliki peluang untuk menarik investasi yang akan keluar dari Tiongkok.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Alami Surplus Januari-April 2020, Ekspor Industri Pengolahan Naik 7%

Ekspor hasil industri pengolahan membaik.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Bendungan Meninting Tambah Pasokan Air Irigasi di Lombok

Kempupera tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Meninting di Lombok Barat.

EKONOMI | 28 Mei 2020

KKP Usulkan Tambahan Anggaran Stimulus Nelayan Rp 1,024 Triliun

KKP menyatakan, tambahan anggaran stimulus nelayan ditujukan untuk beberapa sektor.

EKONOMI | 28 Mei 2020

PTPN XII Siap Terapkan Skenario New Normal

PTPN XII tengah fokus pada penerapan new normal sesuai arahan Menteri BUMN.

EKONOMI | 28 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS