Kemampuan SDM Sektor Mineral Perlu Ditingkatkan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Kemampuan SDM Sektor Mineral Perlu Ditingkatkan

Jumat, 5 Juni 2020 | 22:52 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pengembangan industri hilir berbasis pengolahan dan pemurnian mineral seperti nikel menjadi salah satu sektor signifikan dalam skenario pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi virus corona (Covid-19). Program hilirisasi mineral ini, diharapkan dapat memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Hilirisasi Nikel, APNI Apresiasi Pemerintah

Pakar Hidrometalurgi yang juga Guru Besar Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Zaki Mubarok, mendukung hilirisasi mineral dan penyiapan sumber daya manusia (SDM) sektor mineral yang mumpuni.

"Sebagai pengajar di program studi Teknik Metalurgi ITB, saya merupakan salah satu penggiat program hilirisasi mineral di Indonesia sejak lama bersama pemerintah dan berbagai stakeholders lainnya," ujar Prof Zaki seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (5/6/2020).

Menurut Prof Zaki, pada prinsipnya tujuan dari hilirisasi mineral ini adalah bagaimana mengubah keunggulan komparatif Indonesia dengan ketersediaan berbagai sumber daya mineral menjadi keunggulan kompetitif dengan tersedianya bahan baku untuk ketangguhan industri hilir di dalam negeri. Menurutnya, di sektor hulu peningkatan nilai tambah mineral yang ditambang dilakukan dengan kegiatan pengolahan dan pemurnian.

Baca Juga: Revisi UU Minerba Didorong Optimalkan Hilirisasi Industri

"Pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya bagi masyarakat di daerah, pendapatan negara dalam bentuk pajak, dan memberikan multiplier effect atau efek berganda) pada kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan industri tersebut," terangnya.

Menurut Prof Zaki, langkah pemerintah saat ini dengan terus mendorong pembangunan industri pengolahan dan pemurnian sudah tepat dan patut didukung. "Terkait dengan pengolahan bijih nikel kadar rendah, Indonesia dapat memainkan peranan strategis ke depan dengan tumbuhnya industri mobil listrik yang diperkirakan meningkat pesat di dunia dalam 20 tahun ke depan," paparnya.

Untuk menuju ke sana, lanjut Prof Zaki, masih banyak yang harus dilakukan oleh pemerintah dan semua pihak yang terkait. Pasalnya, pengembangan industri metalurgi proses ini harus melibatkan berbagai bidang keahlian di dalam negeri, tidak saja keahlian metalurgi namun juga mekanikal, elektrikal, instrumentasi, dan yang paling penting adalah kemampuan merancang, membangun, dan mengoperasikan pabrik-pabrik tersebut secara efektif dan efisien.

Baca Juga: Hilirisasi Tambang Solusi Atasi Defisit Neraca Perdagangan

Pada pabrik-pabrik yang sudah berjalan, perlu diperkuat keterlibatan tenaga-tenaga lokal. Namun, menurut Prof Zaki hal ini memang tidak dapat dilakukan dalam sekejap. Penyiapan SDM harus dilakukan dengan terencana dan terprogram sehingga transfer of knowledge, transfer of skill dan transfer of technology secara gradual dapat dilakukan dengan baik.

"Jadi saya melihat yang sudah dilakukan dengan membangun politeknik seperti di Morowali itu sesuatu yang positif dan perlu dilakukan hal yang sama di tempat lain dalam rangka penyiapan SDM yang pada saatnya dapat mengelola sumber daya mineral di dalam negeri dengan penuh kemandirian," pungkas Prof Zaki.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyuluh dan Petani Diajak Antisipasi Krisis Pangan

Dan yang terpenting, pertanian mampu menjaga stabilitas nasional.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Bupati Matim dan Gubenur NTT Jangan Bangkang Terhadap Hukum

Batalkan rencana tambang batu gamping di Matim.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Sandiaga: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kepentingan Rakyat

Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah, namun belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan rakyat.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Ketahanan Industri Perlu Dijaga Selama Pandemi Covid-19

Sektor industri tidak terlepas dari dampak pandemi Covid-19 karena adanya disrupsi pada sisi permintaan dan penawaran.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Di Luar Dugaan Wall Street, Pengangguran AS Menurun

Dow Jones Industrial Average naik 2,61 persen, S&P 500 naik 2,19 persen, dan Nasdaq naik 1,54 persen.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Menpupera Dorong Transaksi Digital di Sektor Perumahan

Seluruh tahapan transaksi lainnya di bidang perumahan diharapkan segera hadir dalam bentuk digital.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Developer Tunda Naikkan Harga, Saat Tepat Beli Properti

Di masa pandemi sebagian besar developer menunda kenaikan harga.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Waskita Karya Tebar Dividen Sebesar Rp 46 Miliar

Jumlah dividen yang akan dibagikan mencerminkan 5% dari perolehan laba bersih tahun 2019 yang tercatat Rp 1,03 triliun.

EKONOMI | 5 Juni 2020

KAI Perpanjang Kebijakan Refund Tiket

Terdapat 7.077 tiket yang belum dibatalkan atau 20 persen dari total 36.097 tiket yang sudah terjual pada periode 5-17 Juni 2020.

EKONOMI | 5 Juni 2020

OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah di Kabupaten Subang

OJK mengimbau nasabah BPRS Gotong Royong Kabupaten Subang agar tetap tenang

EKONOMI | 5 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS